Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Perluas Jangkauan Pelayanan, Bank MAS Buka Kantor Cabang Ke-35 di Kupang

Perluas Jangkauan Pelayanan, Bank MAS Buka Kantor Cabang Ke-35 di Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank MAS Kantor Cabang Kupang resmi dibuka pada Kamis, 17 Oktober 2019, di Jalan Sudirman No. 88 Kuanino Kupang. Dengan dibukanya Kantor Cabang Kupang, merupakan kantor cabang yang ke-35 di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mas Danny Hartono dalam sambutannya. Dirinya menjelaskan bahwa kehadiran Bank MAS di Kupang tentunya makin memperluas jangkauan usaha Bank MAS.

“Pembukaan kantor cabang baru ini, merupakan rangkaian program kerja Bank MAS di tahun 2019, setelah sebelumnya membuka kantor cabang pembantu di Bekasi, Jawa Barat pada bulan Agustus 2019. Seluruh kegiatan ini dimaksudkan untuk semakin memperkuat jaringan operasional Bank MAS dan akan terus berlanjut di tahun-tahun ke depan, “ jelas Donny.

Donny juga menceritakan sejarah Bank MAS yang mulai beroperasi sejak tahun 1992, dan telah mempunyai izin untuk beroperasi sebagai Bank Devisa pada bulan Juni 2016. Lanjutnya, pada Maret 2019, Bank MAS ditunjuk sebagai Bank Persepsi sehingga dapat melayani pembayaran pajak.

“Jaringan cabang Bank MAS tersebar di wilayah Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, Kudus, Solo, Lampung, Medan, Palembang, Banjarmasin dan kini di Kupang,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Mas, Donny Hartono (berbatik keemasan) berbincang dengan Assisten III Pemkot Kupang

Donny menjelaskan bahwa alasan pemilihan Kota Kupang sebagai salah satu kantor cabang di Indonesia Timur karena data statistik yang diperoleh pihaknya, karena Kota Kupang terus bertumbuh dan berkembang serta memiliki perkembangan bisnis yang baik. Hal tersebut dinilai cocok untuk Bank MAS dalam mengembangkan usaha sektor komersial.

“Kota Kupang dipilih sebagai lokasi kantor ke-35 karena merupakan salah satu kota yang terus bertumbuh dan berkembang di wilayah Indonesia Timur dan memiliki potensi perkembangan bisnis yang baik. Dan hal ini tentunya sesuai dengan pangsa pasar Bank MAS, yang mengembangkan usahanya di sektor komersial dengan tetap memperhatikan sektor UKM,” tutur Donny.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah NTT, Muhammad Helmy Yahya dalam sambutannya menyebutkan bahwa Bank MAS merupakan salah satu bank yang diawasi dan diatur oleh OJK, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang OJK Nomor 11 Tahun 2011.

“Dengan dibukanya Bank MAS cabang Kupang, melengkapi jumlah Bank Umum yang sebelumnya berjumlah 21 menjadi 22 Bank Umum yang dibuka di Kota Kupang, yang terdiri dari 58 kantor cabang menjadi 59 kantor cabang,” jelas Yahya.

Pihaknya berharap bahwa dengan dibukanya Bank MAS ini, bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT. “Berdasarkan data yang kami peroleh, inklusi keuangan di NTT baru mencapai 62,8 persen dari yang kita targetkan 70 persen. Dan dibukanya Bank MAS ini dapat membantu mendorong inklusi masyarakat NTT, “ ujar Yahya penuh harap.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Kupang, John Pelt menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank MAS yang bersedia membuka kantor cabang di Kota Kupang yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Kupang.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Kota Kupang mempunyai visi yaitu terwujudnya Kota Kupang yang Layak Huni, Cerdas, Mandiri dengan tata kelola bebas KKN. Lanjutnya kata kunci mandiri menunjukkan bahwa bagaimana mengembangkan ekonomi dengan kemampuan di daerah ini, bukan berarti tidak mengharapkan dukungan dari luar daerah.

