Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » OSIS SMA Negeri 7 Borong Dikukuhkan, Kepsek: Harus Jadi Panutan

OSIS SMA Negeri 7 Borong Dikukuhkan, Kepsek: Harus Jadi Panutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Borong, Garda Indonesia | SMA Negeri 7 Borong menghelat pelantikan dan serah terima jabatan pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) periode 2021—2022 ke pengurus baru periode 2022—2023. Pelantikan pengurus OSIS oleh kepala SMA Negeri 7 Borong, Rudolfus Supratman,S.Pd. pada Sabtu, 3 September 2022.

Beberapa poin disampaikan Rudolfus Supratman dalam sesi pelantikan pengurus OSIS SMA 7 Borong di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ucapan terima kasih disampaikan kepada pengurus OSIS periode 2021—2022, yang telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Dan mengucapkan selamat kepada pengurus OSIS periode 2022—2023 yang mengemban tanggung jawab dan amanah menjalankan organisasi siswa intra sekolah.

Terpenting, kepala sekolah yang membina 132 siswa pada sekolah penggerak di SMA 7 Borong ini menekankan pentingnya penguatan karakter dan motivasi untuk menjadi lebih baik ke depannya. Rudolfus Supratman menegaskan, sebagai pengurus OSIS harus rendah hati dan tidak ada kata terlambat datang ke sekolah.

“Karena kalian menjadi panutan untuk teman-teman kalian di sekolah ini,” tekannya.

Foto bersama usai serah terima jabatan dan pelantikan pengurus OSIS SMA 7 Borong

Rudolfus pun menekankan, apakah pengurus OSIS itu butuh orang cerdas? “Tidak! karena kecerdasan itu muncul ketika kalian belajar,” tandasnya.

Sementara itu, pembina OSIS SMA 7 Borong, Agustinus Tangkur, S.Pd. mengatakan OSIS hadir sebagai induk dari ekstrakurikuler tentunya harus berorientasi ke depan dan dapat mengekspresikan kreativitas semua civitas dan kreasi para peserta didik yang penuh potensi, bakat, minat dan keunikan juga terlebih prestasi yang mengandung nilai-nilai penghargaan dalam mempererat kebersamaan di lembaga  SMA Negeri 7 Borong ini.

Agustinus Tangkur pun berharap wawasan para siswa akan lebih terbuka agar tercipta profil Pancasila yang selalu digunakan oleh sekolah penggerak.(*)

Penulis (*/ Adrianus Saswo, S.Pd. Guru di SMA Negeri 7 Borong)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Instruksikan Kader PDI-P Dukung Pemerintahan Prabowo

    Megawati Instruksikan Kader PDI-P Dukung Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati menilai partai politik, terutama PDI Perjuangan yang memiliki kekuatan legislatif dan eksekutif, harus menjadi penopang utama negara dalam kondisi krisis.   Denpasar | Pada acara bimbingan teknis (Bimtek) Fraksi PDI Perjuangan yang dihelat di Sanur, Bali, Rabu (30 Juli 2025, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan arahan tegas kepada seluruh kader untuk mendukung […]

  • Dalil Jumlah Murid, Kepsek SDN Aen’ut Nonaktifkan Tiga Guru Honorer

    Dalil Jumlah Murid, Kepsek SDN Aen’ut Nonaktifkan Tiga Guru Honorer

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    T.T.S-NTT, Garda Indonesia | “Jadi, begini. Jumlah murid kami hanya 40-an orang. Terus, guru PNS ada 6 orang. Jadi, waktu  rapat, saya bilang biar ibu dong tidak dapat jam, ibu dong tetap masuk dapodik, tetap saya layani segala surat – surat yang dibutuhkan. Saya omong begitu, mereka setuju. Terus, mereka lapor saya di kabid dan […]

  • Layanan Whatsapp Listrik Gratis PLN Mulai Beroperasi 6 April 2020

    Layanan Whatsapp Listrik Gratis PLN Mulai Beroperasi 6 April 2020

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,Garda Indonesia | Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan layanan aplikasi pengirim pesan Whatsapp untuk pembebasan dan pengurangan tarif listrik dapat digunakan masyarakat mulai 6 April, kata Wakil Direktur Utama Darmawan Prasodjo di Jakarta, pada Jumat, 3 April 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/03/31/pemerintah-gratiskan-pelanggan-listrik-450-va-untuk-periode-april-juni-2020/ “Kami mendapat laporan Whatsapp kami bermasalah, tetapi bukan dari pihak PLN, tetapi dari […]

  • Terbatas, Keluarga Besar Helat Tahlilan bagi Almh. Ibunda Presiden Jokowi

    Terbatas, Keluarga Besar Helat Tahlilan bagi Almh. Ibunda Presiden Jokowi

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Surakarta, Garda Indonesia | Keluarga Besar Presiden Joko Widodo menghelat tahlilan dan doa bersama untuk mendiang Sudjiatmi Notomihardjo, ibu Presiden Joko Widodo, yang wafat dalam usianya yang ke-77 pada Rabu, 25 Maret 2020. Presiden sendiri tiba di Kota Surakarta sekira pukul 18.23 WIB dan hadir dalam acara tahlilan dan doa bersama tersebut. Untuk diketahui, kemarin, […]

  • Temu Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto dengan Gubernur VBL, Ini Harapan Mereka

    Temu Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto dengan Gubernur VBL, Ini Harapan Mereka

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Usai dilantik menjadi Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, S.H., M.H. bertemu atau bersilaturahmi dengan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di gedung Sasando pada Selasa, 4 Januari 2022. Kunjungan ini merupakan kunjungan perdana Irjen Pol. Setyo Budiyanto menjabat sebagai Kapolda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Setyo Budiyanto, menyampaikan bahwa […]

  • Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak

    Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya (23/7),gardaindonesia.id-Kasus perkawinan anak yang tinggi akan berdampak pada masalah pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kekokohan lembaga terkecil bangsa ini : keluarga. Fakta ini menunjukkan bahwa anak sedemikian rentan menjadi korban pelanggaran Hak Asasi anak. Deretan pelanggaran tersebut serasa tak habis-habisnya : bullying, KDRT, pekerja anak, materi siaran TV yang tidak layak dikonsumsi bagi anak, kurangnya […]

expand_less