Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Program Inovatif DESTANA di Kupang, Inisiasi CIS Timor & SIAP SIAGA

Program Inovatif DESTANA di Kupang, Inisiasi CIS Timor & SIAP SIAGA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Australia melalui Program Bilateral Australia-Indonesia SIAP SIAGA bersama Yayasan CIS Timor Indonesia, yang telah mendukung upaya Pemkab Kupang.

 

Kupang | Sebagai respons terhadap meningkatnya frekuensi dan kompleksitas ancaman bencana, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menerapkan pendekatan multi-pemangku kepentingan untuk meningkatkan mitigasi risiko dan strategi adaptasi berkelanjutan.

Upaya ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan seluruh lapisan masyarakat. Tantangan signifikan yang dihadapi juga terletak pada mengatasi pemahaman yang terbatas tentang perubahan iklim dan kesiapsiagaan bencana, terutama di lapisan masyarakat pedesaan. Hal ini juga diperburuk oleh kurangnya sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung perencanaan dan implementasi kegiatan mitigasi dan adaptasi di tingkat desa.

Guna mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi tantangan tersebut, maka pada Jumat, 20 Juni 2025, Yayasan CIS Timor Indonesia, mitra dari Program SIAP SIAGA (kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana), menghelat peluncuran/kick-off dan sosialisasi program inovatif bertujuan membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana dan beradaptasi dengan perubahan iklim.

Perhelatan di Kantor Wakil Bupati Kupang ini dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan kecamatan, dan desa-desa sasaran. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan sosialisasi hasil Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) sebagai upaya advokasi untuk penguatan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan terkait.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki menekankan pentingnya peluncuran program inovatif tersebut dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan terkait, dengan menggarisbawahi bahwa upaya kolaborasi strategis multi-pihak ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ketahanan masyarakat untuk secara efektif mengatasi ancaman bencana yang makin meningkat intensitasnya, sekaligus dapat beradaptasi dengan dampak perubahan iklim.

Lebih lanjut, Aurum Titu Eki juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Australia melalui Program Bilateral Australia-Indonesia SIAP SIAGA bersama Yayasan CIS Timor Indonesia, yang telah mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Kupang dalam membangun ketangguhan bencana yang inklusif dan berkelanjutan. Kabupaten Kupang Menyatakan komitmen penuh mendukung keberhasilan program ini baik melalui kebijakan dan koordinasi lintas sektor maupun penguatan kapasitas di tingkat desa.

“Saya juga mengajak seluruh OPD terkait untuk mengintegrasikan pendekatan pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim dalam perencanaan. Kepada para camat, kepala desa dan perangkatnya saya tekankan pentingnya kolaborasi aktif, jadikan program ini sebagai peluang belajar, berbagi dan bertumbuh bersama. Dan yang lebih penting lagi, jadikan semangat gotong royong dan nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi dari ketangguhan yang ingin kita bangun,” imbuhnya.

Program inovatif ini akan dilaksanakan di tiga kecamatan: Takari (Desa Benu dan Tuapanaf), Kupang Timur (Desa Nunkurus dan Oefafi), dan Kupang Barat (Desa Sumlili dan Tablolong), mengusung tema utama, “Membangun Ketangguhan Masyarakat melalui Inisiatif Desa Tangguh Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim yang Inklusif di Kabupaten Kupang.”

Untuk mencapai tujuan yang disasar, program ini akan berfokus pada tiga target capaian terukur yakni,

  1. Pemetaan dan Peningkatan Kapasitas Kelompok Rentan: Identifikasi kapasitas kelompok rentan yang terkait dengan membangun ketahanan bencana dan adaptasi perubahan iklim inklusif, yang dicapai melalui peningkatan kapasitas mereka terkait dengan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), termasuk penguatan kepemimpinan perempuan dan literasi sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam DESTANA.
  2. Peningkatan Ketahanan Ekonomi: Peningkatan kapasitas kelompok rentan yang terkait dengan ketahanan ekonomi/mata pencaharian melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang tahan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta pembentukan model pendanaan mandiri (Saving Internal Lending Community/SILC) untuk mendukung modal usaha dan modal sosial (Dana Kontingensi).
  3. Pengembangan Dokumen Perencanaan Desa Inklusif: Perumusan dokumen perencanaan desa yang inklusif dan responsif terhadap bencana, termasuk pelaksanaan kegiatan simulasi, pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang aktif, peningkatan kapasitas DESTANA, integrasi kebijakan pengelolaan bencana ke dalam perencanaan daerah, dan pembinaan koordinasi pentaheliks untuk mendukung PRB dan API yang terintegrasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat desa.

Sebagai langkah awal dalam pelaksanaan program, telah dilakukan Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) di 6 desa yang merupakan lokasi sasaran tersebut. Penilaian ini dilakukan melalui keterlibatan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di desa. Hasil PKD menunjukkan bahwa semua desa masih berada pada tingkat Pratama (pemula). Sehingga menekankan pentingnya program inisiatif ini dalam mendukung upaya akselerasi peningkatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana dan beradaptasi dengan perubahan iklim.

