Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Pemprov NTT Dorong Sistem Pertanian pada Musim Tanam April—September

Pemprov NTT Dorong Sistem Pertanian pada Musim Tanam April—September

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 65 persen penduduk NTT merupakan petani dengan menggunakan musim tanam hanya pada Oktober hingga Maret (terutama pada musim hujan), kondisi ini memicu dan memacu perhatian dan intervensi Pemprov NTT melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mendorong mekanisme pertanian lahan kering yang belum dikelola secara maksimal dan masih menggunakan cara tradisional.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mulai mencoba mengarahkan petani untuk mengolah secara maksimal musim tanam kedua (musim kemarau, red) pada April—September. Upaya intens dilakukan melalui Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) besutan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Ardu Marius Jelamu dalam sesi jumpa media bersama Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli pada Senin, 31 Agustus 2020 di Media Center Gedung Sasando menyampaikan bahwa saat ini Pemprov NTT telah menyediakan sejumlah traktor, benih, dan pupuk.

“Ada beberapa wilayah yang diberi perhatian khusus, seperti di Besipae (Kabupaten Timor Tengah Selatan, red). Setelah memperoleh kesepakatan dengan para Usif, maka kami akan menerapkan pertanian terpadu dan menjadi pusat ekonomi baru yang berorientasi pada peternakan dan pariwisata,” beber Marius Ardu Djelamu.

Selain itu, ke depan, ungkap Marius, akan dilakukan penanaman jagung (Program TJPS, red) di areal seluas 10.000 hektar di 17 kabupaten dan tak hanya jagung, komoditi kelor diharapkan menjadi komoditas unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat NTT.

Senada, Lecky Frederich Koli secara gamblang menyampaikan bahwa keinginan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk meningkatkan kehidupan ekonomi petani direspons serius oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT.

Ia menegaskan, dinasnya akan berupaya maksimal untuk melakukan intervensi pada sektor hulu sehingga produktivitas petani semakin meningkat. “Kita akan memaksimalkan musim tanam dua dari April sampai dengan September untuk menanam 10 ribu hektar tanaman jagung untuk dukung program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Tujuannya untuk turunkan tingkat kemiskinan dan mengubah kultur petani yang kurang optimal memanfaatkan musim tanam dua. Implikasi yang ingin dicapai adalah meningkatnya produktivitas petani,” urainya.

Lucky (sapaan akrabnya, red) saat memberikan keterangan kepada pers dan didampingi oleh Kabag Pers, Dokumentasi, Pengelolaan Pendapat Umum dan Perpustakaan, Diani Ledo; mengungkapkan lahan yang sudah diolah sampai saat ini sebesar 1.400-an hektar yang tersebar di 16 Kabupaten di NTT yang ditargetkan menuju tahun 2021, ada sekitar 40 ribu hektar lahan yang akan ditanami jagung. Pihaknya, terang Lucky, telah dan sedang melakukan konsolidasi dengan para bupati.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT serius dalam mendesain program dan merangsang masyarakat agar tetap berada di lahan pertanian. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Benih termasuk pupuk dan sarana produksi harus sudah berada di tangan petani paling lambat Maret 2021.

“Pemerintah Provinsi akan lebih banyak berada di hulu. Supaya masyarakat petani bisa mempersiapkan produksi, sarana produksi, pupuk, benih dan alat-lat pertanian agar masyarakat bergairah. Minggu depan, sudah disetujui oleh Bapak Gubernur, kita akan distribusikan dengan kapal semua traktor yang kita miliki sejumlah lebih dari 60 unit. 10 unit ke Sumba, 18 unit ke Flores dan sebagian sisanya ke Pulau Timor dan pulau-pulau lainnya,” bebernya.

Sisanya, imbuh Lucky, beberapa unit traktor tetap ada di Dinas Pertanian Provinsi beserta ekskavator untuk dimobilisasi ke tempat yang dibutuhkan. Semuanya ini bisa dipakai untuk mengolah lahan petani secara gratis. Begitu juga alat mesin untuk panen akan didistribusikan ke kabupaten.

