Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Partisipasi Forum Anak dalam Upaya Mencegah TPPO

Partisipasi Forum Anak dalam Upaya Mencegah TPPO

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Perdagangan orang tidak hanya mengancam bagi usia dewasa, anak juga rentan menjadi korban, terutama di daerah perbatasan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Aisyah Fitriani, perwakilan Forum Anak Kab. Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara dalam talkshow Kampanye Publik “Anti Perdagangan Orang” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) di Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019.

“Di daerah kami yang dekat dengan perbatasan negara lain, anak-anak kebanyakan putus sekolah dan lebih memilih bekerja. Selain akses ke sekolah yang jauh, mereka lebih berorientasi mencari uang karena orang tua mereka merupakan pekerja migran. Sehingga mereka rentan menjadi korban perdagangan orang,” ungkap Aisyah yang menjadi pembicara dalam talkshow.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan Hari Anti Perdagangan Orang di Jakarta, Aisyah dan rekannya Evi dari Forum Anak Sebatik berencana melakukan sosialisasi dengan teman-teman sebaya di daerahnya terkait isu perdagangan orang, serta mendorong mereka menjadi pelopor dan pelapor dalam isu TPPO.

“Selama ini belum ada program atau kegiatan spesifik tentang isu perdagangan orang, tapi rencananya akan kami lakukan, dan dikemas dengan lebih sederhana dan mudah dipahami anak,” terang Aisyah.

Menurut, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Kemen PPPA, Destri Handayani, korban anak sangat banyak dalam kasus perdagangan orang, terutama bagi anak perempuan. Maka peran rekan sebaya sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah terjadinya perdagangan orang.

“Data kami tahun 2018, 2/3 atau sekitar 70% korban tindak pidana perdagangan orang adalah perempuan dan anak perempuan. Sehingga, peran forum anak itu sangat besar. Apalagi salah satu modus dari TPPO adalah ‘teman jual teman’. Orang dewasa yang mengincar anak-anak juga banyak. sehingga dengan sosialisasi dan edukasi lewat peer group akan lebih efektif mencegah TPPO,” ujar Destri Handayani.

Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia yang ditetapkan pada tanggal 30 Juli, menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih sadar dan peduli dengan perdagangan orang. Destri berharap partisipasi masyarakat mampu memutus rantai TPPO.

“Partisipasi masyarakat sedang digalakkan oleh Kemen PPPA. TPPO itu awal terjadinya dilingkup masyarakat, jadi partisipasi masyarakat sangat menentukan. Apalagi ditingkat komunitas yang kadang tidak terdeteksi oleh Gugus Tugas TPPO. Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang TPPO, dampak, dan bagaimana modusnya. Sehingga masyarakat lebih antisipasi dan hati-hati dalam mencari pekerjaan,” tambah Destri Handayani.(*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Kepada para pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UKM); Gubernur 2 NTT, Josef Nae Soi membagikan tips ampuh manajemen ritel, karena UKM mengalami kesulitan memasarkan produknya “Hal paling penting dalam manajemen ritel adalah harga dan tempat (price and place). Kemudian baru faktor-faktor lainnya seperti pengepakan (packaging) dan mutu barang,” kata Wagub Josef Nae […]

  • Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Industri otomotif merupakan salah satu industri yang terkena dampak sangat besar karena pandemi Covid-19 di tahun 2020. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi pajak penjualan barang mewah atau PPnBM bagi sejumlah mobil yang memenuhi syarat. Kondisi tersebut disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) di […]

  • Sehat Saat Pandemi, Kemenkumham NTT Olahraga Virtual dengan Sekjen

    Sehat Saat Pandemi, Kemenkumham NTT Olahraga Virtual dengan Sekjen

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di tengah penerapan PPKM level 4 di Kota Kupang, pemandangan berbeda pada Jumat pagi, 13 Agustus 2021 di halaman Kanwil Kemenkumham NTT. Tampak Kabag Umum, Mohamad Rusli Hadi, Kabid Pelayanan Hukum, Erni Mamo Li, Kasubbag Pengelolaan Keuangan dan BMN, Yohanis Bely, Kasubbag Kepegawaian, Stefanus Lesu, bersama beberapa ASN yang tengah siap […]

  • Hujan Deras Iring Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem antara Wapres dan Pemprov NTT

    Hujan Deras Iring Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem antara Wapres dan Pemprov NTT

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kunjungan Kerja Wapres RI Ma’ruf Amin di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka rapat koordinasi pengentasan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan stunting di dilaksanakan di aula rumah jabatan Gubernur NTT pada Minggu siang, 17 Oktober 2021. Cuaca panas ekstrem berkisar 32–35 derajat di Nusa Tenggara Timur pada masa transisi musim […]

  • Mengungkap Gunung Uang di Kejaksaan Agung

    Mengungkap Gunung Uang di Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Loading

    Tumpukkan uang yang dipamerkan Kejaksaan Agung (Kejagung) disaksikan Prabowo Subianto, muncul banyak pertanyaan. “Gimana cara ngumpulkan uang segunung itu. Apakah disita dalam bentuk kertas sebanyak itu? Ditarik dari kasir bank? Dicairkan lewat ATM? Atau, minta cetak BI?” Uang segunung itu bukan hasil “razia karung”. Tidak ada jaksa yang datang ke rumah tersangka sambil bawa timbangan, […]

  • 1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi, Garda Indonesia | Banyak sekolah di Kabupaten Kupang yang tidak memadai dan tidak aman bencana, menurut data dari Dinas Pendidikan Prov NTT terdapat 1.019 sekolah rawan bencana dan tersebar hampir di 24 kecamatan di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Meski di Kabupaten Kupang telah terdapat 20 orang perempuan dan 15 orang laki-laki sebagai […]

expand_less