Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Program Kemitraan Masyarakat Politeknik Negeri Kupang Bantu Usaha Abon Ikan

Program Kemitraan Masyarakat Politeknik Negeri Kupang Bantu Usaha Abon Ikan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) dengan Program Kemitraan Masyarakat terus dan konsisten membantu usaha kecil dalam mengembangkan usahanya. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat dri Kemenristek Dikti untuk membantu usaha kecil.

Kali ini yang memperoleh bantuan yakni usaha abon ikan yang dikelola oleh Filbert Sereh dan berlokasi di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ketua Pelaksana Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dari Politeknik Negeri Kupang (PNK) untuk Usaha Abon Ikan, Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. kepada media ini menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa 1 (satu) unit alat penggoreng abon ikan, 1 (satu) unit genset, dan 1 unit mesin penghampa udara (vacuum sealer).

Ketua Pelaksana Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dari Politeknik Negeri Kupang (PNK), Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. (berbaju kotak) dan Pemilik Usaha Abon Ikan Abadi, Filbert Sereh (berbaju merah)

“Alasan kami memberikan bantuan ini karena selama ini mitra menggoreng abon ikan secara manual dan diharapkan dengan bantuan ini mitra penjual mampu mengembangkan usahanya,” ujar Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. didampingi anggota Melsiani R F Saduk, S.T., M.T. dan Heni M Sauw, S.E., M.M. pada Sabtu, 14 September 2019.

Selain bantuan peralatan teknologi, jelas Fransisko, juga diberikan pelatihan pembuatan abon ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan dengan mentor Yohanis Pandie, S.Pi.

Sementara itu, Pengelola Abon Ikan bermerek Abadi, Filbert Sereh kepada media ini mengatakan merasa sangat terbantu dalam memproduksi abon ikan.

“Saya sangat terbantu karena sebelumnya kami memproduksi abon ikan secara manual dan belum rutin,” jelasnya sambil menyampaikan bahwa usahanya berlokasi di Jalan Abadi Kelurahan Bakunase.

Yohanes Pandie, S.Pi. (berbaju putih) saat melatih cara mengolah abon ikan

Saat ditawarkan alat bantu produksi dari PNK, tutur Filbert, pihaknya sangat senang berterima kasih karena dapat menambah produksi dan rutin melayani pemesanan abon ikan.

“Sebelumnya membutuhkan waktu lama sekitar 1 (satu) jam untuk mengolah daging ikan sebanyak 5—10 kilogram secara konvensional. Saat ini sudah ada alat bantu produksi dari PNK akan lebih memudahkan kami,” ungkap Pengusaha Abon Ikan Abadi yang sempat mengenyam pendidikan dasar tentang Kitchen Training di Jakarta.

Pria yang sempat memiliki usaha rumah makan di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang ini juga menyampaikan bahan dasar pembuatan abon ikan menggunakan Ikan Tuna atau Ikan Marlin karena memiliki isi daging tebal.

“Usaha abon ikan merupakan hal baru dan banyak tamu yang datang ke Kupang berminat akan abon ikan dan kami menyajikan abon ikan dengan rasa yang berbeda,” terang Filbert sambil menyampaikan berdirinya usaha Abon Ikan Abadi sejak pertengahan 2018.

Mengenai sistem pemasaran abon ikan, terang Filbert, hanya memenuhi permintaan dan belum dipasarkan secara daring (online) dan harga Abon Ikan Abadi per kilogram sebesar Rp.290 ribu rupiah.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswi Ponpes asal Alor Juara Dakwah Serambi Bank Indonesia

    Siswi Ponpes asal Alor Juara Dakwah Serambi Bank Indonesia

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | “Kejadian tahun 2019, ekonomi konvensional mengalami keberuntungan dan ekonomi nasional mengalami masalah, oleh karena itu saya mengajak kita semua menggunakan ekonomi syariah,” demikian penggalan tauziah dari siswi dari pondok pesantren (Ponpes) Ponpes AL Qur’an Cijantung 7 Kalabahi, Kabupaten Alor. Tauziah dari perempuan yang disapa Rahmatia Maulid Enga asal Alor itu menghantar dirinya […]

  • Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita Oleh Prof. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D. (Sebuah Catatan Ringan Menyambut Belajar di Rumah) Pandemi penyakit virus korona sejak 2019 (Covid-19), Moga-moga segera bisa diatasi, mengharuskan banyak orang bekerja di/dari rumah. Termasuk jutaan pelajar kita di seluruh negeri ini. Mereka pun harus tinggal dan belajar di rumah. Dari hari ke hari. […]

  • Bangun Belu, Pemda & Direktorat Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Bersinergi

    Bangun Belu, Pemda & Direktorat Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Bersinergi

    • calendar_month Jum, 15 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Direktorat Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI gagas rapat koordinasi (Rakor) penanganan kerja sama sosio ekonomi, budaya, keamanan, demarkasi, lingkungan hidup dan evaluasi kerja sama perbatasan RI – RDTL; dibuka Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dengan penerapan protokol Covid–19 secara ketat […]

  • Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai orang Ende yang tinggal di Pulau Timor sudah sepantasnya memberikan penghargaan terbaik sebagai ungkapan terima kasih karena telah hidup dan menetap di Pulau Timor.   Kupang | Arus dukungan kepada pasangan calon gubernur dan aakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu (SIAGA) dalam pilkada serentak NTT pada 27 November 2024 semakin deras […]

  • Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Loading

    Pada salah satu laporan, Abdul Wahid juga diduga mengancam akan mencopot pejabat yang tidak memenuhi permintaan setoran tersebut.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Riau Abdul Wahid setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Riau. Abdul Wahid terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan […]

  • Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, menyerukan agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.   Jakarta | Aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat, 29 Agustus 2025 yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia berujung ricuh dan menimbulkan kerusuhan parah. Bentrokan antara aparat kepolisian dengan massa aksi tidak terhindarkan, […]

expand_less