Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pandemi Covid-19 di NTT, Tularkan Virus Kemanusiaan Bukan ‘Bullying’

Pandemi Covid-19 di NTT, Tularkan Virus Kemanusiaan Bukan ‘Bullying’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru bicara percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. mengajak masyarakat untuk menebar dan menularkan virus kemanusiaan di tengah situasi pandemi Covid-19. Hingga kini terpapar satu orang positif virus corona dan sedang dirawat di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang.

“Saat ini kita sudah memiliki 1 pasien yang positif tertular virus corona. Untuk itu, kami mengharapkan supaya kita semua memberi dia dukungan moril; memberi dia harapan dan tidak mem-bully dia di facebook, twiter atau instagram. Mari kita bersatu padu menolong saudara-saudara kita; bapa/ mama kita yang kebetulan statusnya ODP, PDP ataupun positif virus corona,” pinta Marius kepada pers di ruang biro Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT Jalan Raya El Tari Nomor 52 Kupang, pada Minggu, 12 April 2020 pukul 21.00 WITA.

Menurut Marius, status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang telah positif terpapar virus corona, tidak pernah diharapkan. “Saudara-saudara kita ini seperti kita yang lain; tidak pernah mengharapkan bahwa mereka akan terkategori sebagai ODP atau PDP ataupun tertular virus corona. Karena itu, Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur mengajak kita semua seluruh rakyat NTT untuk bahu membahu untuk saling memberikan dukungan kemanusiaan dukungan moril satu terhadap yang lain,” ujarnya.

“Hendaklah virus-virus solidaritas; hendaklah virus-virus kemanusiaan tertular dari satu orang kepada orang yang lain,” pinta Marius.

Dijelaskannya, kesempatan di mana dunia sedang “sakit” secara sosial ekonomi dan kesehatan termasuk Indonesia dan Provinsi NTT, mesti menjadi kesempatan “emas” untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan. “Inilah kesempatan bagi kita sebagaimana dikatakan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub; kesempatan bagi seluruh rakyat NTT untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan di antara 5,4 juta penduduk NTT,” sebut Marius.

“Mari kita saling berbagi; yang beruntung nasibnya, bagilah kebahagiaan dan keberuntungan itu kepada sesama yang tidak beruntung,” tandas Marius seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada lembaga sosial dan berbagai asosiasi yang telah membantu saudara-saudaranya; memberikan bantuan baik dalam bentuk sembako (9 bahan pokok), alat pelindung diri bagi para dokter dan tenaga medis maupun masker. (*)

Sumber berita dan foto (*/Valeri Guru–Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov (Pemerintah Provinsi) NTT menggelar Rapat bersama dalam rangka menindaklanjuti upaya-upaya untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) yang lebih optimal. Rapat dipimpin langsung oleh Sekda NTT Ir. Benediktus Polo Maing, dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Gedung Sasando, Selasa, 14 Mei 2019. Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Rektor Undana Bidang […]

  • Bupati Sadewo Dilempari Sandal Saat Demo Pati

    Bupati Sadewo Dilempari Sandal Saat Demo Pati

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyebut eskalasi aksi semakin memanas karena adanya pihak yang diduga menjadi provokator.   Pati | Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Agustus 2025 berakhir ricuh dan memakan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kericuhan pecah sekitar pukul 11.00 […]

  • Langgar PP 94/2021, Bupati Belu Nonaktifkan Dua Pejabat Eselon II

    Langgar PP 94/2021, Bupati Belu Nonaktifkan Dua Pejabat Eselon II

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM menonaktifkan dua orang pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 10 November 2021. Kedua pejabat eselon II yang kena nonjob, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Ferdinandus Lau Bone dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol […]

  • ‘Lombok Bangkit’ – Sinergitas Pemulihan Perempuan & Anak

    ‘Lombok Bangkit’ – Sinergitas Pemulihan Perempuan & Anak

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Lombok, gardaindonesia.id | Juli dan Agustus 2018, gempa bumi mengguncang Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat; meninggalkan trauma yang cukup mendalam bagi masyarakat Lombok, terutama wilayah Lombok Timur dan Lombok Utara sebagai pusat gempa. Selain berdampak di 7 Kabupaten/Kota, wilayah Lombok Utara menjadi daerah dengan tingkat kerusakan terparah mencapai 85 persen. Meski bantuan dari berbagai pihak […]

  • Ganjar Tiba di Kupang, Disambut Natoni & Sapa Warga di Car Free Day

    Ganjar Tiba di Kupang, Disambut Natoni & Sapa Warga di Car Free Day

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Calon presiden nomor urut ketiga, Ganjar Pranowo menginjakkan kaki di Kota Kupang, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat siang, 1 Desember 2023. Tiba di bandara internasional El Tari Kupang, Ganjar Pranowo pun disambut tutur adat khas masyarakat Timor yakni Natoni. Dilansir dari ciutan Ganjar Pranowo di Twitter @ganjarpranowo, […]

  • Saraswati: Pemerkosaan dalam Pacaran Kerap Terjadi dan Bukan Salah Korban

    Saraswati: Pemerkosaan dalam Pacaran Kerap Terjadi dan Bukan Salah Korban

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Belakangan ini, ramai diperbincangkan sebuah kasus pemerkosaan dan pelacuran yang terjadi di Bekasi. Diberitakan bahwa tersangka pelaku, AT (usia 21 tahun) telah berpacaran dengan PU (usia 15 tahun) selama 9 bulan, namun sayangnya hubungan tersebut penuh dengan kekerasan yang dialami oleh korban. Saat keluarga korban membawanya ke Kepolisian untuk melaporkan kekerasan […]

expand_less