Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pusat Olahraga Dibuka Lagi, Tetap Berolahraga Saat Pandemi Covid-19

Pusat Olahraga Dibuka Lagi, Tetap Berolahraga Saat Pandemi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Olahraga merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Aktivitas ini dapat juga menjadi hiburan bagi yang melakukannya. Namun, di masa pandemi ini masyarakat yang biasanya berolahraga bersama dapat menjalaninya secara terbatas. Tetap berolahraga di rumah adalah cara terbaik untuk sehat dan tidak terpapar Covid-19.

Masyarakat yang ingin berolahraga bersama tetap dapat melakukan dengan berbagai syarat. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengeluarkan surat edaran dengan Nomor 6.11.1 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 pada kegiatan Kepemudaan dan Keolahragaan. Pada surat edaran tersebut, beberapa kegiatan olahraga di tempat umum sudah dapat dilakukan kembali, tentunya dengan berbagai syarat. Hal serupa juga diterapkan para atlet profesional seperti di bidang sepak bola untuk terus menjaga stamina dan mengasah kemampuan.

General Manajer Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman mengatakan bahwa pesepak bola profesional telah dapat kembali berolahraga dengan mengikuti protokol kesehatan.

“Pada masa transisi ini, sudah banyak pesepak bola yang beraktivitas dan berolahraga di lingkungannya masing-masing dengan menaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan cuci tangan ketika akan ke lapangan,” ucap Ponaryo saat dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Minggu, 21 Juni 2020.

Ponaryo yang juga mantan kapten tim nasional Indonesia mengingatkan agar selalu menaati protokol kesehatan dalam berolahraga agar tidak muncul klaster baru dari lapangan sepak bola. “Bagi yang berolahraga agar berhati-hati dan menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, tidak jabat tangan dan tidak berangkulan saat selebrasi, agar tidak muncul klaster baru dari lapangan sepak bola,” ujarnya.

Ponaryo berpesan, “Jika ingin berolahraga dan melihat para atlet beraksi kembali, perlu adanya kedisiplinan dari kita semua.”

“Jika ingin berolahraga dan atlet-atlet ini beraksi lagi itu tergantung kita semua. Bukan hanya atletnya saja tapi tergantung kita semua. Publik juga harus disiplin untuk jaga jarak sehingga semua bisa kembali dan atlet-atlet juga bisa berkompetisi kembali,” tambah Ponaryo.

Sementara itu, atlet bulu tangkis Indonesia Jonathan Christie menceritakan pengalaman selama di pemusatan latihan nasional (pelatnas) Indonesia. Para atlet menjalani lockdown lokal semenjak pandemi Covid-19. “Para atlet di pelatnas diberlakukan lockdown sehingga tidak ada yang diperbolehkan keluar masuk dan rutin melakukan rapid test,” kata Jojo sapaan akrabnya melalui ruang digital.

Menyikapi masih adanya pandemi, Jojo berpesan kepada masyarakat untuk berolahraga di rumah saja dan tidak dilakukan di tempat umum. “Lebih baik olahraga di tempat pribadi dan tidak berada di tempat umum untuk menghindari tertular Covid-19, namun jika harus olahraga di luar rumah untuk tetap mentaati protokol kesehatan,” ungkap Jojo, peraih medali emas Asian Games 2018.

Pada kesempatan yang sama, atlet basket Dimaz Muharri mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini para pecinta basket bisa berlatih di rumah. Namun jika ingin berlatih di luar bersama rekan, kita harus yakin bahwa teman lain dalam keadaan sehat dan tidak terindikasi tertular Covid-19.

“Latihan fisik aja di rumah, jika ingin latihan di luar rumah harus yakin teman yang diajak bermain dalam keadaan sehat kalau bisa sudah melakukan swab tes,” pungkasnya.

Syarat ketat juga diterapkan untuk cabang olahraga renang. Peraih 5 medali emas Sea Games I Gede Siman Sudartawa menyatakan bahwa atlet renang sudah dapat berlatih kembali ke kolam renang. Namun kolam untuk berlatih tersebut belum terbuka untuk umum. Menurutnya, apabila kolam renang dibuka untuk umum, syarat keamaan dan protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

“Latihan tiga sampai empat kali seminggu di kolam yang tidak dibuka untuk umum. Nantinya masyarakat tetap menggunakan masker dan cek suhu tubuh sebelum memasuki kolam, perlintasan renang diberikan agar virusnya tidak menular,” tutup Gede Siman. (*)

Sumber berita (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Foto utama oleh idntimes.com
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-59, Jasa Raharja NTT Helat Donor Darah & Pengobatan Gratis

    HUT Ke-59, Jasa Raharja NTT Helat Donor Darah & Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT menggelar donor darah dan pengobatan gratis dengan menggandeng Biddokes Polda NTT dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2019, kegiatan donor darah dipusatkan di Kantor PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Nusa […]

  • Lima Tahapan Menuju Masyarakat Aman Covid-19 dan Produktif

    Lima Tahapan Menuju Masyarakat Aman Covid-19 dan Produktif

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Masyarakat di Indonesia masih terdampak pandemi. Mereka tidak hanya terpapar oleh penyakitnya tetapi juga mereka yang sehat terdampak secara sosial dan ekonomi. Sebelum ditemukannya vaksin Covid-19, masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas dengan aman dan produktif. Namun, new normal atau istilah yang mudah dipahami sebagai adaptasi kebiasaan baru menjadi syarat mutlak. Adaptasi ini […]

  • Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | Desa Tenbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi viral beberapa pekan. Hal itu disebabkan video viral oknum Ketua DPRD Kabupaten Kupang mengatasnamakan salah kandidat calon gubernur NTT bagi-bagi berkat berupa uang tunai kepada sejumlah warga Tunbaun. Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Amarasi Barat gerah dengan ulah oknum politisi tersebut. Sejumlah […]

  • Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Ponorogo, gardaindonesia.id | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau progres pembangunan Bendungan Bendo yang berlokasi di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (4/1/2019). Bendungan multiguna dengan total luas genangan sebesar 169,64 hektar […]

  • ‘The Border Battle’ – Viktor Laiskodat vs Chris John, Berapa Ronde?

    ‘The Border Battle’ – Viktor Laiskodat vs Chris John, Berapa Ronde?

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menarik dari The Border Battle 2019 yang dihelat oleh Chris John Foundation dan Fahiliku Surya Production pada Minggu, 7 Juli 2019 pukul 18:00—24:00 WITA (6 sore—12 malam) di Gelanggang Olah Raga (GOR Oepoi) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; bakal terdapat 2 (dua) pertandingan eksibisi tinju. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/04/the-border-battle-2019-mencetak-juara-tinju-dunia-baru-dari-perbatasan/ Eksibisi […]

  • PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id | Proses penyaluran dana PIP oleh PKBM Harapan Bangsa di Desa Bismarak Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur menuai kontroversi. Disinyalir ada pungutan liar (pungli) sebesar Rp50.000,- (lima puluh ribu) sampai Rp.100.000,- (seratus ribu) per anak dalam penyaluran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa penerima yang dikelola oleh Direktur PKBM Harapan […]

expand_less