Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Patut Dicontoh! Masuk ke Desa Pukdale Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

Patut Dicontoh! Masuk ke Desa Pukdale Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Kab. Kupang, Garda Indonesia | Menarik dan patut dicontoh oleh desa lain, seperti yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Pukdale di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara (NTT); setiap tamu ataupun warga pendatang termasuk warga desa, saat akan memasuki wilayah Desa Pukdale harus melewati 2 (dua) pos pemantauan yang didirikan oleh Pemerintah Desa bersama warga Pukdale.

Tak hanya bakal ditanya ke mana tujuan, kita bakal diminta oleh petugas pos pemantauan yang bertugas sekitar 6—8 orang untuk turun dari kendaraan untuk mencatat jati diri di buku tamu termasuk nomor polisi kendaraan kita harus ditorehkan di buku yang telah disiapkan petugas.

Seperti dialami oleh Garda Indonesia saat akan meliput kegiatan penyaluran bantuan oleh Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah; untuk warga Desa Pukdale yang dihelat di Gereja Ebenhaeser Pukdale pada Sabtu, 9 Mei 2020 pukul 16.00 WITA.

Namun, sebelum mengisi buku tamu, kita wajib mencuci tangan menggunakan sabun di wadah yang telah disiapkan. Dan pastinya kita wajib menggunakan masker. Beruntung saat tersebut, tim media Garda Indonesia memakai masker, kalau tak pakai, dengan sangat terpaksa, tak akan diizinkan melanjutkan perjalanan ke dalam lokasi kegiatan.

Salah satu pengunjung sedang mencuci tangan sebelum masuk ke Desa Pukdale

Yang luar biasa, kami dihadang oleh seorang ibu berumur sekitar 50 tahunan yang merupakan kader perempuan bertugas pada siang hari, dengan tegas dan bersahabat, ibu tersebut menyampaikan aturan yang harus kami ikuti dan patuhi (cuci tangan dan mengisi buku tamu) lalu menanyakan tujuan dan meminta kami untuk turun dan mengisi buku tamu.

Termasuk Anita Jacoba Gah dan kru pun diminta untuk turun dari mobil untuk mencuci tangan dan mengisi buku tamu, “Kami pun diminta oleh petugas untuk mencuci tangan dan mengisi buku tamu,” ujar Anita saat menyapa warga desa sebelum menyerahkan bantuan bagi 60 KK.

Namun, Anita Jacoba Gah juga mempertanyakan ada sekitar satu atau dua sepeda motor beserta pengendara yang tidak ditahan dan dibiarkan berlalu begitu saja. “Kalau mau tegakkan aturan, sebaiknya semua yang masuk ke dalam desa wajib mencuci tangan meskipun dia warga Desa Pukdale, karena ada kemungkinan dia dapat membawa virus masuk ke dalam desa,” sergah Anita kepada Kepala Desa Pukdale dan warga yang di dalam Gereja Ebenhaeser Pukdale yang tertib menerapkan protokol kesehatan (duduk menjaga jarak interaksi dan memakai masker).

Kepada Garda Indonesia, ibu yang diketahui bernama Mina Ndun tersebut menyampaikan tentang tata kerja petugas yang dibagi dalam 2 (dua) shift yakni pagi hingga sore dan sore hingga tengah malam. “Bahkan ada pengeluhan dari warga luar kampung, terutama para penjual atau pedagang asongan yang tak mau menaati aturan yang ditetapkan,” ungkapnya sembari menyampaikan sejak diberlakukan pada Maret 2020, sekitar 50 orang (tamu atau pendatang) tak diizinkan masuk ke dalam desa.

Kepala Desa Pukdale, Oktavianus Lesiangi

Kepala Desa Pukdale Oktavianus Lesiangi kepada Garda Indonesia menyampaikan maksud didirikan pos pemantau Covid-19 sebagai langkah antisipasi dan melihat lebih dekat perkembangan virus corona di Desa Pukdale.

“Saya merasa sangat lebih efektif jika kami mendirikan titik pos pemantau dan rutin mengadakan patroli pemantauan, sehingga orang-orang dan saudara kita yang pulang dari daerah zona merah dapat diantisipasi,” tandasnya seraya berkata apa pun yang akan berkembang menyangkut dengan covid-19, kami akan lebih cepat diantisipasi.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Ribu Warga Tidak Mampu di Kota Kupang Terima Bantuan Sosial Beras

    Belasan Ribu Warga Tidak Mampu di Kota Kupang Terima Bantuan Sosial Beras

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar 11.351 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Kupang menerima bantuan sosial beras dari Kementerian Sosial RI. Bantuan sosial beras ini merupakan salah satu program jaring pengaman sosial (JPS) dalam rangka penanganan dampak wabah Covid 19. Acara launching penyaluran bantuan sosial beras bagi KPM PKH oleh Wali Kota Kupang itu […]

  • Bangun 16 Ruas Jalan Provinsi, Pemprov NTT Pinjam 187,9 Miliar ke PT.SMI

    Bangun 16 Ruas Jalan Provinsi, Pemprov NTT Pinjam 187,9 Miliar ke PT.SMI

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi atas inisiatif Pemprov NTT untuk melakukan pinjaman ke PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero. Pinjaman ini ditujukan untuk membangun 16 ruas jalan Provinsi NTT . “Selamat atas perjanjian penandatanganan ini. Pa Gub (Gubernur) adalah orang (baca : kepala […]

  • Ingin Kirim Uang ke Luar Negeri Tanpa Ribet? Ini Caranya!

    Ingin Kirim Uang ke Luar Negeri Tanpa Ribet? Ini Caranya!

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Transaksi dengan rekan bisnis atau kenalan yang memiliki akun rekening di bank berbeda mungkin sepele jika masih berada di lingkup negara yang sama. Namun, akan lain cerita jika bank dan negara tujuan berada di luar negeri. Meskipun begitu, Anda tidak perlu mencemaskan kesulitan dan keamanan pengiriman uang ke luar negeri jika Anda mempercayakan dana kepada […]

  • Bupati Belu Beber Visi, Misi dan 5 Program Prioritas ke Forkopimda Plus

    Bupati Belu Beber Visi, Misi dan 5 Program Prioritas ke Forkopimda Plus

    • calendar_month Sen, 3 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, SpPD-KGEH, Finasim menyampaikan visi, misi dan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2021—2024 dalam rapat bersama Forkopimda Plus di ruang kerjanya, pada Senin, 3 Mei 2021. Ia membeberkan visi dan misinya bersama Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. yakni membangun manusia sehat, membangun […]

  • IMO Indonesia Desak Transparansi ‘Blank Spot’ Korupsi Kominfo

    IMO Indonesia Desak Transparansi ‘Blank Spot’ Korupsi Kominfo

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mendesak penegak hukum untuk transparan dalam memproses perkara dugaan korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G yang disinyalir melibatkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F Ismail mengatakan, sejauh ini perkara dugaan korupsi BTS 4G masih menjadi gunung es yang perlu […]

  • Coklat Gaura, Sopia & Teh Kelor Dikenalkan  di World Travel Market London

    Coklat Gaura, Sopia & Teh Kelor Dikenalkan di World Travel Market London

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    London, Garda Indonesia | Pameran pariwisata terbesar di dunia ini berlangsung di London, Inggris pada 4—6 November 2019 di lokasi pameran raksasa Excel London di Royal Victoria Docks, United Kingdom. Sejarah baru diukir oleh Nusa Tenggara Timur yaitu dapat mengikuti pameran (exhibition) tersebut dengan memiliki sendiri stan seluas 400 meter persegi atau 100 m lebih […]

expand_less