Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » QRIS Bank NTT di Kampung Adat Bena

QRIS Bank NTT di Kampung Adat Bena

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Kesempatan berharga dapat mengunjungi salah satu dari empat kampung adat di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur; tuntasnya impian ini berkat  dari Bank NTT guna meliput kunjungan kerja pemegang saham pengendali (PSP), Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho pada 13—15 April 2022.

Ya, impian agar dapat langsung menginjakkan kaki dan melihat langsung perkampungan megalitikum di puncak bukit dengan view Gunung Inerie di Desa Tiwuriwu, Kecamatan Aimere. Selama ini hanya memandang melalui foto dan video unggahan para netizen. Dan puji Tuhan dapat menghirup udara segar di kampung yang memiliki 26 rumah adat, didiami oleh sekitar 75 kepala keluarga.

Usai menempuh perjalanan sekira 19 kilometer dari Kota Bajawa, saya pun tiba di kampung adat yang ditempati oleh 250 jiwa dan masih terpelihara dan terawat seperti Kampung Adat BelaKampung Adat Gurusina, dan Kampung Adat Tololela. Memasuki pinta masuk Utara, terpampang ucapan selamat datang dan tulisan Kampung Wisata Budaya Bena, hasil kreasi dari Bank NTT.

Cuaca sejuk dan udara dingin menyambut saat memasuki halaman kampung di bawah gunung merupakan ciri khas masyarakat lama pemuja gunung sebagai tempat para dewa. Menurut penduduk kampung ini, mereka meyakini keberadaan Yeta, dewa yang bersinggasana di gunung ini yang melindungi kampung mereka.

Saya disambut ramah oleh Iren (pemandu wisata remaja, red), lalu membayar retribusi masuk senilai 20 ribu rupiah, dan mengisi buku tamu. Dan menariknya, di dalam rumah penyambutan itu, terdapat papan informasi dari Bank NTT dan plang sejarah kampung adat Bena.

Badan kampung memanjang, dari utara ke selatan. Pintu masuk kampung terdapat utara dan barat yang berbatasan dengan lokasi parkir. Sementara ujung lainnya di bagian selatan sudah merupakan puncak sekaligus tepi tebing terjal yang menyuguhkan panorama indah Kecamatan Jerebu’u, lokasi air panas Malanage.

Saya pun menelusuri kampung adat Bena yang menjadi desa binaan Bank NTT sejak Maret 2021 ini, di tengah kampung terdapat bhaga dan ngadhu. Bangunan bhaga bentuknya mirip pondok kecil (tanpa penghuni). Sementara ngadhu berupa bangunan bertiang tunggal dan beratap serat ijuk hingga bentuknya mirip pondok peneduh. Tiang ngadhu biasa dari jenis kayu khusus dan keras karena sekaligus berfungsi sebagai tiang gantungan hewan kurban ketika pesta adat.

PSP Bank NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengunjungi Kampung Adat Bena

Dan tampak di depan masing-masing rumah adat, tergantung kain tenun khas Bajawa bermotif hewan dan bhaga. Tampak pula pada Mama Penenun sementara menenun, saya pun menghampiri dan melihat dari dekat aktivitas yang telah dilakukan turun temurun tersebut.

Sambil berbincang dengan Mama Emiliana Be’be yang sementara menggulung benang rajutan tenun, tampak di sudut rumah terpampang barcode scan QRIS Bank NTT. Dan terbukti bahwa kampung ini sudah bergabung dengan Bank NTT sejak Maret 2021.

Sejak mendapatkan sentuhan digitalisasi Bank NTT, di Kampung Bena, maka Mama Penenun, tiket masuk, telling story tentang sejarah terbentuknya Kampung Bena, rumah adat, pakaian adat dan lainnya yang sudah terdigitalisasi, di mana cerita-cerita tentang Kampung Bena dan sebagainya dapat di baca melalui barcode yang telah disediakan di lopo Dia Bisa Bank NTT.

Menurut penuturan Pemimpin Cabang Bank NTT Bajawa, Lorenzo Andi Beremau bahwa cerita-cerita tersebut menjadi penuturan terbaik turun temurun yang tidak mungkin hilang, sehingga dapat di baca, dimengerti seumur hidup.

