Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Sabu Raijua, Garda Indonesia | Bank NTT Unit Pembantu Raijua memberikan fasilitas kredit Merdeka kepada 10 (sepuluh) petani rumput laut di Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada acara tatap muka Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama para pimpinan SKPD, staf ahli gubernur dengan Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Desa, Lurah, Kepala Puskesmas, dan Camat Raijua.

Diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho pada Jumat, 23 Oktober 2020. Kesepuluh petani rumput laut yang menerima fasilitas Kredit Merdeka Bank NTT yakni Titus Pade Rohi, Lepatnia Buru Pau, Ester Herlince Dellu, Djuana Agi, Almopad Huke, Rahi Ngahu, Wilfrid Edison Lau Hedo, Kornelis Radja Tuka, Pelipus Semarjur Boni, dan Wageridolof Baki Boni.

Pemimpin Cabang Bank NTT Sabu Raijua, Romi Radjalangu, menyampaikan bahwa program kredit mikro merdeka untuk membebaskan para pengusaha kecil/mikro dari rentenir. “Khusus di Sabu Raijua, kami berikan kepada petani rumput laut di Raijua. Kami juga memberikan sosialisasi terlebih dahulu agar jelas peruntukan dan pengembalian,” urainya.

Harapannya, imbuh Romi, agar mereka bisa besar dan menjadi pengusaha rumput laut dan tak sekadar petani saja.

Mengenai kredit Merdeka Bank NTT, urai Romi, senilai Rp. 5 juta dengan 0% bunga (tak ada bunga), tak ada agunan dengan waktu angsuran 1 tahun sesuai waktu produksi rumput laut.

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho menyerahkan kredit Merdeka kepada petani rumput laut di Raijua

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho saat dikonfirmasi usai menyerahkan hadiah cashback Bank NTT kepada salah satu nasabah pada Sabtu sore, 25 Oktober 2020 menerangkan, siap mendukung setiap program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi, kabupaten/kota.

“Bank NTT siap mendukung usaha masyarakat khusus industri berbasis potensi daerah seperti garam dan rumput laut yang mampu menopang kekuatan fundamental ekonomi,” jelasnya sembari menegaskan Bank NTT siap mendukung dalam aspek fungsi intermediasi (transaksi dan pembiayaan).

Selain itu, ungkap Alex Riwu Kaho, program Kredit Merdeka merupakan ide dari Bapak Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Laiskodat, red) yang bersinergi dengan program Bank Indonesia dan OJK untuk membebaskan masyarakat dari praktik ijon atau rentenir. “Kredit Merdeka, merdeka dari agunan, merdeka dari bunga, dan merdeka dari rentenir dengan 3 (tiga) asas mudah, murah, dan cepat dengan proses waktu hanya 1 jam, “ tandasnya.

Sementara itu, Camat Raijua Titus Bernadus Duri dalam percakapan melalui telepon pada Sabtu, 25 Oktober 2020 pukul 19.02 WITA menyebutkan, saat kunjungan kerja Gubernur NTT ke Raijua tak ada penyerahan bantuan berupa uang dalam amplop kepada para kepala desa.

“Pertemuan dengan para kepala desa hanya berlangsung di Kantor Camat saja, bahkan di penginapan beliau (Gubernur NTT, red) tidak pertemuan, hanya dilangsungkan Tari Pado’a dan Ledo di Desa Bellu (rumah bapak angkat Gubernur NTT),” tegasnya.

Terkait adanya informasi dan postingan di facebook oleh beberapa akun, Camat Raijua Titus Duri sekali menegaskan tak ada bagi uang saat pertemuan tersebut.

“Tidak ada pemberian amplop atau insentif sebesar 5 juta kepada para kepala desa. Yang terjadi itu adalah penyaluran kredit Merdeka dari Bank NTT kepada petani rumput laut,” tegasnya menimpali konfirmasi dari Garda Indonesia.

Penulis dan Editor (+rony banase)
Foto utama oleh Sandro-Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa RUU Perampasan Aset Hasil Korupsi Belum Disahkan?

    Kenapa RUU Perampasan Aset Hasil Korupsi Belum Disahkan?

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Dokumen RUU Perampasan Aset. Draftnya beredar ke mana-mana, sampai emak-emak arisan pun lebih paham pasal perampasan dibanding harga cabe rawit. Ini semua dipicu ultimatum mahasiswa yang gagah perkasa, mengibarkan spanduk di Senayan, memberi DPR tenggat 30 hari untuk mengesahkan. Hari ini, jam pasir sudah menetes seminggu, dan para wakil rakyat masih sibuk berdebat, mungkin tentang […]

  • Napan di Batas RI–RDTL, Desa Binaan Bank NTT Kaya Aneka Produk

    Napan di Batas RI–RDTL, Desa Binaan Bank NTT Kaya Aneka Produk

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu, Garda Indonesia | Juri festival desa binaan Bank NTT, Stenly Boymau berkunjung ke Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Kamis, 17 November 2022. Napan merupakan satu dari empat desa lainnya yang menjadi peserta Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022. Setibanya di lokasi, puluhan warga sudah […]

  • Istana Kepresidenan Tegur Para Menteri Kabinet Merah Putih

    Istana Kepresidenan Tegur Para Menteri Kabinet Merah Putih

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Saat belum genap sepekan para pembantu Presiden Prabowo Subianto dilantik masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih pada Senin, 21 Oktober 2024, mereka langsung mendapat teguran dari Istana Kepresidenan. Teguran dilayangkan oleh Sekretaris Kabinet (Setkab) Mayor Teddy Indra Wijaya kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih melalui grup WhatsApp (WA). Hal itu diungkap Menteri Koperasi […]

  • PLN UIW NTT Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Nataru 2026

    PLN UIW NTT Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Nataru 2026

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Eman Nara Sura
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Guna memastikan respons cepat apabila ada gangguan, PLN UIW NTT juga mengerahkan 544 personel ditambah 904 mitra kerja. Seluruh tim akan bersiaga penuh hingga 8 Januari 2026.   Kupang | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menyatakan kesiapan menghadapi lonjakan beban puncak listrik pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Beban […]

  • CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

    CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jenete mengungkapkan saat ini sementara mengelola lahan seluas 1,5 hektar. Jenis tanaman hortikultura dilakukan penanaman bergulir. Ke depan, ia bakal memfokuskan menanam cabai karena dapat beradaptasi dengan musim.   Kupang | Satu dasawarsa terdapat gap antara ilmu dan praktik petani kecil dalam bertani. 30 tahun lalu, petani masih menggunakan tradisi bertani relevan, namun di tengah […]

  • Cara Mengasah Ketajaman Bicara Tanpa Menjadi Sok Pintar

    Cara Mengasah Ketajaman Bicara Tanpa Menjadi Sok Pintar

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Logikafilsuf
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Loading

    Orang yang tajam bicaranya ternyata bukan yang paling banyak tahu, tetapi yang paling jernih cara berpikirnya. Fakta sederhananya begini. Penelitian Christopher Lynn mengungkap bahwa orang sering dianggap pintar bukan karena isi argumennya, tetapi karena struktur pikirannya rapi. Artinya, kemampuan berbicara yang dihargai orang bukan soal kecerdasan verbal, tetapi kejernihan logika. Pemahaman ini penting karena banyak […]

expand_less