Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Purbaya Ungkap Praktik Manipulasi Ekspor Minyak Kelapa Sawit Mentah

Purbaya Ungkap Praktik Manipulasi Ekspor Minyak Kelapa Sawit Mentah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
  • visibility 262
  • comment 0 komentar

Loading

Purbaya pun menjelaskan upaya menutup kekurangan penerimaan negara semula diharapkan dapat dilakukan melalui pengelolaan dividen dan instrumen keuangan lainnya.

 

Jakarta | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) melalui skema under-invoicing yang dilakukan sejumlah pengusaha.

Praktik tersebut diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara selama bertahun-tahun. “Artinya selama beberapa tahun kita dikibulin para pengusaha CPO. Utamanya CPO nanti kita akan kejar,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2025.

Modus yang digunakan, ungkap Purbaya, yakni mengekspor CPO ke negara tujuan seperti Amerika Serikat, namun transaksi dilaporkan seolah hanya sampai negara transit, seperti Singapura. Nilai ekspor yang dilaporkan ke Indonesia pun jauh lebih rendah dari harga sebenarnya di negara tujuan akhir.

Purbaya pun menjelaskan upaya menutup kekurangan penerimaan negara semula diharapkan dapat dilakukan melalui pengelolaan dividen dan instrumen keuangan lainnya.

Menurut Purbaya, indikasi manipulasi terdeteksi setelah Kementerian Keuangan memanfaatkan sistem digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk mencocokkan data lintas negara. Dari hasil penelusuran awal, sekitar 10 perusahaan besar diperiksa dan ditemukan adanya manipulasi nilai ekspor secara signifikan.

Pemerintah kini tengah mendalami apakah data transaksi negara tujuan dapat dijadikan alat bukti di pengadilan. Purbaya menegaskan, bukti awal sudah cukup kuat dan penindakan akan diprioritaskan di sektor sawit, demi menutup celah kebocoran pajak dan bea cukai.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Partisipasi anak, merupakan satu dari 5 hak dasar anak yang terendah dalam hal pemenuhannya. Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) Nasional Tahun 2015 menunjukkan capaian hak partisipasi anak berada pada angka 51,29 atau paling rendah dibanding hak tumbuh kembang (67,26), perlindungan (75,53), kelangsungan hidup (77,28) dan identitas (80,52). “Salah satu hak anak […]

  • Status Gunung Anak Krakatau ‘Siaga (Level III)’, Radius Berbahaya 5 KM

    Status Gunung Anak Krakatau ‘Siaga (Level III)’, Radius Berbahaya 5 KM

    • calendar_month Kam, 27 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda terus meningkat. Untuk itu, PVMBG Badan Gelologi Kementerian ESDM telah menaikkkan status Gunung Anak Krakatau dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III), dengan zona berbahaya diperluas dari 2 kilometer menjadi 5 kilometer. Masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius […]

  • Peduli Selamat, Kopdit Cendana Timor Kimbana Tambal Jalan Raya Berlubang

    Peduli Selamat, Kopdit Cendana Timor Kimbana Tambal Jalan Raya Berlubang

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Koperasi Kredit (Kopdit) Cendana Timor peduli keselamatan lalulintas. Owner Kopdit, Engelbert Belak Asa bersama warga sekitar bergotong royong menambal jalan berlubang di jalan raya kilometer 18, Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu pagi, 3 November 2021. “Soal dana pengerjaannya tidak seberapa […]

  • KPK OTT Serentak di Jakarta dan Banjarmasin, Tahan Pejabat Pajak dan Bea Cukai

    KPK OTT Serentak di Jakarta dan Banjarmasin, Tahan Pejabat Pajak dan Bea Cukai

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Loading

    KPK menegaskan bahwa OTT di Jakarta berbeda perkara dengan Banjarmasin. Meski terjadi di waktu berdekatan, kedua operasi tersebut tidak saling berkaitan dan menyasar kasus yang berbeda.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah daerah secara bersamaan. Selain di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, KPK juga melakukan OTT […]

  • Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Edmario Da Cunha, Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira-Kupang Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setahun terakhir ini umat manusia disibukkan dengan wabah Corona Virus Disease  (Covid-19). Implikasi dari merebaknya Covid-19 turut menghadirkan fenomena-fenomena baru dalam interaksi sosial manusia. Realitasnya, kemana-mana orang harus mengenakan masker, menggunakan hand sanitizer, rajin mencuci tangan dan membatasi diri untuk berinteraksi dengan […]

  • Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Komnas Perempuan mendapatkan berbagai pengaduan dari masyarakat tentang maraknya pemberitaan prostitusi online yang terjadi khususnya yang melibatkan artis. Protes masyarakat menyatakan bahwa pemberitaan yang terjadi sangat sewenang-wenang dan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban beserta keluarganya. Selain nama, wajah juga disebutkan keluarga mereka. Komnas Perempuan telah melakukan sejumlah pemantauan dan […]

expand_less