Sebagai wilayah dengan topografi dataran tinggi, dataran rendah, dan pesisir yang beragam, Kabupaten Kupang sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana. Hal ini makin diperburuk oleh fenomena perubahan iklim. Perubahan iklim global telah memengaruhi tren bencana di Indonesia, yang menyebabkan meningkatnya intensitas dan dampak bencana hidrometeorologi. Perubahan iklim juga menimbulkan ancaman lebih besar bagi pulau-pulau kecil karena kenaikan permukaan air laut. Perubahan pola curah hujan juga berkontribusi pada banjir dan tanah longsor yang akhir-akhir ini lebih sering terjadi, yang tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur namun juga mengancam keselamatan serta mata pencaharian masyarakat. Selain itu, kekeringan juga mengganggu sektor pertanian, ketahanan pangan, dan pasokan air bersih sehingga memperburuk kesejahteraan masyarakat, terutamanya kelompok rentan.

Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Kupang tahun 2018—2023 menunjukkan lima bencana berisiko tinggi, yaitu banjir, banjir bandang, kekeringan, gempa bumi, dan cuaca ekstrem. Empat dari lima ancaman tersebut adalah hidrometeorologi, yang sangat terkait dengan dampak perubahan iklim. Namun, pengembangan ketahanan masyarakat masih belum memadai. Hingga tahun 2024, hanya 41 desa/kelurahan (23%) – dari 176 desa/kelurahan – yang telah ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sehingga melalui peluncuran program inovatif ini, juga akan dapat berkontribusi pada upaya yang lebih luas untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan membangun masyarakt yang tangguh bencana yang inklusif di Kabupaten Kupang.

Di sela-sela acara pembukaan hadir pula Bupati Kupang, Yosef Lede yang meminta agar MUSDA Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Kupang ini segera dilakukan agar dapat mendukung kerja-keja pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang.(*)

Sumber (*/tim CIS Timor)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bingkisan Natal untuk Kaum Papa dari Kaum Muda Oeba

    Bingkisan Natal untuk Kaum Papa dari Kaum Muda Oeba

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para kaum muda yang tergabung dalam Arisan Kasih dan Pemuda-pemudi Jalan Nangka, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisihkan penghasilan mereka untuk sekadar berbagi kepada para kaum papa atau kaum kurang beruntung. Para penerima bingkisan kasih Natal merespons dengan beragam terima kasih dan iringan doa. Seperti ungkapan terima […]

  • Impian NTT Jadi Provinsi Pengekspor Sapi, Gubernur VBL Yakin NTT Bakal Kaya

    Impian NTT Jadi Provinsi Pengekspor Sapi, Gubernur VBL Yakin NTT Bakal Kaya

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | NTT bakal menjadi provinsi kaya dari sektor Peternakan. Demikian penegasan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat bertatap muka dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang NTT di ruang kerjanya, pada Senin, 8 Juni 2020. VBL sangat optimis di bawah kepemimpinannya dapat mengembalikan kejayaan NTT di sektor peternakan. “Salah satu mimpi besar […]

  • Perihal Penjala Ikan

    Perihal Penjala Ikan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Hendrikus Arianto Ola Peduli Ketika dilema menerpa di pagi yang dingin..antara menarik gebar membungkus raga dan menebar jala menangkap ikan Aku berjuang melorot gebar dan menebar jala di tengah dinginnya laut pagi, menghempas ombak menantang maut. Aku berjuang kuat // Sebelum mentari terbit. Ketika embun di pagi buta masih terasa melilit raga dengan dinginnya […]

  • Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Tim Pertamina Patra Niaga
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Loading

    Merespons informasi yang beredar pada Minggu, 17 November terkait kesulitan masyarakat memperoleh BBM jenis Biosolar di sejumlah lembaga penyalur di Pulau Timor, Ahad Rahedi memberikan penjelasan.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Jatimbalinus berjalan sesuai dengan kuota yang […]

  • Wisata Literasi IGI Flotim & Hasrat Menulis Siswa SMPS St. Antonius Padua

    Wisata Literasi IGI Flotim & Hasrat Menulis Siswa SMPS St. Antonius Padua

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Helmy Tukan, S.Pd. Larantuka, Garda Indonesia | Terik Surya pada sisa hari ini tak sedikitpun melunturkan semangatku bersama teman-teman pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Flores Timur untuk terus menyusuri setiap jalan dan kelokan pada tubuh Tanah Lamaholot ini. Sang Surya begitu angkuh meski ia tahu bahwa senja akan segera hadir untuk menjemputnya pulang, entah […]

  • Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Loading

    Masyarakat diimbau waspada menjaga anaknya supaya terhindar dari kejahatan pedofilia, apalagi sesama jenis yang semakin marak di NTT.   Larantuka | Aksi bejat diduga dilakukan oleh seorang oknum pegawai bank pemerintah di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Oknum pegawai bank tersebut dikenal berinisial AR diduga mencabuli 8 (delapan) anak laki-laki. Masyarakat diimbau waspada […]

expand_less