Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Akan Evakuasi WNI ABK di World Dream ke Pulau Sebaru

Pemerintah Akan Evakuasi WNI ABK di World Dream ke Pulau Sebaru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Menurut Menko PMK, Pulau Sebaru dipilih karena pulau tersebut tidak berpenghuni dan telah memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi.

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah berencana untuk segera mengevakuasi sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berstatus sebagai anak buah kapal (ABK) kapal pesiar World Dream. Evakuasi dilakukan menyusul dihentikannya pengoperasian kapal tersebut akibat wabah virus korona.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai menghadap Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2020.

“Sementara yang sudah kita putuskan yaitu untuk mengevakuasi anak buah kapal dari World Dream. Kemarin, Kapal DR Suharso sudah menuju ke laut sekitar wilayah Riau untuk nanti kemudian dipindahkan ke Kapal DR Suharso dan akan diobservasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh TNI,” ujar Muhadjir dalam keterangan persnya usai pertemuan.

Nantinya, seluruh WNI yang dievakuasi akan terlebih dahulu menjalani masa observasi pascaevakuasi. Adapun lokasi yang dipilih oleh pemerintah adalah Pulau Sebaru yang terletak di gugus Kepulauan Seribu, Jakarta.

“Lokasinya sudah kita tetapkan dan sudah disiapkan yaitu di kepulauan. Ada pulau kosong, pulang tidak berpenghuni di Sebaru,” imbuhnya.

Menurut Menko PMK, Pulau Sebaru dipilih karena pulau tersebut tidak berpenghuni dan telah memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi. “Ada tempat yang kita anggap aman karena itu pulau yang tidak ada penghuninya dan fasilitasnya sudah bagus sehingga kita tinggal pakai,” tandasnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menambahkan bahwa pemerintah akan fokus mengevakuasi WNI di kapal pesiar World Dream terlebih dahulu karena risikonya paling kecil.

“Kita baru konsentrasi semua untuk World Dream karena itu yang sudah paling dekat dengan kita. Kita atur supaya dia bisa dapat sarana karantina yang baik dan ini kan yang risikonya paling kecil. Selalu kita ambil yang risikonya paling kecil,” ujar Terawan.

“Kita gunakan kapal supaya enggak menimbulkan kalau ada sesuatu yang baru, tidak mengenai yang darat dulu. Ini pertimbangan medis itu harus sangat dipertimbangkan dengan baik, tidak boleh emosional, harus satu demi satu, demi keselamatan seluruh bangsa dan negara karena kita masih dalam zona green zone,” tambahnya.(*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Anda sudah pernah mengunjungi Pulau Sumba? Pulau yang terkenal dengan sebutan Tana Humba, memiliki luas wilayah sekitar 11.006 km2 dan dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia (The best beautiful island in the world) versi Majalah Focus terbitan Jerman tersebut memiliki beragam kekayaan budaya, adat istiadat, keindahan alam, dan karya tenun ikat […]

  • Gangguan PLTU Timor Pulih, Kembali Alirkan Listrik Pulau Timor

    Gangguan PLTU Timor Pulih, Kembali Alirkan Listrik Pulau Timor

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Loading

    PLTU Timor merupakan pembangkit berbahan bakar batu bara yang menggunakan teknologi circulating fluidized boiler (CFB), dan merupakan teknologi yang ramah lingkungan, dikarenakan SO2 dan NO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran akan diserap oleh milestone pada boiler.   Kupang | PLN berhasil menyelesaikan pemulihan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor Unit 2 tiga hari lebih cepat […]

  • Tiga Jenderal Turun Lapangan Cari DPO Teroris Poso

    Tiga Jenderal Turun Lapangan Cari DPO Teroris Poso

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Poso, Garda Indonesia | Patroli bermotor diikuti tiga jenderal tersebut menyisir beberapa perkampungan di wilayah Kecamatan Poso Pesisir Selatan (PPS), selain untuk menyapa warga sekaligus untuk mencari keberadaan 6 (enam) orang sisa DPO teroris Poso pimpinan Ali Kalora. Ketiga jenderal tersebut bahkan rela untuk bermalam di pos sekat yang biasa ditempati personil TNI Polri yang […]

  • Banjir & Longsor di Manggarai Barat, 2 Orang Tewas & 6 Orang Tertimbun

    Banjir & Longsor di Manggarai Barat, 2 Orang Tewas & 6 Orang Tertimbun

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Mabar-NTT, Garda Indonesia | Hujan deras yang turun di daerah Manggarai Barat ditambah kondisi topografi perbukitan dan tanah labil telah menyebabkan banjir dan longsor di Kecamatan Komodo dan Kecamatan Mbliling Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis,7/3/2019 pukul 07.00 WITA. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manggarai Barat, Domi Hawan melalui Staf Bidang Kedaruratan dan […]

  • Tambang Ilegal Mengkubung Kembali Marak, Diduga Dibeking APH

    Tambang Ilegal Mengkubung Kembali Marak, Diduga Dibeking APH

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Babel, Garda Indonesia | Aktivitas tambang biji timah ilegal di perairan Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka sebelumnya sempat ditertibkan oleh aparat penegak hukum bahkan dalam giat razia saat itu sedikitnya 3 orang oknum pelaku tambang ilegal menggunakan sarana ponton isap produksi (PIP) sempat diamankan tim Dit PolAir Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). […]

  • Biaya Murah; Kini, Desa Kenarimbala di Alor & Desa Golo Lewe di Mabar Ada Listrik

    Biaya Murah; Kini, Desa Kenarimbala di Alor & Desa Golo Lewe di Mabar Ada Listrik

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Selama ini kami menggunakan genset dan biaya BBM setiap bulan sebesar Rp.750.000,- Dengan adanya listrik dari PLN kami dapat menikmati terang dengan biaya yang lebih murah dibandingkan menggunakan genset dimana dengan membeli token Rp. 50.000,- bisa kami gunakan lebih dari 1 bulan, dan kami dapat melaksanakan aktivitas di malam hari dengan […]

expand_less