Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Soe-T.T.S , Garda Indonesia | Massa pedemo yang terdiri dari masyarakat dan DPC Pospera Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menuntut Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun segera membatalkan pelantikan perangkat desa yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa sebelumnya. Tuntutan itu disampaikan perwakilan massa aksi, Ketua DPC Pospera TTS pada Senin, 24 Agustus 2020 di halaman depan kantor Bupati TTS.

Yerim pada kesempatan itu secara tegas meminta agar bupati segera mengambil kebijakan menghentikan proses pelantikan terhadap Perangkat Desa lama yang lolos seleksi namun disinyalir bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa sebelumnya.

“Yang kami inginkan agar beberapa desa yang bermasalah, yang sedang berproses untuk klarifikasi, yang berproses untuk RDP, jangan dipaksakan dulu (pelantikannya). Karena ada masyarakat yang mengadu berarti dia belum puas,” kata Yerim.

Menurutnya, masyarakat harus diberikan penjelasan yang mendetail terkait hasil seleksi sehingga jerih lelah masyarakat selama mengurus berbagai persyaratan untuk mengikuti seleksi tidak merasa kecewa.

Hal paling penting menurutnya, yakni aparat desa lama yang diduga bermasalah namun masih diizinkan dan diperbolehkan mengikuti seleksi sampai ditetapkan menjadi perangkat desa baru.

Pospera bersama masyarakat yang datang dari berbagai desa mempertanyakan visi “Membangun dari Desa” yang diusung oleh Bupati TTS seperti apa. Lanjut Yerim, jika Perangkat Desa dengan etos kerja yang kurang baik, akan sangat berpengaruh bagi kemajuan desa.

“Kalau ini terus diakomodir, maka penyelewengan (pengelolaan Dana Desa,red) akan terus terjadi. Ini yang ingin kami sampaikan untuk menjadi catatan bagi Pak Bupati,” jelas Yerim.

Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya terbuka dan menerima setiap aspirasi dari masyarakat. “Saya terima semua aspirasi masyarakat. Mau di rumah jabatan atau di kantor daerah pun saya tetap terima aspirasi masyarakat,” jelas Tahun.

Ia meminta agar proses pelantikan Perangkat Desa tidak dihentikan sebab akan mengganggu pengelolaan Dana Desa. “Karena kalau mereka (Perangkat Desa, red) tidak bekerja, semua pelayanan masyarakat akan tertunda,” tambahnya.

Bupati Tahun meminta agar proses pelantikan tetap berjalan dan apabila ke depan ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Perangkat Desa yang telah dilantik, maka bisa ditinjau kembali untuk diberhentikan.

Bupati Tahun mengatakan, sampai tanggal 31 Agustus, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama DPRD berfokus untuk perubahan APBD 2020. Sebab jika lewat tanggal tersebut, DAK Rp.24 miliar yang dialokasikan kepada Pemda TTS tidak bisa dicairkan. “Bukan berarti kami diamkan (persoalan Perangkat Desa, red). Kasi saya waktu sampai bulan September. Kami bersama DPRD sementara bahas APBD Perubahan dan APBD Induk 2021,” kata Tahun.

Ketua DPD Pospera NTT, Yanto Lily di hadapan Bupati Tahun meminta agar ada ruang khusus untuk audiensi lebih lanjut terkait persoalan seleksi Perangkat Desa.

“Kami kumpulkan data lagi dan kami akan bawa ke Pak Bupati untuk kita audiensi lebih lanjut lagi”, kata Yanto.

Massa aksi yang sebelumnya sempat merobohkan pintu pagar kantor Bupati TTS, akhirnya menerima usulan Bupati TTS dan bersedia makan siang bersama untuk melanjutkan diskusi.(*)

Penulis dan foto (*/joe tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Marah, Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot

    Prabowo Marah, Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Loading

    Presiden Prabowo Subianto sedang memimpin rapat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, ketika laporan-laporan bencana datang menghantam seperti badai raksasa yang menerjang negeri tanpa ampun. Data BNPB menggelegar seperti petir di langit gelap. Ada 921 orang meninggal (se-Sumatra), 392 hilang, lebih dari 4.200 luka-luka. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat seakan berada dalam […]

  • Melki & Ratusan Petani Garam Sabu Raijua Sedia Menangkan SIAGA

    Melki & Ratusan Petani Garam Sabu Raijua Sedia Menangkan SIAGA

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Seba | Arus dukungan terhadap pasangan calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) dan wakil gubernur NTT, Adrinaus Garu atau SIAGA kian deras seiring dengan berjalannya masa kampanye. Kali ini dukungan luar biasa datang dari Kabupaten Sabu Raijua. Ratusan karyawan tambak garam di negeri seribu lontar itu menyatukan hati dan membulatkan tekad untuk memenangkan SIAGA […]

  • Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Logikafilsuf
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak semua perilaku baik lahir dari kesadaran. Ada yang tumbuh dari keteladanan, ada yang lahir dari kebiasaan, dan ada pula yang muncul karena lingkungan memaksanya. Pertanyaannya, apakah kita ingin anak menjaga kebersihan karena takut dimarahi, atau karena mereka memahami bahwa lingkungan yang bersih menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat dan bermartabat. Inilah perbedaan mendasar yang […]

  • Anak TTS Sehari Belajar di Luar Kelas Bersama Menteri Bintang

    Anak TTS Sehari Belajar di Luar Kelas Bersama Menteri Bintang

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangkaian kunjungan kerja perdana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri PPPA Bintang Puspayoga turut dan larut dalam kebersamaan Sehari Belajar di Luar Kelas bersama anak-anak di SMP Kristen Harapan, Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Kamis, 7 November 2019. Sehari Belajar di Luar Kelas bersama anak-anak merupakan rangkaian […]

  • Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Semarak Bulan Bahasa merupakan agenda rutin dari Kantor Bahasa NTT dan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Oktober. Dalam tahun 2018 ini, Semarak Bulan Bahasa bersamaan dengan Kongres Bahasa Indonesia Ke-11 dan terdapat 7 (tujuh) kegiatan lomba dan pemberian penghargaan Bemo RAISA (Bemo Ramah Bahasa Indonesia) Dilaksanakan di Taman Budaya Gerson Poyk tanggal 24—25 […]

  • Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

    Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki pemberlakuan new normal pada Senin, 15 Juni 2020, ada kabar gembira yang disampaikan oleh Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat sore, 12 Juni 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT. “Hari ini ada berita baik, ada 7 pasien sembuh covid, semuanya […]

expand_less