Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PDI Perjuangan Paparkan Alasan Tak Jadi Oposisi di Era Prabowo

PDI Perjuangan Paparkan Alasan Tak Jadi Oposisi di Era Prabowo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

Loading

Seno pun menegaskan, sikap penyeimbang tidak membuat PDI Perjuangan ragu berbeda pendapat dengan pemerintah. Salah satunya terkait penolakan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

 

Jakarta | Politikus muda PDI Perjuangan, Seno Bagaskoro menegaskan sikap partainya sebagai penyeimbang pemerintahan bukan keputusan baru.

Seno menyampaikan sikap tersebut telah ditetapkan sejak Prabowo Subianto dinyatakan menang Pilpres 2024 dan resmi dilantik sebagai presiden. Ia menjelaskan PDI Perjuangan sejak awal sudah menyatakan tidak bergabung dalam pemerintahan Prabowo.

Pernyataan itu disampaikan Seno dalam konferensi pers Rakernas I PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu 11 Januari 2026.

Menurut Seno, pilihan menjadi partai penyeimbang didasarkan pada amanat konstitusi dan karakter sistem presidensial Indonesia. Ia menilai konsep oposisi dan koalisi tidak dikenal dalam sistem presidensial seperti Indonesia.

Seno menyebut konstitusi hanya membedakan pihak yang berada di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan. Karena itu, PDI Perjuangan memilih berada di luar pemerintahan dengan peran sebagai penyeimbang.

Ia menjelaskan partai penyeimbang dapat berfungsi sebagai mitra kritis maupun mitra strategis bagi pemerintah.

Seno mencontohkan peran tersebut saat terjadi bencana alam di Sumatra, di mana kader PDI Perjuangan turun langsung membantu pemerintah. Ia menyebut sejumlah tokoh dan kader partai dikerahkan ke Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh untuk penanganan bencana. Bantuan tersebut meliputi pengiriman relawan, ambulans, hingga Kapal Laksamana Malahayati ke wilayah terdampak.

Seno pun menegaskan, sikap penyeimbang tidak membuat PDI Perjuangan ragu berbeda pendapat dengan pemerintah. Salah satunya terkait penolakan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Menurut Seno, pemilihan kepala daerah secara tidak langsung akan menjauhkan rakyat dari pemimpinnya. Ia menilai kedekatan pemimpin dengan rakyat hanya bisa terbangun jika dipilih langsung oleh mayoritas suara publik.(*)

 

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly menegaskan seluruh proses administrasi terhadap tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I dan II  yang ditempatkan pada SMA/SMK di seluruh Provinsi NTT telah selesai dilaksanakan, sementara untuk tahap III masih menunggu kabar lulus dari Pemerintah Pusat. “Pada dasarnya, pemerintah […]

  • Bantuan PCR Pemerintah Republik Korea Berkapasitas 32.200 Tes

    Bantuan PCR Pemerintah Republik Korea Berkapasitas 32.200 Tes

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Republik Korea mendonasikan alat uji Polymerase Chain Reaction atau PCR yang mampu memeriksa 32.200 kasus dalam penanganan Covid-19. Bantuan tersebut diserahkan Duta Besar Korea Selatan H.E. Kim Changbeom kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Jumat, 24 April 2020. Kim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan komitmen pemerintahnya kepada Pemerintah Indonesia, […]

  • Labuan Bajo, Kunjungan Ke-10 Presiden Jokowi di Provinsi NTT

    Labuan Bajo, Kunjungan Ke-10 Presiden Jokowi di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo-Mabar, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Rabu, 10 Juli 2019 bertolak lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 11.10 WIB menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/05/20/resmikan-bendungan-rotiklot-presiden-jokowi-air-kunci-kemajuan-di-ntt/ Sebelumnya, dalam kunjungan […]

  • Purbaya Siap Tangkap dan ‘Blacklist’ Importir Pakaian Rombeng Impor

    Purbaya Siap Tangkap dan ‘Blacklist’ Importir Pakaian Rombeng Impor

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Loading

    Data dari Bea Cukai mencatat, sejak 2024 hingga Agustus 2025 telah dilakukan 2.584 kali penindakan dengan nilai barang mencapai Rp49,44 miliar.   Jakarta | Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk melarang impor bal pakaian bekas (balpres) yang selama ini menjadi sumber utama bisnis thrifting di Indonesia. Purbaya bahkan mengancam akan menangkap siapa […]

  • Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Logikafilsuf
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak semua perilaku baik lahir dari kesadaran. Ada yang tumbuh dari keteladanan, ada yang lahir dari kebiasaan, dan ada pula yang muncul karena lingkungan memaksanya. Pertanyaannya, apakah kita ingin anak menjaga kebersihan karena takut dimarahi, atau karena mereka memahami bahwa lingkungan yang bersih menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat dan bermartabat. Inilah perbedaan mendasar yang […]

  • Presiden Jokowi Hormati Keputusan FIFA

    Presiden Jokowi Hormati Keputusan FIFA

    • calendar_month Kam, 30 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Maros, Garda Indonesia | Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah memutuskan membatalkan perhelatan Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023 di Indonesia. Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk menghormati keputusan tersebut. Demikian disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam keterangannya di Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis petang, 30 Maret 2023. “Tadi malam saya […]

expand_less