Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Percakapan terakhir Didi Kempot dengan Letjen Doni Monardo

Percakapan terakhir Didi Kempot dengan Letjen Doni Monardo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Catatan Egy Massadiah

Sulit percaya untuk menerima kenyataan bahwa Didi Kempot telah berpulang, Selasa pagi, 5 Mei 2020. Betapa tidak. Di tengah kesibukan menangani amuk virus corona, setidaknya dalam tiga hari terakhir, nama Didi Kempot selalu jadi salah satu topik pembicaraan Letjen Doni Monardo.

Apa pasal, nama Didi Kempot memenuhi hari-hari Doni Monardo?

Bermula dari kedatangan tim kreatif yang mengusulkan penggunaan jingle lagu bagi kepentingan sosialisasi Covid-19, termasuk imbauan untuk tidak mudik di Lebaran mendatang.

Di ruang multimedia lantai 10 Graha BNPB sore itu, bermunculan ide. Selain Doni Monardo yang antusias diskusi, wartawan senior Tommy Suryo Pratomo, serta sejumlah anggota Gugus Tugas dan tim kreatif.

Salah satu usulan adalah lagu “Garuda di Dadaku” tetapi diubah liriknya. Ada yang setuju, tapi ada yang menolak.

Yang setuju beranggapan, lagu itu sudah sangat populer. Sedang yang menolak, beralasan, itu lagu “trade mark” milik suporter sepakbola. Tidak tepat, dan terlalu dipaksakan.

Lalu, muncul gagasan untuk meminta bantuan “The Godfather of Broke Heart, Lord Didi Kempot”. Begitu muncul nama Didi Kempot, seisi ruang hening sejenak, ada yang saling pandang, semua seolah mengekspresikan kesadarannya yang baru datang setelah pergi entah ke mana.

“Oh iya…. Kenapa tidak pakai Didi Kempot saja? Bagus itu,” suara sebagian orang hampir bersamaan.

Pendek kata, diskusi pun makin seru. Nama Didi Kempot memenuhi ruang pembicaraan. Esensinya, semua pembicaraan yang mendukung pemakaian suara Didi Kempot untuk kampanye “Jangan Mudik” serta sosialisasi terkait Covid-19 lain.

Terlebih, Didi Kempot sudah berjuang sebagai relawan Covid-19. Di daerahnya, Ngawi, Jawa Tengah, Didi Kempot membagi-bagikan sembako. Bahkan, melalui salah satu stasiun televisi, dengan dukungan Presiden Joko Widodo, Didi Kempot melakukan konser dari rumah, untuk menggalang dukungan dana bagi korban Covid-19. Tak kurang dari Rp 7 miliar dana terkumpul.

Info kiprah Didi di atas meluncur kembali dari WA Tommy ke saya. Saya segera menyampaikan ke Ketua Gugus Tugas. Sebagai rasa terima kasih kepada Didi Kempot, Letjen TNI Doni Monardo membuat video pendek pada hari Sabtu sore, 2 Mei 2020. Begini narasi video berdurasi 1,5 menit itu yang saya rekam menggunakan hape saya:

“Mas Didi, saya Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas menyampaikan ucapan terima kasih kepada mas Didi yang telah ikut berpartisipasi dalam membantu masyarakat kita. Para pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata, atau para pahlawan kemanusiaan seperti dokter yang membantu mereka yang menderita akibat serangan virus corona, tetapi juga orang-orang seperti mas Didi, para budayawan, para seniman yang telah mengajak masyarakat untuk ikut meningkatkan disiplin, agar tidak terpapar virus corona. Termasuk upaya dan langkah-langkah mas Didi yang telah membantu meringankan saudara-saudara kita baik yang terpapar virus corona, maupun yang terkapar karena kehilangan pekerjaan. Lanjutkan perjuangan mas, semoga Tuhan selalu bersama kita semua. Salam tangguh. Salam kemanusiaan.”

Tak hanya itu. Hari selanjutnya, esok hari Minggu, Didi Kempot sempat melakukan video call dengan Tomy Suryo. Tentu saja membicarakan rencana memakai jasa mas Didi Kempot untuk kampanye “Jangan Mudik” dan sosialisasi Covid-19.

Kemasannya bahkan direncanakan melalui sebuah konser dari rumah dalam skala yang lebih besar dari konser dari rumah sebelumnya.

