Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : I Gusti Agung Gede Artanegara

Harus diakui pandemi memaksa masyarakat untuk lebih adaptif dengan kondisi perubahan sosial yang sporadis. Mau tidak mau, tatanan kemanusiaan mulai bergeser menuju bentuk lainnya yang pastinya jauh berbeda dari sebelumnya. Perubahan-perubahan besar hampir di segala aspek termasuk dalam ruang kebudayaan, perubahan tersebut menjadi keniscayaan dalam berkebudayaan.

Dampak pandemi mengakibatkan tempat pertunjukan, obyek wisata cagar budaya, museum, dan tempat budaya lainnya menjadi sepi pengunjung. Walaupun begitu masih ada medium lain yang dapat digunakan dalam berekspresi yaitu dengan teknologi, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi menjadi cara baru dalam menyampaikan ide dan gagasan. Relasi sosial berubah ketika semua mau masuk ke dalam perkembangan digitalisasi di mana relasi yang dulu harus dilakukan secara langsung, sekarang tidak perlu lagi.

Penggunaan youtube, sosial media, dan berbagai macam format video menjadi jembatan dalam penyebaran informasi kebudayaan. Pada saat Pekan Kebudayaan Nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, kegiatan tersebut menggunakan format sepenuhnya online dan terlihat jumlah penontonnya lumayan besar sekali.

Penggunaan teknologi bukan suatu keharusan dan juga bukan sebagai pilihan tetapi kenyataan yang mau tidak mau harus diterima, yang mana desa-desa adat, museum, tempat pertunjukan, rumah seni, dan sebagainya dapat diketahui masyarakat. Kemampuan teknologi dapat dimanfaatkan guna meng-upgrading atau mengenalkan kebudayaan melalui program konten-konten budaya kepada masyarakat dan itu merupakan cara yang paling mudah dan paling murah untuk menarik orang mengonsumsi berbagai macam inovasi budaya kita.

Memang tidak ada cara lain kecuali forum digital dan itu merupakan kanal terbesar, termurah, paling efektif, dan dapat dihitung hasilnya. Jadinya itu suatu keniscayaan dan kalau tidak memikirkan berbagai macam inovasi baik dari sisi animasi, augmented reality, serta cara berinteraksi antara budaya dan sejarah maka, kebudayaan Indonesia dapat ketinggalan zaman dan anak-anak muda tidak akan pernah senang untuk datang ke lokasi-lokasi cagar budaya, seni pertunjukkan, maupun tempat budaya lainnya.

Teknologi dapat dipandang positif, ketika membawa manfaat besar dan membantu aktivitas manusia. Fenomena digital tidak bisa dipungkiri telah masuk ke dalam sendi kemanusiaan, penetrasinya hingga ke dalam perilaku manusia dan kehidupan sehari-hari. Keterbukaan pikiran dan rasa ingin tahu menyebabkan fenomena tersebut sebagai realita.

Disadari bahwa pada era digital ini dapat menyebabkan benturan budaya (clash of civilization), di mana kultur tidak bisa begitu saja pudar dan menghilang, namun akan terjadi terus menerus selalu ada sisi membangun dan sisi mendestruksi. Era digitalisasi di mana segala sesuatu mudah diakses, harus membuat manusia menjadi lebih pintar dan lebih dapat mengembangkan diri karena kemudahan akses tersebut, itu semua harus diimbangi dengan ketekunan dan membaca.

Memang pada realitasnya, kunjungan ke lokasi cagar budaya, museum maupun kantong budaya lokal sepenuhnya tidak berjalan secara organik. Lihat saja, bagaimana kebanyakan orang tua tidak memainkan peran dalam mengenalkan kebudayaan. Anak-anak mendapatkan intervensi dari sekolah yang telah mengatur waktu untuk datang ke sana, sementara yang diinginkan dan diharapkan adalah tempat yang jauh lebih dinamis agar orang datang ke suatu cagar budaya, museum, maupun tempat budaya lainnya.

Kondisi tersebut interaktif buat anak-anak dan ada berbagai macam pemandu wisata membantu memfasilitasi anak-anak untuk belajar dengan fakta-fakta yang menarik. Menjadi sebuah pengalaman menarik jika kita dapat memanfaatkan teknologi digital, animasi, proyeksi 3D, augmented reality, merupakan keniscayaan yang harus kita tempuh agar tidak menjadi irrelevant untuk generasi berikutnya. (*)

*/Penulis merupakan Pamong Budaya Ahli Muda BPCB Provinsi Bali

Foto utama oleh medcom.id/ilustrasi digit

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

    Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle viralntt
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Loading

    Bagi Siprianus, penghargaan ini adalah momen bersejarah dalam karier musiknya. Namun, dia tidak mau besar kepala, sebab, torehan ini tentu tak lepas dari peran rekan-rekannya dalam lagu Tabola-bale.   Jakarta | Pencipta sekaligus penyanyi lagu viral bertajuk ‘Tabola-bale’, Siprianus Bhuka atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Silet Open Up mengaku tak menyangka dapat membawa […]

  • Sipur ke-10 DPD RI, Pimpinan DPD Evaluasi Proses Pilkada Desember 2020

    Sipur ke-10 DPD RI, Pimpinan DPD Evaluasi Proses Pilkada Desember 2020

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelaksanaan Pilkada serentak Desember 2020 menjadi salah satu materi bahasan dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2020 di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Topik Pilkada Desember memang mewarnai sejumlah laporan reses para Senator. Dalam laporan reses 34 provinsi tersebut, memang ada sejumlah […]

  • Satu Putaran Pilpres Itu Tidak Masuk Akal

    Satu Putaran Pilpres Itu Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Sab, 30 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Randaru Sadhana Setiap orang masih bebas berpendapat bukan, karena negara kita belum mengubah sistem demokrasinya? Oke, mari kita bercerita, dengan melihat kondisi yang berkembang di sekitar kita. Datangnya suara maupun pendapat itu dari mana, kalau bukan fenomena yang nampak di depan mata kita? Dalam hukum sendiri ada tiga macam penelitian yang memperlihatkan perbedaannya, […]

  • Greysia Polii & Apriyani Rahayu Raih Emas, Presiden Selamat Via ‘Video Call’

    Greysia Polii & Apriyani Rahayu Raih Emas, Presiden Selamat Via ‘Video Call’

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melakukan video call ‘panggilan video’ dengan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, setelah pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia tersebut meraih medali emas di perhelatan olahraga akbar Olimpiade Tokyo 2020. Melalui panggilan video yang dilakukan Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Agustus 2021 tersebut, Presiden […]

  • Sembilan Pemda di NTT Masuk Kategori Digital

    Sembilan Pemda di NTT Masuk Kategori Digital

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (IETPD) seluruh pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan perkembangan positif, bahkan terdapat 9 (sembilan) pemda dari 23 pemda di NTT yang sudah masuk kategori digital pada akhir 2022. Demikian disampaikan Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTT, Daniel Agus Prasetyo dalam siaran pers yang diterima media […]

  • Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series & Dex Series Untuk Wilayah NTT, Papua & Maluku

    Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series & Dex Series Untuk Wilayah NTT, Papua & Maluku

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – PT Pertamina (Persero) menaikkan Harga Pertamax series mulai 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB. Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ini berlaku di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Sedangkan Harga Premium, Solar dan Pertalite tidak naik. Namun untuk mendorong Penggunaan bahan bakar Jenis Pertamax Series […]

expand_less