Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PEVS 2024, Dirut PLN Papar Ekosistem Kendaraan Listrik ke Presiden

PEVS 2024, Dirut PLN Papar Ekosistem Kendaraan Listrik ke Presiden

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
  • visibility 136
  • comment 1 komentar

Loading

Jakarta, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi booth PLN (Persero) dalam perhelatan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran pada Jumat, 3 Mei 2024. Menyambut Presiden secara langsung, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan PLN mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik/electric vehicle (EV) di tanah air.

Presiden Jokowi mengatakan pameran kendaraan listrik PEVS ini dapat meningkatkan minat masyarakat pada kendaraan listrik. Dia melihat industri kendaraan listrik di tanah air punya potensi besar dan akan terus tumbuh di masa depan.

“Pameran kendaraan listrik (PEVS) ini sangat menarik. Saya melihat ada banyak jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil, bahkan bus dan truk juga ada. Misalnya, untuk kendaraan bermotor listrik, kapasitas produksi kita adalah 1,6 juta per tahun. Saat ini, yang telah diproduksi di sini baru sekitar 100 ribu, menunjukkan masih ada peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi mengemukakan pentingnya pengembangan industri pendukung untuk menopang ekosistem kendaraan listrik. Presiden menekankan bahwa target terdekat adalah pembangunan pabrik baterai.

“Bulan depan itu pabrik industri baterai sudah mulai berproduksi. Sehingga harapan kita, ini ekosistem segera terbangun, segera terbentuk. Dan juga kita senang bahwa sekarang untuk sepeda motor listrik yang berproduksi di sini sudah 59 pabrik. Bangunan besar ekosistem EV ini betul-betul harus kita jaga, jangan sampai ada hambatan-hambatan,” imbuh Jokowi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menanggapi bahwa PLN mendukung penuh langkah pemerintah membangun ekosistem EV. Dalam hal ini, PLN sudah memulai pembangunan infrastruktur kendaraan listrik seperti penyediaan charging station yang tersebar di berbagai daerah.

Sampai hari ini tercatat telah ada 1.370 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), 9.886 stasiun pengisian listrik umum (SPLU) dan 2.182 stasiun penukaran baterai listrik umum (SPBKLU).

“PLN juga berinovasi mengembangkan 2.000 unit SPKLU pada tiang listrik pole mounted yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Darmawan.

Selain itu, Darmawan juga memaparkan infrastruktur non-fisik yang telah dikembangkan PLN. Dalam hal ini PLN menghadirkan fitur EV Digital Services (EVDS) di Super Apps PLN Mobile.

Melalui fitur ini PLN memudahkan para pengguna EV untuk mengetahui keberadaan charging station terdekat, layanan test drive, mengajukan pemasangan layanan home charging, marketplace untuk membeli EV, hingga mengatur rencana perjalanan jauh. Menu Trip Planner ini akan otomatis memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui sesuai rute perjalanan.

Dukungan ekosistem EV yang kian masif tercermin pada periode arus mudik dan arus balik libur Lebaran 1445 H lalu. Sebelumnya, SPKLU hanya tersedia pada beberapa rest area di jalur Trans Sumatra-Jawa. Saat ini, PLN memastikan seluruh rest area telah tersedia SPKLU.

“Minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik semakin meningkat. Oleh karena itu, PLN menjawab kebutuhan itu dengan menyediakan fasilitas SPKLU di setiap titik strategis dan seluruh rest area tol di jalur mudik. Tingginya animo masyarakat tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi dan konsumsi listrik SPKLU,” pungkas Darmawan.

Tercatat, realisasi H-7 sampai dengan H+7 Idul Fitri 2024, jumlah transaksi di SPKLU mencapai 11.377 transaksi atau meningkat 5 kali lipat dibandingkan tahun 2023 yang sebanyak 2.275 transaksi dengan realisasi konsumsi listrik mencapai 226,5 mega watt hour (MWh), atau meningkat 5,2 kali lipat dibandingkan tahun 2023 sebesar 43,5 MWh.(*)

Sumber (*/tim PLN)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • PLN UIP Nusra-Puskemas Poco Leok Bantu Gizi 34 Anak Stunting

      PLN UIP Nusra-Puskemas Poco Leok Bantu Gizi 34 Anak Stunting

      • calendar_month Sab, 21 Des 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 138
      • 0Komentar

      Loading

      PLN pun membenahi saluran air hingga sanitasi warga Poco Leok, termasuk unit MCK di Postu Lungar. Bantuan-bantuan tersebut merupakan upaya preventif dan diharapkan dapat menekan risiko penyakit akibat fasilitas sanitasi yang kurang memadai.   Manggarai | PLN (Persero) UIP Nusra bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, NTT, melalui Puskesmas Ponggeok menghelat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis […]

    • Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Menuju NTT Layak Anak

      Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Menuju NTT Layak Anak

      • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 162
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang | Hasil penelitian disrupting harm di tahun 2022 yang dilakukan oleh UNICEF berkerja sama dengan Interpol dan ECPAT Internasional menemukan 92% anak rentang usia 2—17 tahun di Indonesia telah menggunakan internet dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Studi lain yang menarik yaitu tentang pengetahuan dan perilaku online orang tua dan anak di Indonesia 2023 yang dilakukan oleh Kemen PPPA, […]

    • Kenapa Demo Italia Tuntut Pengakuan Palestina Merdeka?

      Kenapa Demo Italia Tuntut Pengakuan Palestina Merdeka?

      • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 257
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh : Denny JA Di depan Stasiun Termini, Roma, pada sore 22 September 2025, seorang ibu muda bernama Giulia menggenggam erat tangan putrinya yang berusia sembilan tahun. Di kejauhan, ribuan orang meneriakkan, “Palestina Libera! Palestina Libera!” Spanduk berkibar, bendera Palestina menutupi langit ibukota Italia. Giulia datang bukan karena ia keturunan Arab, bukan pula karena ia […]

    • GEOTERMAL ITU KEKAYAAN! Uskup Ruteng Ajak Manfaatkan

      GEOTERMAL ITU KEKAYAAN! Uskup Ruteng Ajak Manfaatkan

      • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 135
      • 0Komentar

      Loading

      Mataram, Garda Indonesia | Sehubungan dengan pergolakan yang terjadi di masyarakat terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Pr, menggaungkan geotermal sebagai kekayaan energi yang mesti dimanfaatkan apabila memberikan dampak positif bagi masyarakat. Uskup Siprianus […]

    • Presiden Prabowo Naikkan Gaji Hakim Hingga 280 Persen

      Presiden Prabowo Naikkan Gaji Hakim Hingga 280 Persen

      • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 112
      • 0Komentar

      Loading

      Presiden Prabowo mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mencari uang demi menaikkan gaji hakim. Ia bahkan tidak segan untuk mengurangi postur anggaran dari TNI dan Polri.   Jakarta | Presiden RI, Prabowo Subianto resmi menaikkan gaji hakim di Indonesia. Kenaikan gaji tersebut hingga 280 persen. “Saya Prabowo Subianto Presiden RI ke-8 hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji […]

    • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

      Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

      • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 712
      • 0Komentar

      Loading

      Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

    expand_less