Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Loading

Langkah ini sekaligus menjawab persoalan gizi dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di tiga desa sekitar PLTP Ulumbu dengan angka stunting, yakni Desa Wewo 22,9%, Desa Lungar 18,4%, dan Desa Mocok 20,2%. Sementara, lebih dari 23 ribu jiwa atau 6,64% penduduk Manggarai juga masih hidup dalam kemiskinan tinggi.

 

Mataram | Upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam memberdayakan masyarakat sekitar kawasan panas bumi berbuah manis. Program “Membangun Desa Panas Bumi dengan Hortikultura” yang dijalankan bersama kelompok tani di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berhasil meraih Penghargaan CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) serta Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).

Penghargaan yang diberikan Selasa, 30 September 2025 ini menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya soal listrik bersih, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Di Poco Leok, lokasi rencana pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6, masyarakat kini punya lahan hortikultura produktif, akses air bersih, hingga kelompok tani yang mandiri.

Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra membangun jaringan pipa sepanjang 3 kilometer dan 4 unit MCK baru. Tak hanya itu, 50 warga mendapat pelatihan, terbentuk 10 kelompok tani, dan bersama-sama mereka mengelola lahan seluas 1,6 hektare untuk budidaya hortikultura.

Langkah ini sekaligus menjawab persoalan gizi dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di tiga desa sekitar PLTP Ulumbu dengan angka stunting, yakni Desa Wewo 22,9%, Desa Lungar 18,4%, dan Desa Mocok 20,2%. Sementara, lebih dari 23 ribu jiwa atau 6,64% penduduk Manggarai juga masih hidup dalam kemiskinan tinggi.

Dampak positif program ini telah dirasakan langsung masyarakat. Pendapatan keluarga meningkat rata-rata Rp 550.000 per bulan, 72 keluarga mandiri pangan dari kebun sendiri, 28 keluarga menikmati air bersih, 54 keluarga memperoleh tambahan penghasilan, dan 83 warga membuka usaha tani baru. Evaluasi program mencatat kepuasan masyarakat mencapai 92,8 poin, dengan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih dari empat kali lipat dibandingkan investasi program.

Keberhasilan di Manggarai kini diperluas ke wilayah lain. Program Desa Berdaya hortikultura sudah direplikasi di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata (ring 1 PLTP Atadei) dan mulai berjalan di PLTP Mataloko, Kabupaten Ngada.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyebut penghargaan ini sebagai motivasi sekaligus pengingat bahwa transisi energi harus memberi dampak bagi masyarakat.

“Bagi PLN, transisi energi tidak hanya soal mengalirkan listrik bersih. Energi juga harus menghadirkan manfaat nyata bagi warga di sekitar proyek. Program ini lahir dari kebutuhan riil masyarakat, dikembangkan bersama, dan hasilnya bisa dirasakan langsung. Kami akan terus memperluas replikasi program ini di wilayah kerja PLN,” ujar Rizki.

Kini, kelompok tani binaan telah menghasilkan panen yang bernilai jutaan rupiah, bahkan beberapa sudah memiliki pelanggan tetap. Dengan begitu, desa-desa di sekitar kawasan panas bumi bukan hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga tumbuh menjadi desa mandiri yang kuat dalam pangan dan ekonomi.

Program ini sekaligus mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari pengentasan kemiskinan, pemenuhan gizi, penyediaan air bersih, hingga penguatan kemitraan dan kelembagaan desa. (*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Ongkos Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

    Tekan Ongkos Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo menilai sistem demokrasi Indonesia perlu menekan biaya politik dan meminimalkan praktik uang dalam kontestasi.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD, bukan lagi dipilih langsung oleh rakyat. Gagasan ini merespons mahalnya ongkos politik dalam sistem pemilu langsung di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato di […]

  • Ferdi Maktaen : Kapolres Malaka Mau Kasih Alasan, Pakai Alasan Hukum yang Benar!

    Ferdi Maktaen : Kapolres Malaka Mau Kasih Alasan, Pakai Alasan Hukum yang Benar!

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | ”Yang tanda tangan, Kapolres. Jadi penegasan dari saya, kalau Kapolres mau kasih alasan, pakai alasan hukum yang benar! Jangan pakai alasan Covid,” demikian kritikan pedas Ferdinandus E. Tahu Maktaen, S.H. di hadapan wartawan, pada Kamis 4 Juni 2020 di Atambua. Kritikan yang dilontarkan Ferdi Maktaen terhadap isi surat Polres Malaka kepada […]

  • Bukankah Kita Butuh Tanah dan Perhatian?

    Bukankah Kita Butuh Tanah dan Perhatian?

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Lejap Yuliyant Angelomestius, S. Fil. Sore itu, Jona berkunjung ke gubukku. Ia adalah sahabat kecilku di Dili. Kami memang pernah hidup bersama sebagai tetangga sebelum akhirnya berpisah setelah kami sama-sama memutuskan integrasi ke Indonesia di tahun 1999. Kini, Ia dan keluarga tinggal di Lakmaras, sebuah desa kecil di bagian utara Kabupaten Belu, sedangkan aku […]

  • Pegawai OJK Dilarang Terima Suap dan Gratifikasi

    Pegawai OJK Dilarang Terima Suap dan Gratifikasi

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan melarang semua pegawainya terlibat dalam praktik penyuapan, termasuk menerima gratifikasi saat menjalankan tugas dan fungsinya dengan selalu menjunjung tinggi kode etik dan taat pada ketentuan yang berlaku. OJK juga berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip tata kelola yang baik termasuk tentang anti penyuapan dan anti-gratifikasi sesuai dengan sistem manajemen […]

  • District Converence Rotary 3420, Dari Expo UMKM Hingga Menteri Hadir

    District Converence Rotary 3420, Dari Expo UMKM Hingga Menteri Hadir

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang, Garda Indonesia | Rotary District 3420 kembali menghelat konferensi distrik atau district converence (Discon) secara tatap muka yang bakal diselenggarakan pada tanggal 19—21 Mei di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tahun sebelumnya, pada masa pandemi Covid-19, Discon dihelat secara hybrid (daring dan luring) di Denpasar, Bali pada 28—29 Mei 2021. Simak juga :  https://youtube.com/shorts/ilZBdWOPTkQ?feature=share […]

  • Program GKH, Pakar Lahan Kering dari UKAW Rekomendasi Tanam Pohon

    Program GKH, Pakar Lahan Kering dari UKAW Rekomendasi Tanam Pohon

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang sedang berfokus menghijaukan wilayah Kota Kupang melalui program Gerakan Kupang Hijau (GKH). Sejak tahun 2019 telah dilakukan penanaman ribuan pohon di berbagai ruas jalan. Terkait program ini, pakar lahan kering Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Ir. Zeth Malelak, M.S. kepada awak media menjelaskan Kota Kupang yang sangat […]

expand_less