Bank NTT pun, imbuh Andi Beremau,  sementara menyiapkan paket wisata Kampung Adat Bena, antara lain, wisata menggunakan pakaian adat Bajawa, dilanjutkan ke air panas Malanage, perkebunan kopi dan wisata pendakian ke Gunung Inerie yang akan tergabung dalam suatu paket wisata yang akan dikelola oleh masyarakat Kampung Bena sendiri..

Andi Beremau pun mengucapkan terima kasih kepada Pemda Ngada dan pemerintah desa yang bersama Bank NTT mengangkat potensi-potensi yang ada di Desa Tiwuriwu termasuk Kampung Bena. (+)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Sedia Listrik Gratis Mei—Oktober 2020 bagi Pelanggan Bisnis & Industri Kecil

    PLN Sedia Listrik Gratis Mei—Oktober 2020 bagi Pelanggan Bisnis & Industri Kecil

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memperluas program perlindungan rakyat yang terdampak akibat Covid-19 dan mengupayakan pemulihan ekonomi, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Termasuk program khusus bagi usaha ultramikro dan usaha mikro yang selama ini tidak tersentuh atau terjangkau lembaga keuangan maupun perbankan. Ada 5 (lima) skema besar program yang diperuntukkan […]

  • Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “…jangan cepat menyalahkan pengusaha karena pengusaha tidak dilarang untuk mendapatkan untung, tentu saja pengusaha akan mencari bidang yang untungnya lebih banyak,” begitu kata Faisal Basri. Tentu kita setuju, bahwa insting pengusaha adalah cari untung. Mana ada pengusaha cari buntung? Kali ini kita pakai saja basis data (dari GAPKI) seperti yang disampaikan […]

  • Berada di Toraja, Jokowi Resmikan Bandara Toraja & Bandara Pantar Alor

    Berada di Toraja, Jokowi Resmikan Bandara Toraja & Bandara Pantar Alor

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Tana Toraja, Garda Indonesia | Saat kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 18 Maret 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Toraja yang juga dikenal dengan nama setempat Bandara Buntu Kunik, di Kabupaten Tana Toraja. “Hampir setiap enam bulan selalu saya tanyakan kepada Menteri Perhubungan kapan bandara di Tana Toraja ini selesai. Akhirnya hari […]

  • Warga muslim Bali Pertanyakan Konsep Pariwisata Halal Sandiaga Uno

    Warga muslim Bali Pertanyakan Konsep Pariwisata Halal Sandiaga Uno

    • calendar_month Sel, 26 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Ide calon wakil presiden dari pasangan 02 Sandiaga Uno untuk mengembangkan pariwisata halal di Bali tidak hanya memantik penolakan dari para pelaku pariwisata, tetapi juga dari Warga Muslim sendiri. Salah satunya adalah Mohammad. Bakkri, tokoh komunitas muslim yang bermukim di Canggu, Kuta Utara. “Gak masuk akal ide- nya Pak Sandi itu,” […]

  • NasDem: Anies Baswedan Versus PSI: Ganjar Pranowo–Yenny Wahid

    NasDem: Anies Baswedan Versus PSI: Ganjar Pranowo–Yenny Wahid

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Rasanya suhu politik sudah bukan hangat lagi, tapi mulai panas. Semua perhatian dan upaya tertuju ke tanggal 14 Februari 2024 saat pilpres dan pileg bakal diselenggarakan serentak. Sedangkan Pilkada rencananya dimulai Juni 2024 untuk seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Senin, 3 Oktober 2022, kebetulan di hari yang sama Partai Nasional Demokrat (NasDem) […]

  • Kaesang Jadi Ketum PSI 2025—2030, Jokowi Siap Kerja Keras

    Kaesang Jadi Ketum PSI 2025—2030, Jokowi Siap Kerja Keras

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jeffrie menyebutkan secara gamblang bahwa PSI dalam kondisi nyaris punah secara politik. Elektabilitas partai sempat terjun bebas di bawah 1 persen, dan suara PSI stagnan tanpa arah.   Solo | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya resmi menetapkan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum periode 2025–2030 dalam Kongres Nasional yang dihelat di Graha Saba Buana, Solo, Sabtu, […]

expand_less