Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

Loading

Dengan semangat “Ita Esa untuk Rote, Terus Terang”, PLN berharap Dusun Busulaten menjadi awal dari kemajuan bagi desa-desa lain di Rote Ndao.

 

Rote Ndao | Setelah penantian bertahun-tahun, mimpi 38 kepala keluarga (KK) di Dusun Busulaten, sebuah dusun terpencil di pulau paling selatan Indonesia, akhirnya menjadi kenyataan. Menjelang perayaan HUT ke-80 RI, aliran listrik PLN resmi menyala di rumah-rumah mereka pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Dusun Busulaten yang terletak di Desa Lidabesi, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, hidup dalam keterbatasan. Warga hanya mengandalkan lampu pelita sebagai penerangan. Kondisi ini menyulitkan anak-anak untuk belajar di malam hari dan membatasi peluang warga untuk mengembangkan usaha.

Ebenheser Pau, Kepala Dusun Busulaten, mengungkapkan rasa syukur dan harunya. “Ini bukan hanya soal lampu menyala, tapi soal harapan baru, anak-anak kami bisa belajar lebih baik, kami bisa menyimpan hasil kebun lebih lama, dan membuka peluang usaha baru,” ujarnya.

Manager PLN ULP Rote Ndao saat menyalakan perdana listrik salah satu rumah warga Dusun Busulaten Desa Lidabesi, Rote Ndao. Foto: tim PLN

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay, menjelaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama erat dari berbagai pihak. Mulai dari antusiasme masyarakat, dukungan pemerintah daerah, hingga kerja keras tim PLN yang rela menembus pelosok.

“Kami percaya listrik adalah kunci pembangunan. Dengan hadirnya listrik, ekonomi bisa tumbuh, pendidikan meningkat, dan kualitas hidup warga pun membaik,” tandasnya.

Sementara itu General Manager PLN UIW NTT, F.Eko Sulistyono menegaskan penyalaan listrik ini bukan hanya tonggak sejarah bagi masyarakat setempat, tetapi juga simbol nyata komitmen negara dalam menghadirkan keadilan energi.

Penyambungan listrik di Dusun Busulaten merupakan bagian dari target nasional elektrifikasi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan semangat “Ita Esa untuk Rote, Terus Terang”, PLN berharap Dusun Busulaten menjadi awal dari kemajuan bagi desa-desa lain di Rote Ndao. Cahaya kini telah datang, membuka jalan menuju masa depan yang lebih terang.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lihat Indah dan Damainya Papua, Panglima TNI & Tokoh Papua Berlayar Bersama

    Lihat Indah dan Damainya Papua, Panglima TNI & Tokoh Papua Berlayar Bersama

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Kehadiran Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Bumi Cendrawasih sepekan belakangan ini adalah sebuah bukti nyata bahwa TNI serius untuk menyelesaikan permasalahan dan berdialog langsung dengan para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Forkopimda Papua. Setelah menggagas deklarasi damai di Tanah Papua pasca aksi massa di wilayah Papua […]

  • Melki Laka Lena Bakal Jadi Menteri di Kabinet Indonesia Emas

    Melki Laka Lena Bakal Jadi Menteri di Kabinet Indonesia Emas

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Emanuel Melkiades Laka Lena atau akrab disapa Melki Laka Lena bakal menempati posisi sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Emas Prabowo Gibran. Komposisi kabinet Indonesia Emas akan menganut struktur kabinet Ir. Soekarno (presiden pertama Republik Indonesia, red) yang menyertakan posisi menteri muda untuk memastikan keterwakilan anak muda dalam pemerintahan secara substantif. […]

  • DPRD Kota Kupang Batalkan Anggaran Sepihak, Pemkot Tak Mau Bersidang

    DPRD Kota Kupang Batalkan Anggaran Sepihak, Pemkot Tak Mau Bersidang

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sidang DPRD Kota Kupang membahas Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2021 menuai polemik. Pasalnya, sejumlah anggaran untuk program prioritas Pemkot Kupang dihapus seluruhnya tanpa meminta penjelasan dan klarifikasi dari Pemkot Kupang. Hal ini menjadi salah satu alasan Pemkot Kupang tidak mau lagi bersidang. Dalam surat […]

  • ‘Usai Rapid Test’, Wali Kota Kupang Dinyatakan Negatif Corona

    ‘Usai Rapid Test’, Wali Kota Kupang Dinyatakan Negatif Corona

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dinas Kesehatan Kota Kupang pada Sabtu, 28 Maret 2020, melakukan prosedur pemeriksaan sampel darah Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. menggunakan rapid test kit. Dari hasil tes menunjukkan bahwa Wali Kota Kupang negatif terhadap virus corona (Covid-19). Selain Wali Kota Kupang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota […]

  • Dokter Gigi Hello Kitty

    Dokter Gigi Hello Kitty

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Jika ditanya, mana yang lebih menyakitkan sakit hati atau sakit gigi? Mungkin sebagian dari kita bakal menjawab, lebih baik sakit gigi (kayak lirik lagu Meggy Z, Lebih Baik Sakit Gigi) atau sakit hati saja? Ya, tulisan ini terbersit dari pengalaman sakit gigi yang saya alami hingga merasakan derita sakit hingga terasa […]

  • Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya Tahun 2024 ini sketsa pemilihan presiden (Pilpres) yang berujung di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap 3 (tiga) pasangan calon presiden dan wakil presiden menempatkan MK dalam posisi yang problematis-dilematis. Apakah MK akan bertahan pada tradisi kalkulasi angka-angka (judicial restrain) atau kah berani lebih jauh bergerak dengan legal frame work yang […]

expand_less