Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pascabanjir di Luwu Utara, 36 Orang Tewas & Lebih dari 3.000 KK Mengungsi

Pascabanjir di Luwu Utara, 36 Orang Tewas & Lebih dari 3.000 KK Mengungsi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Loading

Luwu Utara-Sulsel, Garda Indonesia | Pusat Pengendali Operasi BNPB mencatat per Jumat, 17 Juli 2020 pukul 17.30 WITA, lebih dari tiga ribu keluarga mengungsi pascabanjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sabbang, Baebunta dan Masamba.

Jumlah penyintas yang tercatat pada BPBD Kabupaten Luwu Utara mencapai 3.627 KK atau 14.483 jiwa. Jumlah ini belum termasuk mereka yang mengungsi di wilayah Kecamatan Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. BPBD setempat masih melakukan pendataan di lapangan.

Penanganan darurat terhadap para warga yang mengungsi dilakukan oleh pemerintah daerah dibantu dengan mitra terkait lainnya, seperti Palang Merah Indonesia. Sebagian mereka berada di enam pos komando taktis di Radda, Masamba, Bone, Bone Tua dan Kantor Bupati Luwu Utara.

BPBD setempat mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk warga terdampak berupa air bersih, obat-obatan, pakaian dalam wanita, popok balita dan lansia, selimut, sarung, peralatan pembersih rumah, family kits dan masker.

Data korban per Jumat, 17 Juli 2020, Basarnas mencatat 36 orang meninggal dunia dan 16 lainnya dalam pencarian. Upaya pencarian dan evakuasi korban yang masih hilang, Tim SAR Gabungan di bawah komando Basarnas menerjunkan 539 personel, sedangkan total potensi berjumlah 1.001 personel.

Foto udara, Pemukiman penduduk diterjang banjir

Pendataan sementara untuk kerugian material bangunan hingga hari ini mencakup rumah terdampak 4.202 unit, mikro usaha 61, tempat ibadah 13, sekolah 9, kantor pemerintah 8, fasilitas kesehatan 3, fasilitas umum 2 dan 1 pasar tradisional.

Sedangkan kerugian infrastruktur meliputi jalan terdampak sepanjang 12.8 km, jembatan 9 unit, pipa air bersih 100 m, bending irigasi 2 unit. Akses beberapa jalan poros, seperti Masamba – Baebunta dan jalan di Kecamatan Sabbang menuju Desa Malimbu masih tertimbun lumpur dan hanya dapat dilalui roda dua.

Kerusakan jaringan pipa air bersih PDAM mengakibatkan suplai air sulit bahkan PDAM masih belum beroperasi. Pada infrastruktur jaringan listrik belum semua beroperasi, terdapat beberapa titik masih padam. Sedangkan jaringan komunikasi belum stabil.

Banjir juga merusak lahan produktif berupa lahan pertanian dan persawahan seluas 460 hektar.

Sementara itu, dalam upaya penanganan darurat Tim Reaksi Cepat BPBD masih melakukan kaji cepat kebutuhan di lokasi yang terisolir. BPBD juga menerjunkan alat berat untuk membersihkan material lumpur, khususnya di akses jalan sehingga dapat mempermudah distribusi bantuan dan mobilitas warga.

Di sisi lain, pemerintah daerah setempat masih terkendala alat berat untuk pembersihan material lumpur maupun kendaraan operasional untuk mendistribusikan bantuan logistik dan pengerahan sukarelawan. Pantauan di lapangan, banyak akses jalan yang masih belum dapat dilalui oleh kendaraan.

Akses jalan terputus akibat intensitas tinggi hujan hingga menyebabkan banjir 

Terkait dengan kejadian, sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan analisis penyebab banjir bandang yang menerjang beberapa kecamatan pada Senin, 13 Juli 2020. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengidentifikasi beberapa faktor penyebab banjir tersebut.

Analisis tim LAPAN berdasarkan citra satelit Himawari-8 menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas yang cukup lama pada Minggu, 12 Juli 2020 dari sekitar pukul 22.00 WITA sampai pukul 06.00 WITA pada Senin, 13 Juli 2020. Kemudian pada siang hari (13/7) sekitar pukul 13.00 WITA kembali terjadi hujan dengan intensitas yang lama sampai malam hari ketika terjadi bencana banjir bandang.