“Di dalam misi yang kedua yaitu pengembangan ekonomi dengan meningkatkan peran serta (pihak) swasta. Oleh sebab itu dengan dibukanya kantor cabang Bank MAS ini, tentunya menjadi sesuatu yang baik bagi pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, “ jelas Pelt.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Owner Wings Group, Alex Tanoyo yang merupakan pemegang saham terbesar pada Bank MAS, Direktur Marketing Bank Mas, Feli Retnowati, Head Area Bisnis, Andreas Andi Rahadi, Kepala Team Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Satuan Administrasi Bank Indonesia (BI), Edi Junedi dan para calon nasabah yang sudah siap menabung di Bank MAS cabang Kupang. (*)

Penulis dan foto (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Kupang Lantik 110 Pejabat Administrator, Fungsional & Pengawas Sekolah

    Wali Kota Kupang Lantik 110 Pejabat Administrator, Fungsional & Pengawas Sekolah

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore melantik dan mengambil sumpah jabatan 110 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, terdiri dari 68 pejabat administrator, 25 pejabat fungsional, 11 pengawas sekolah dan 6 kepala sekolah pada Jumat, 18 Februari 2022 bertempat di lantai 1 kantor Wali Kota Kupang Usai pengambilan sumpah […]

  • Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

    Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat-Gubernur NTT mengatakan bahwa kita tidak pernah serius membangun manusia; Gereja dan Pemerintah NTT belum mampu mengeluarkan manusia NTT dari sindrom kemiskinan. “Gereja dan Pemerintah harus sungguh-sungguh bekerja untuk mengangkat rasa optimis diri dari seluruh kita untuk melihat masa depan,” tegas Gubernur Viktor. Pernyataan tersebut disampaikan Viktor Laiskodat dalam pesan Natal […]

  • Tahun 2020, Tersisa 12 Miliar untuk Program Perlindungan Saksi & Korban

    Tahun 2020, Tersisa 12 Miliar untuk Program Perlindungan Saksi & Korban

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Alokasi anggaran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tahun 2020 sebesar Rp.54 miliar. Sebanyak Rp.42 miliar dikunci Kementerian Keuangan untuk pembayaran gaji pegawai dan operasional kantor. Tersisa Rp.12 miliar untuk program perlindungan saksi dan korban. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengungkapkan, angka Rp.12 miliar, dari pengalaman LPSK hanya dapat membiayai program […]

  • Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung-Jabar, gardaindonesia.id | Hujan dengan Intensitas Tinggi mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Pasir Jati Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada hari Sabtu, 9 Februari 2019 Pukul 22.00 WIB. Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari hasil pemantauan kejadian Bencana alam pada hari Minggu 10 Februari 2019 di Kabupaten Bandung wilayah Provinsi Jawa Barat, banjir […]

  • Seluncur Gaun Unik Tenunan Sumba dari Padu Padan

    Seluncur Gaun Unik Tenunan Sumba dari Padu Padan

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Loading

    Pada era yang modern saat ini, tren fashion silih berganti, Padu Padan Tenun mengambil langkah memperkenalkan gaun unik dari tenun tradisional Sumba. Gaun ini dirancang dengan konsep minimalis yang simpel, namun tetap menciptakan kesan yang mendalam saat dikenakan. Kekaguman terhadap kain tradisional Indonesia, khususnya dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), agar tetap terjaga di […]

  • Kredit Pekerja Migran Rp75—100 Juta, Kerja Sama Bank NTT dan LPK Musubu

    Kredit Pekerja Migran Rp75—100 Juta, Kerja Sama Bank NTT dan LPK Musubu

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui kerja sama ini, Bank NTT menyediakan fasilitas pembiayaan bagj peserta program magang (internship) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang direkrut dan dibina oleh LPK Musubu, guna mendukung kebutuhan biaya keberangkatan serta persiapan kerja ke luar negeri.   Kupang | Persoalan terhadap kualitas dan pembinaan para Pekerja Migran Indonesia Nusa Tenggara Timur (PMI NTT) terus […]

expand_less