Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Penyandang Disabilitas di Kota Padang Dilatih Evakuasi Saat Bencana

Penyandang Disabilitas di Kota Padang Dilatih Evakuasi Saat Bencana

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Padang, Garda Indonesia | Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Organisai Penyandang Disabilitas (OPEDIS), Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gerakan Tuna Runggu Indonesia, (GERGATIN) Himpunan Wanita Disabiltas Indonesia) yang berada di Kota Padang memperoleh pelatihan dari BPBD Kota Padang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat secara Inklusif dengan harapan saat terjadi bencana, mereka (penyandang disabilitas) bisa mengevakuasi dirinya sendiri atau bahkan membantu orang lain.

Musibah atau ujian bisa menghampiri siapa saja. Termasuk para penyandang disabilitas. Itu artinya, mereka juga harus memiliki upaya untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana.

“Yang menginspirasi kami dari BPBD Kota Padang untuk melakukan ini, karena memang bencana itu semuanya bisa kena, termasuk teman-teman disabilitas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Dr. Edy Hasymi,M.Si. saat menggelar pelatihan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Inklusif, Selasa, 1 Oktober 2019.

Penyematan tanda peserta pelatihan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Inklusif

Menurut Edy, pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kemandirian dari Penyandang Disabilitas. Termasuk dalam proses evakuasi saat terjadi bencana.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut penting untuk mengurangi ketergantungan penyandang disabilitas. Sebab tidak bisa dipungkiri, selama ini penyandang disabilitas lebih banyak menjadi objek evakuasi.

“Kalau kita bicara masalah evakuasi, individu kan berhak mengevakuasi, nah itu yang ingin kita capai. Bagaimana teman-teman bisa mengevakuasi dirinya dan menolong yang lain,” tambahnya.

Sedangkan menurut Drs. Henry, M.M. selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan merupakan penyandang disabilitas sebanyak 47 orang dan pelatihan dilakukan selama 2 (dua) hari di Whiz Prime Hotel.

“Peserta pelatihan diajak untuk memahami tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Khususnya banjir dan gempa,” ujar Henry

Selain itu, mereka juga diajak praktik langsung. “Jadi apa yang kita perdengarkan ke mereka, itu yang akan kita sentuhkan ke mereka. Ini jalur evakuasi, ini suara sirine tanda bahaya,” imbuhnya.

Pelatihan PRB Inklusif dilakukan secara bertahap. Menurut Henry, penyandang disabilitas memerlukan waktu lebih lama untuk mengenal hal baru.

“Ini kan hal baru di kota Padang karena kita berpijak pada kejadian gempa di Chile yang mana jumlah korban jiwa turun drastis dari awal terjadinya Gempa dan Tsunami 4 tahun setelah Gempa Tsunami melanda bagaimana Pemerintah setempat secara giat melakukan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) sehingga saat kejadian tidak banyak merenggut korban jiwa, jadi untuk memasukkan hal-hal baru seperti ini butuh proses yang agak panjang. Jadi saat ini cenderung kita masih memberi proses penyadaran, kenapa sih ada PRB inklusif, “pungkas Henry. (*)

Sumber berita (*/Humas BPBD Padang)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merdeka Daya Listrik HUT 80 RI, Bayar 50% dari Harga Normal

    Merdeka Daya Listrik HUT 80 RI, Bayar 50% dari Harga Normal

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Satu akun PLN Mobile dapat menerima maksimal empat e-voucher selama masa promo untuk memberikan kesempatan yang merata kepada lebih banyak pelanggan.   Jakarta | Menyemarakkan hari ulang tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan program spesial bertajuk “Energi Kemerdekaan”. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati diskon tambah daya listrik 50% yang berlangsung mulai […]

  • Polri Sukses Usut Ratusan Kasus TPPO, 2.027 Orang Terselamatkan

    Polri Sukses Usut Ratusan Kasus TPPO, 2.027 Orang Terselamatkan

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri berkomitmen untuk terus bergerak memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), ratusan laporan yang menyeret ratusan tersangka telah diproses tanpa pandang bulu. Dalam perkembangannya, Satuan Tugas (Satgas) TPPO yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berhasil menyelamatkan 2.027 orang dari jerat TPPO dengan kurun waktu relatif cepat 5 Juni sampai […]

  • “Catat Setiap Anak” Plan Indonesia Bantu Alat Kerja untuk Disdukcapil Nagekeo

    “Catat Setiap Anak” Plan Indonesia Bantu Alat Kerja untuk Disdukcapil Nagekeo

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Untuk mendukung percepatan pencatatan dokumen kependudukan terutama data anak, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) memberikan bantuan satu unit laptop dan dua unit printer untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nagekeo pada pada Senin, 3 Agustus 2020 di Mbay, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan alat kerja oleh Plan […]

  • BI Tegaskan Administrasi QRIS Tak Boleh Dibebankan Kepada Konsumen

    BI Tegaskan Administrasi QRIS Tak Boleh Dibebankan Kepada Konsumen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Loading

    Bank Indonesia juga menjelaskan bahwa untuk usaha mikro, transaksi di bawah Rp500.000 tidak dikenakan biaya sama sekali alias discount rate 0 persen. Sementara biaya administrasi baru berlaku untuk transaksi di atas nominal tersebut.   Jakarta | Sejumlah masyarakat mengeluhkan adanya biaya tambahan saat menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) untuk bertransaksi di toko atau merchant […]

  • Bertemu Wagub NTT Josef Nae Soi, Dubes Thailand Jajak Kerja Sama

    Bertemu Wagub NTT Josef Nae Soi, Dubes Thailand Jajak Kerja Sama

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Duta Besar (Dubes) Thailand untuk Indonesia, Songphol Sukchan memberikan apresiasi terhadap perkembangan pesat pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Apresiasi dari Songphol disampaikannya saat melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM di ruang kerja Wagub, Rabu, 3 Juli 2019. Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2019/07/03/gubernur-vbl-pemerintah-norwegia-tertarik-dengan-kopi-ntt/ Tujuan audiensi adalah untuk […]

  • Banjir Besar Bali Telan Korban Jiwa dan Merusak Infrastruktur

    Banjir Besar Bali Telan Korban Jiwa dan Merusak Infrastruktur

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Selain korban jiwa, lebih dari 200 orang telah dievakuasi. Di Denpasar, Tim SAR mengevakuasi sedikitnya 30 orang di Ubung Kaja dan lebih dari 40 orang di Jalan Pura Demak. Di Jembrana, BNPB mencatat 85 warga mengungsi di sejumlah titik, termasuk balai desa dan musala.   Bali | Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Bali sejak […]

expand_less