Tommy pun segera mengarahkan video call itu ke Doni Monardo. Saat itu, Doni baru saja meninggalkan ruang multimedia di lantai 10 Graha BNPB untuk persiapan sholat ashar. Tommy segera mendatangi ruang Doni. Ia menjumpai Doni baru selesai wudhu.

Gagang HP diserahkan Tommy ke Doni. Doni pun melakukan video call dengan Didi Kempot. Dengan senyum lebar, Doni dan Didi saling sapa. Tak lupa, Doni mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dilakukan Didi Kempot sebagai relawan membantu penanganan Covid-19.

Syahdan. Kesepakatan sudah bulat. Tim teknis pun sudah mempersiapkan rencana konser Didi Kempot bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Innalilahi wa inaillaihi roji’un…. Selasa pagi, 5 Mei 2020, bak petir menyambar, demi mendengar berita kabar Didi Kempot meninggal dunia. Ambyar hati Doni Monardo. Ambyar semua hati orang-orang Gugus Tugas, terlebih yang sedang intens membicarakan konsep kerja kemanusiaan bareng-bareng. Ambyar perasaan bangsa Indonesia.

Begitulah Tuhan sudah menunjukkan kebesaran dan kekuasaanNya. Dengan perasaan remuk, suara yang tersekat di leher, Doni Monardo pun berusaha tegar saat mengucapkan bela sungkawa melalui video pendek.

Katanya, “Kami segenap keluarga besar Gugus Tugas menyampaikan rasa duka cita yang mendalam, atas wafatnya sahabat, seniman nasional, dan relawan kemanusiaan, almarhum Didi Kempot. Semoga almarhum Didi Kempot mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Diterima semua amal kebaikannya, diampuni segala kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan.”

Sejurus berkelebat sebuah bayangan melintas di benaknya… Lelaki berambut gondrong, bersurjan hitam dan mengenakan blangkon, dengan senyum yang tersungging di bibir berseru, “Saya pamit, jenderal..” ***

Foto utama (*Instagram Didi Kempot)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

    Pengurangan Risiko Bencana, Perguruan Tinggi Harus Menelurkan Kajian

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kuliah kerja nyata (KKN), penelitian, pendidikan perguruan tinggi telah berlangsung sejak lama yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikaitkan dengan isi pengurangan risiko bencana. Demikian dilontarkan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho dalam sesi diskusi bersama SIAP SIAGA, BPBD Provinsi NTT, […]

  • Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 1Komentar

    Loading

    Meja Rakyat disediakan secara tatap muka atau offline di ruang pengaduan lantai 1 Kantor Gubernur NTT dan secara daring (online) melalui nomor WhatsApp pengaduan 081138319989 dan 081138319988.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berambisi mentransformasi pemerintahan yang modern hingga mewujudkan NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan. Dan […]

  • Tim Advokat Wartawan Sergap.id : Charles Dupe Harus Kita Jadikan Tersangka!

    Tim Advokat Wartawan Sergap.id : Charles Dupe Harus Kita Jadikan Tersangka!

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Setelah kami Tim Hukum lakukan kajian, ternyata kami sampai pada satu kesimpulan bahwa Charles Dupe itu harus kita tersangkakan! [jadikan tersangka]. Karena, justru dari dia yang menyebarkan informasi itu kepada publik sehingga timbul masalah ini,” tegas Ketua Tim Advokat Wartawan Sergap.id Melkianus Conterius Seran, S.H. kepada wartawan di Hotel Nusantara II, […]

  • Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

    Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung koperasi tingkat kabupaten dengan menjaring usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Belu. Kegiatan dengan tema ‘Temu Kemitraan UMKM’, dilaksanakan di aula Hotel Nusantara II Atambua pada Senin, 20 September 2021. Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Belu, Elfridus Hale di sela–sela kegiatan mengungkapkan, untuk […]

  • “Nusantara” Nama Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

    “Nusantara” Nama Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menentukan nama Ibu Kota Negara (IKN) yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini diungkapkan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dengan pemerintah di Kompleks Parlemen pada Senin 17 Januari 2022. Monoarfa mengungkapkan bahwa nama ibu kota tersebut […]

  • Energi Geotermal Poco Leok Wujudkan Energi Murah Ramah Lingkungan

    Energi Geotermal Poco Leok Wujudkan Energi Murah Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Pulau Flores memiliki potensi geotermal yang cukup besar, hampir 1.000 Megawatt (MW) dan cadangan sebesar 402,5 Megawatt (MW). Tersebar di 16 titik dan salah satu potensi besar tersebut ada di kawasan Poco Leok kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

expand_less