Terkait persoalan sumber daya air, Lucky mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat NTT. Akan dibangun sekitar 500 sumur. Polanya dalam bentuk bantuan sosial, masyarakat sendiri yang akan buat sumur-sumur tersebut. Tim teknis akan menilai kelayakan sumur tersebut. Selanjutnya, langsung dibayar untuk satu sumur sekitar 50 juta rupiah. Sumur itu akan dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan serta usaha lainnya.

“Dengan semua upaya ini, kita harapkan petani bisa mengubah pola produksi hortikultura. Menanam tanaman hortikultura seperti sayur, cabe, tomat dan lain sebagainya setiap bulan. Kita desain supaya setiap kabupaten/kota bisa memproduksi tanaman hortikultura untuk setiap jenisnya di atas lahan sekitar 40 sampai 50 hektar sehingga supply untuk pasar selalu tersedia sepanjang tahun. Nilai ekonomis untuk masyarakat juga akan meningkat. Demikian juga untuk tanaman perkebunan seperti kopi, kakao, jambu mente dan kelapa juga akan ditingkatkan produksinya,” tandas Lucky.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh (*/Humas dan Protokol Setda NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU NTT Tetapkan 65 Calon Anggota DPRD Provinsi Periode 2019—2024

    KPU NTT Tetapkan 65 Calon Anggota DPRD Provinsi Periode 2019—2024

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 22 Juli 2019 pukul 10:00 WITA—selesai dalam Rapat Pleno Terbuka di Palacio Ballroom Hotel Aston Kupang; menetapkan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi NTT dalam Pemilu Tahun 2019. Rapat Pleno Terbuka penetapan hasil perolehan kursi DPRD NTT ini dibuka […]

  • Presiden Kukuhkan 68 Pelajar Jadi Anggota Paskibraka 2021, Ini Daftarnya

    Presiden Kukuhkan 68 Pelajar Jadi Anggota Paskibraka 2021, Ini Daftarnya

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi  bertindak sebagai pembina upacara pengukuhan anggota Paskibraka yang akan bertugas pada saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 di Istana Merdeka, Jakarta. Sementara pemimpin upacara merupakan anggota Paskibraka 2021 dari DKI Jakarta, Febitri Nur Tsabitah. Ia juga mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera Merah Putih […]

  • Polisi dan TNI Adang Massa Aksi GEBRAK Menuju Gedung DPR/MPR

    Polisi dan TNI Adang Massa Aksi GEBRAK Menuju Gedung DPR/MPR

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ribuan peserta aksi massa Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang akan bergerak menuju depan Gedung MPR/DPR RI untuk melaksanakan unjuk rasa menolak revisi UU Ketenagakerjaan dihadang oleh kepolisian dan TNI. Penghadangan terjadi di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Jakarta Utara. Di Koja, Kepolisian Jakarta Utara menghalangi mobil komando […]

  • Perusahaan Domisili Jakarta Diimbau Lakukan ‘Work From Home’

    Perusahaan Domisili Jakarta Diimbau Lakukan ‘Work From Home’

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor e-0014/SE/2025 dan bersifat situasional, sehingga penerapan WFH tidak diwajibkan bagi seluruh perusahaan, melainkan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.   Jakarta | Pasca-demonstrasi anarkis yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia pada tanggal 28—29 Agustus 2025, maka beberapa daerah memberlakukan sistem belajar dan bekerja dari rumah. Akibat […]

  • Dirut PLN Kawal Sistem Kelistrikan KTT ASEAN Via Command Center

    Dirut PLN Kawal Sistem Kelistrikan KTT ASEAN Via Command Center

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengawal langsung sistem kelistrikan lokasi perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT ASEAN) melalui pos komando atau command center kelistrikan di Labuan Bajo. Via command center kelistrikan ini, penyaluran listrik mulai dari pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi, hingga kondisi uninterruptible power supply (UPS) bisa dipantau […]

  • Proyek Air Bersih Gagal, Ketua Komisi III DPRD : Bupati TTS Tipu Masyarakat

    Proyek Air Bersih Gagal, Ketua Komisi III DPRD : Bupati TTS Tipu Masyarakat

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | David Boimau, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menilai Bupati Egusem P. Tahun, S.T., M.M. telah membohongi masyarakat Kota SoE. Hal ini diungkapkan David Boimau ketika menyaksikan gagalnya pekerjaan jaringan air bersih di sumber air Fatu Oni Desa Oinlasi, Kecamatan […]

expand_less