Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polri Rekrut Perwira Sarjana Perangi Kejahatan Siber

Polri Rekrut Perwira Sarjana Perangi Kejahatan Siber

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 14 Jul 2024
  • visibility 173
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merekrut 45 orang calon perwira yang dipersiapkan untuk memerangi kejahatan siber. Calon perwira yang terdiri dari 38 pria dan 7 wanita ini direkrut melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Puluhan calon perwira tersebut memiliki latar belakang kemampuan di bidang Teknologi Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Agen/Teknologi/Siber/Ekonomi Intelejen, Rekayasa Kriptografi, Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi dan Keamanan Siber.

As SDM Kapolri Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum, M. Si., M.M., menurutkan penguatan personel dalam bidang teknologi dan informasi ini sebagai  upaya persiapan Korps Bhayangkara dalam menghadapi kejahatan siber di dunia maya.

“SSDM Polri, sesuai tugas dan fungsinya, dan tentunya sesuai arahan bapak Kapolri, merekrut personel untuk memperkuat kemampuan memerangi kejahatan siber,” tutur As SDM Kapolri pada Jumat, 12 Juli 2024.

Jenis kejahatan Siber

Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap cyber crime, ada baiknya untuk mengenali berbagai bentuk atau jenis kejahatan siber yang sering muncul. Dengan demikian, Anda akan menjadi lebih waspada dan dapat melindungi data diri Anda secara optimal.

Dilansir dari blog.privy.id, berikut 5 (lima) jenis kejahatan cyber yang patut Anda waspadai!

  1. Pencurian data (Phishing)

Jenis kejahatan yang pertama dan paling populer adalah phishing. Phishing adalah upaya untuk mencuri informasi dan data diri melalui email, nomor telepon, pesan teks, atau link palsu yang mengaku sebagai instansi pemerintah atau pihak terpercaya.

Modus operasi phising adalah dengan mengelabui target dengan tipuan-tipuan yang manipulatif sehingga target tidak mudah sadar bahwa data dirinya telah dicuri. Tujuannya adalah untuk mencuri data-data sensitif, menyalahgunakan identitas, hingga memeras uang.

  1. Menyamar menjadi pihak berwajib (Spoofing)

Serupa dengan phishingspoofing adalah upaya kejahatan dengan cara menyamar sebagai pihak-pihak berwajib, seperti bank atau pemerintah.

Spoofing bertujuan untuk mencuri data-data pribadi. Namun, terkadang ada pula spoofing yang sampai mengirimkan malware berbahaya ke perangkat atau website Anda.

  1. Bertransaksi ilegal (Carding)

Carding adalah jenis kejahatan siber yang menyerang data-data pribadi terkait kartu kredit Anda. Pelaku kemudian memanfaatkan data ini untuk melakukan transaksi atau pencairan saldo limit kartu ke rekening milik mereka.

Ada 2 (dua) jenis carding, yaitu Card Present dan Card not Present. Card present dapat terjadi di kasir atau tempat komersial, sedangkan not present memanfaatkan email phishing atau hacking untuk mendapatkan data-data si pemilik kredit.

  1. Membajak sistem komputer (Cracking)

Cracking adalah kejahatan yang meretas sistem komputer melalui sistem keamanan software atau komputer itu sendiri.

Pelaku cracking biasanya memiliki niat untuk mencuri, memanipulasi, hingga menanam malwarePassword, software, hingga network adalah target yang sering mengalami cracking. Hal ini dapat dihindari dengan membuat kombinasi kata sandi yang unik, mengunjungi situs yang sudah https, dan menghindari segala bentuk klik tautan atau iklan di internet.

  1. Peretasan email dan situs lainnya

Serangan siber ini menyerang email atau situs korban untuk diubah penampilannya. Peretasan email dan situs-situs lain ini dapat dikenali dengan melihat tampilan web Anda. Jika tampak berubah atau muncul ikon asing, sebaiknya segera pastikan bahwa data Anda aman. Selain itu, hindari para satpam dengan cara melakukan back up secara berkala, menggunakan SSL, dan memilih layanan cloud hosting terpercaya.

Selain lima hal di atas, masih banyak lagi bentuk kejahatan siber yang kian marak. Lindungilah identitas digital Anda dan perusahaan dengan menggunakan Privy Middleware yang disediakan oleh Privy. Privy Middleware bisa berikan keamanan pada dokumen-dokumen perusahaan Anda sehingga dapat mencegah pemalsuan identitas. Layanan ini juga bermanfaat untuk pencegahan fraud dalam bisnis Anda.

Sumber (*/Humas Polri+Privy)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Resmi Larang Menteri, Wamen dan Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

    MK Resmi Larang Menteri, Wamen dan Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Loading

    Hakim Konstitusi, Enny Nurbaningsih menilai, dalil pemohon soal larangan rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris BUMN sejalan dengan norma UU BUMN.   Jakarta | Mahkamah Konstitusi (MK) resmi melarang wakil menteri (wamen) merangkap jabatan sebagai komisaris atau direksi pada perusahaan negara maupun swasta. Putusan ini tertuang dalam perkara Nomor 128/PUU-XXIII/2025 yang diajukan oleh advokat Viktor […]

  • PLTU Timor 1 Siap Pasok 50 MW Listrik untuk Pulau Timor

    PLTU Timor 1 Siap Pasok 50 MW Listrik untuk Pulau Timor

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PLN berhasil menyelesaikan tahap first firing pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor 1 untuk unit #1 yang berkapasitas 50 MW. Boiler first firing ini adalah kegiatan uji coba proses pembakaran pertama kali pada burner (ruang bakar) boiler PLTU menggunakan bahan bakar minyak high speed diesel (HSD), aktivitas tersebut akan menghasilkan uap pada bolier […]

  • 113,65Kg Ganja Disita, BNN-Bea Cukai Tangkap Jaringan Narkotika Internasional

    113,65Kg Ganja Disita, BNN-Bea Cukai Tangkap Jaringan Narkotika Internasional

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis ganja asal Thailand sebanyak 214 bungkus dengan berat 113,65 Kg. Dari kasus ini, Tim gabungan berhasil mengamankan 2 (dua) orang terduga pelaku, berinisial AS dan MM, di dua lokasi berbeda, yaitu Bekasi dan Jakarta Timur. Ganja […]

  • Penemuan Benda Diduga Bom Aktif Gegerkan Warga Manggarai

    Penemuan Benda Diduga Bom Aktif Gegerkan Warga Manggarai

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Wili Meko (65) tahun, warga setempat, yang juga merupakan pemilik rumah kos.   Manggarai | Warga Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, digegerkan dengan penemuan sebuah benda mencurigakan yang diduga bom aktif, pada Senin, 21 Juli 2025 sekitar pukul 14.00 Wita. Penemuan benda berbahaya […]

  • 43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    • calendar_month Jum, 22 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) […]

  • Tiga Swapraja di TTS Konsisten Dukung Simon Kamlasi–Andry Garu

    Tiga Swapraja di TTS Konsisten Dukung Simon Kamlasi–Andry Garu

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Tiga Swapraja di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yakni Usif Nope dari Swapraja  Amanuban, Usif Banunaek dari Swapraja Amanatun dan Usif Oematan dari Swapraja Mollo, memastikan dukungannya untuk putra daerah dalam pertarungan politik lima tahunan di NTT. Tiga Swapraja di Kabupaten TTS, secara terbuka mendukung Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu (SIAGA) dalam […]

expand_less