Menurut analisis tersebut, curah hujan membawa pengaruh yang signifikan sebagai pembawa material lumpur dan ranting pohon dari wilayah hulu sungai.

Selain itu, struktur geomorfologi dan geologi Kabupaten Luwu Utara menunjukkan bahwa wilayah hulu Sungai Sabbang, Sungai Radda dan Sungai Masamba merupakan perbukitan yang sangat terjal dan kasar. Kondisi tersebut terbentuk dari patahan-patahan akibat proses tektonik pada masa lalu.

Analisis Lapan menginformasikan, banyaknya patahan yang terdapat di wilayah ini menyebabkan struktur batuan atau tanahnya tidak cukup kuat untuk mempertahankan posisinya. Kemudian kondisi ini menyebabkan mudah longsor dan apabila terakumulasi dapat terjadi banjir bandang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Raditya Jati–Kapus Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 1Komentar

    Loading

    Manggarai, Kelompok tani budidaya hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Wela Sita Werek, Ulumbu, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat panen pada Rabu, 24 April 2024. Di panen kedua ini, salah satu dari 16 kelompok tani di Poco Leok binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra […]

  • Tak Hanya Apresiasi Rutan SoE Semakin Asri dan Bersih, Ini Nasihat Merci Jone

    Tak Hanya Apresiasi Rutan SoE Semakin Asri dan Bersih, Ini Nasihat Merci Jone

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone saat mengunjungi Rutan SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu, 13 November 2021; mengapresiasi kinerja dan terobosan yang dilakukan Kepala Rutan SoE, Nixon Osingmahi. Rutan SoE mampu diubah oleh Nixon Osingmahi, dari tempat yang dianggap angker menjadi asri, bersih dan nyaman. “Saya sangat mengapresiasi […]

  • Warga Kampung Sabu di Oebobo Terima Bantuan dari Anita Jacoba Gah

    Warga Kampung Sabu di Oebobo Terima Bantuan dari Anita Jacoba Gah

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Mudah-mudahan ke depan masih ada lagi bantuan bagi kami dari ibu Anita dan kami memiliki harapan-harapan khusus. Ke depannya, silaturahmi ini tetap dibangun. Kami belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat. Sebagai pengemudi grab, penghasilan saya sangat menurun dan tidak mencapai target. Kami berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak AHY, […]

  • Plh. Sekda Manggarai Tegakkan Disiplin ASN Lewat Aturan Baru

    Plh. Sekda Manggarai Tegakkan Disiplin ASN Lewat Aturan Baru

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Loading

    “Etika, kedisiplinan, dan transparansi merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai”. Plh. Sekda Kabupaten, Lambertus Paput, S.Sos.   Ruteng | Pemerintah Kabupaten Manggarai terus berupaya memperkuat budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), agar lebih disiplin dan berintegritas melalui jurnal harian dan buku pamit. Hal ini […]

  • YBM dan Perokris PLN Sebar Cahaya Listrik Bagi Warga Miskin Sumba

    YBM dan Perokris PLN Sebar Cahaya Listrik Bagi Warga Miskin Sumba

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Salah satu penerima bantuan sambungan listrik gratis, Manshur Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.   Sumba | PT PLN (Persero) Sumba yaitu PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (PLN UP2K) Sumba dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Sumba berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM), Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) dan Persatuan Istri Karyawan dan […]

  • Bakti Sosial Kodim 1627/Rote Ndao, Bangun Rumah Warga Korban Badai Seroja

    Bakti Sosial Kodim 1627/Rote Ndao, Bangun Rumah Warga Korban Badai Seroja

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kodim 1627/Rote Ndao membangun dapur umum dan melakukan bakti sosial kepada korban bencana Badai Seroja di beberapa titik desa di Kabupaten Rote Ndao. Rumah masyarakat yang rusak parah menjadi sasaran kegiatan oleh personil Kodim 1627/Rote Ndao. Aksi kemanusiaan Kodim 1627/Rote Ndao tersebut dihelat pada tanggal 7—10 April 2021, diawali dengan […]

expand_less