Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Papua Bergejolak, Pemberitaan Papua Jadi Atensi IMO-Indonesia

Papua Bergejolak, Pemberitaan Papua Jadi Atensi IMO-Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemberitaan tentang Papua beberapa hari terakhir menjadi perbincangan masyarakat luas bahkan internasional, dan saat ini Indonesia menjadi negara yang mendapat perhatian dunia karena Papua.

Baca juga: 

http://gardaindonesia.id/2019/08/30/menkominfo-ri-pembatasan-layanan-data-di-papua-bersifat-sementara/

Maka, Pemerintah harus ekstra hati-hati. Demikian pernyataan Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji dalam keterangan persnya, pada Jumat 30, Agustus 2019 pagi di Jakarta dalam menyikapi kondisi Papua terkini.

“Pemerintah harus mengambil pelajaran atas kejadian soal Timor-Timur dalam menangani Papua saat ini,” jelas Tjandra Setiadi.

Tjandra juga mengimbau kepada media khususnya yang tergabung dalam IMO-Indonesia agar memperhatikan betul-betul isi pemberitaannya tentang Papua agar tidak memprovokasi.

Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji

“Itu tidak boleh terjadi!,” tegas Tjandra.

Menurut Tjandra, pengelolaan media sosial serta pemberitaan yang tidak benar dan berujung hoaks menjadi salah satu penyebab fenomena Papua bergejolak.

Tjandra juga menuturkan soal beredarnya video provokasi yang disebar di masyarakat Papua. Sehingga ada sebagian tersulut dan akhirnya menjadi gaduh.

“Orang yang tidak bertanggung jawab telah mengakibatkan Papua begini,” sebut Tjandra tokoh kelahiran Bagan Siapi-api itu.

Posisi Papua sangat strategis jangan sampai NKRI pecah hanya persoalan yang sebenarnya tidak prinsip,” pungkas Tjandra yang juga berprofesi sebagai Advokat itu.

Sebelumnya pada Kamis, 29 Agustus 2019, massa pendemo melakukan aksi anarkis dengan membakar mobil polisi dan massa pendemo dari Sentani sekitar 1.000 (seribu) orang mulai melakukan pelemparan batu terhadap toko-toko maupun bangunan yang ada di seputaran Expo Waena

Massa juga melakukan pembobolan Lapas Abepura dan narapidana melakukan perusakan serta pembakaran di area lapas.

Selain itu, massa pendemo melakukan tindakan anarkis dengan melempari Polsek Jayapura Selatan (Polsek Entrop) dan dibakar oleh massa pendemo dan melakukan penyerangan ke Polsek KP3 laut dan melakukan pembakaran pelabuhan kontainer. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia dan berbagai sumber)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Tahun Program Kemitraan Wilayah di Poktan Kaifo Ingu, Ini Capaiannya

    Tiga Tahun Program Kemitraan Wilayah di Poktan Kaifo Ingu, Ini Capaiannya

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Program Kemitraan Wilayah (PKW) di Kelompok Kaifo Ingu dimulai pada tahun 2018 dan akan berakhir di Desember 2020, dengan sumber dana dari DIKTI dan PEMDA Kabupaten Kupang masing-masing sebesar Rp.300 juta dan Rp.600 juta. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/03/04/program-kemitraan-wilayah-wujudkan-agroeduwisata-di-kab-kupang/ Program Kemitraan Wilayah (PKW) dengan tema Membangun Model Agroeduwisata di Kabupaten Kupang merupakan […]

  • Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menelisik Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang berumur 497 tahun pada 22 Juni 2024 dan memiliki luas sekitar 664,01 km² tak bisa hanya 4 hari 3 malam, namun bagi kami para awak media dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; lumayan berasa cukup. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan dan nukilan menarik yang hendak saya […]

  • “Tertinggi di NTT” Cakupan Vaksinasi Covid-19 Tahap I dan II di Kota Kupang

    “Tertinggi di NTT” Cakupan Vaksinasi Covid-19 Tahap I dan II di Kota Kupang

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Antusias masyarakat Kota Kupang untuk mendapat vaksin covid-19 cukup tinggi. Dalam kurun waktu 7 bulan periode Januari—Juli , sudah 48 persen warga layak vaksin sudah menerima vaksin tahap I, berdasarkan data resmi dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Sementara, untuk vaksinasi tahap II, tercatat 22,5 persen. Angka […]

  • Perjuangan Siswa di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Demi Sekolah

    Perjuangan Siswa di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Demi Sekolah

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Akses menuju sekolah tidaklah mudah, apalagi saat musim hujan, lantaran harus menyeberangi sungai dengan ketinggian air minimal 30 sentimeter. Tak jarang, kadang seragam sekolah yang dikenakan basah.   Manggarai | Para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap Benteng Sipi asal Dusun Baja, Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), […]

  • Bantu Korban Badai Seroja, Bukti Cinta Satu Hati Untuk NTT Ultras Victory

    Bantu Korban Badai Seroja, Bukti Cinta Satu Hati Untuk NTT Ultras Victory

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diaspora Masyarakat NTT yang tergabung dalam Satu Hati Untuk NTT yang berada di Jabodetabek dan Jawa Barat menghimpun bantuan bagi warga NTT terdampak bencana Badai Seroja yang menerjang 14 kabupaten dan 1 kota pada kisaran waktu 3—5 April 2021. Aksi Kemanusiaan dari Satu Hati Untuk NTT disalurkan di wilayah terdampak melalui […]

  • Penguasaan Wilayah, Kedamaian dan Harga Diri Suku Bangsa Meto di Timor Barat

    Penguasaan Wilayah, Kedamaian dan Harga Diri Suku Bangsa Meto di Timor Barat

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Drs. Ignatius Sinu, MA Sebuah Catatan Disertasi Dr. Hendrik Ataupah Ekologi, Persebaran Penduduk, dan Pengelompokan Orang Meto di Timor Barat memang sebuah disertasi yang dibuat Hendrik Ataupah. Disertasi ini dibuat berdasarkan studi pustaka dan studi lapangan yang sangat panjang sejak tahun 1982 hingga tahun 1988, sebelum datang kepada analisis dan penulisan, menuju ke jenjang […]

expand_less