Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Personel Pengamanan Pemilu 2024 Harus Maksimal Berusia 50 Tahun

Personel Pengamanan Pemilu 2024 Harus Maksimal Berusia 50 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Polri telah mengumumkan kebijakan baru terkait keterlibatan personel dalam pengamanan Pemilu 2024. Dalam upaya untuk memastikan kesehatan dan efisiensi personel, kebijakan tersebut membatasi usia maksimal menjadi 50 tahun. Pengumuman tersebut dilakukan melalui webinar yang diselenggarakan oleh Polri dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-75 Polwan.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan hasil dari refleksi atas pengalaman Pemilu 2019. Kelelahan dan rangkaian pemilu yang panjang menyebabkan sejumlah personel, terutama yang berusia di atas 50 tahun, mengalami masalah kesehatan bahkan meninggal dunia.

Oleh karena itu, Polri kini menetapkan aturan bahwa personel yang terlibat langsung dalam pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan berada dalam rentang usia di bawah 50 tahun.

“Kami buat kebijakan untuk (Pemilu) 2024, anggota-anggota Polri yang terlibat langsung dalam pengamanan di TPS (tempat pemungutan suara) itu harus memiliki catatan kesehatan yang memadai dan usianya tidak boleh di atas 50 tahun,” kata Dedi pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Guna menjaga kualitas dan kesehatan personel, tim medis dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri akan secara cermat menganalisis dampak keletihan pada kesehatan individu. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting mengingat adanya penurunan kondisi fisik yang umumnya terjadi setelah usia 50 tahun.

Dedi menegaskan bahwa langkah ini diambil demi memastikan kesehatan dan performa optimal personel selama pemilu berlangsung. Kebijakan pembatasan usia ini juga membawa dampak positif dalam hal penambahan personel.

Dengan persiapan yang lebih matang dan penekanan pada kualitas serta kesehatan personel, Polri merasa yakin bahwa jumlah personel yang ada akan cukup untuk melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2024.

“Karena potensi usia 50 tahun ini kecenderungan kondisi fisik seseorang menurun secara ilmiah,” ujarnya.

Dalam konteks ini, Polri juga akan melakukan rekrutmen tambahan untuk memenuhi kebutuhan personel organik di wilayah daerah otonom baru, khususnya di Papua.

Polri berharap bahwa kebijakan ini akan memberikan hasil positif dalam menjaga kesehatan dan efisiensi personel, serta mewujudkan pelaksanaan pemilu yang aman dan damai pada tahun 2024.(*)

Sumber (*/Humas Polri)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pesan Presiden Jokowi untuk Pekerja dan Industri Konstruksi

    5 Pesan Presiden Jokowi untuk Pekerja dan Industri Konstruksi

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Program besar pembangunan infrastruktur berkeadilan di Tanah Air memberi kesempatan kerja bagi para pekerja konstruksi. Program tersebut memang tak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari para tenaga kerja konstruksi Indonesia. Namun, di balik kesempatan itu, turut pula melekat sebuah tanggung jawab besar bagi para pekerja dan industri konstruksi. Hal itu […]

  • 113,65Kg Ganja Disita, BNN-Bea Cukai Tangkap Jaringan Narkotika Internasional

    113,65Kg Ganja Disita, BNN-Bea Cukai Tangkap Jaringan Narkotika Internasional

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis ganja asal Thailand sebanyak 214 bungkus dengan berat 113,65 Kg. Dari kasus ini, Tim gabungan berhasil mengamankan 2 (dua) orang terduga pelaku, berinisial AS dan MM, di dua lokasi berbeda, yaitu Bekasi dan Jakarta Timur. Ganja […]

  • Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Karangasem-Bali, Garda Indonesia | Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi dengan tinggi kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter atau 5.142 meter di atas permukaan laut pada Minggu, 21 April 2019 pada pukul 03.21 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG […]

  • SBM Masih Raja Mobil Pikap di Nusa Tenggara Timur

    SBM Masih Raja Mobil Pikap di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku main dealer penjualan mobil Suzuki wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), masih mendominasi penjualan mobil pikap atau pick up. Hanya dari hasil penjualan dalam program merayakan Paskah dan Idulfitri 1444H pada 11—15 April 2023, SBM meraup surat pesanan kendaraan (SPK) atau penjualan hingga 190 unit. Dari […]

  • Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Fatukopa-T.T.S, Garda Indonesia | Tenun menjadi satu kekayaan budaya Indonesia yang harus terus dijaga dan dipelihara. Dari Timur Indonesia, di Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kelompok Tenun Ikat Namaut Hen Pin, menghasilkan tenunan dengan corak burung Garuda dan bertuliskan ‘Presiden Jokowi’. “Kami masyarakat kecil yang tidak bisa menyapa Pak Jokowi secara […]

  • Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

    Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saling berbagi antara sesama sudah menjadi kodrat dalam kehidupan manusia, terutama sebagai mahasiswa yang selalu dituntut peka terhadap situasi sosial. Hal ini yang menjadi dasar bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, untuk berbagi bersama saudara-saudara di Kampung Pemulung. Minggu, 30 Juni […]

expand_less