Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Republik Fiji Minat Adopsi Program Sekolah Ramah Anak dari Indonesia

Republik Fiji Minat Adopsi Program Sekolah Ramah Anak dari Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Loading

Fiji, Garda Indonesia | Hari ke 3 pelaksanaan Joint Technical Working Group (JTWG 2019) di Republik Fiji (Jumat, 5 Juli 2019), yang berlangsung sejak 3 Juli 2019, pemerintah Republik Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan pemerintah Republik Fiji.

Dihadiri pejabat tinggi kedua negara. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Indra Gunawan mewakili pemerintah Republik Indonesia dan Republik Fiji dipimpin oleh Permanent Secretary, Jeniffer Poole.

“Pertemuan bilateral dimaksudkan agar kedua belah pihak dapat mengevaluasi implementasi kegiatan kerja sama yang disepakati sejak pertemuan JTWG ke-3 tahun 2017 lalu, di Yogyakarta. Pertemuan juga membicarakan program bersama yang akan dilaksanakan tahun 2019—2021”, ujar Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan.

Joint Technical Working Group (JTWG 2019) di Republik Fiji

Ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan, diantaranya pelaksanaan penguatan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender bagi Pemerintah Fiji fase 3 yang akan dilaksanakan tahun 2019. Pelatihan kerajinan bambu, serta berbagi pengalaman program perlindungan anak berbasis masyarakat serta perlindungan tenaga kerja perempuan di pedesaan.

“Diantara beberapa kesepakatan, Republik Fiji juga menyatakan ketertarikannya belajar dari pemerintah Indonesia mengenai program Sekolah Ramah Anak dan Pelibatan Dewan Adat serta Tokoh Agama dalam isu perempuan dan anak. Program ini termasuk program unggulan Kemen PPPA”,terang Indra.

Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Fiji telah menjalin kerja sama terkait isu perempuan dan anak melalui MOU sejak tahun 2013 dan akan terus ditingkatkan ke depan. Tahun 2021, pelaksanaan JTWG ke-5 akan kembali digelar di Indonesia, tepatnya di Denpasar, Bali. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

    Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj. Fatmawati Sukarno di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Februari 2020. Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan hari lahir Ibu Fatmawati pada 5 Februari 1923. Dalam sambutannya, Presiden mengenang Ibu Fatmawati sebagai seorang tokoh pahlawan bangsa yang sangat berjasa, […]

  • Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

    Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si. Lurah Lasiana, Wellem Bentura serta perangkat kelurahan setempat; […]

  • Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, […]

  • Dr. Marius Jelamu : Tidak Ada Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    Dr. Marius Jelamu : Tidak Ada Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami ingin mengklarifikasi berita Pos Kupang hari ini bahwa tidak ada satupun para medis yang terkonfirmasi positif Covid-19,” tegas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius pada Senin siang, 18 Mei 2020 dalam sesi jumpa media di Biro Humas dan Protokol Setda NTT. […]

  • Cegah Covid-19, Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Simpul Transportasi Publik

    Cegah Covid-19, Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Simpul Transportasi Publik

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Lampung, Garda Indonesia | Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 melalui simpul transportasi publik, Komisi IV DPRD Provinsi Lampung berperan aktif melakukan kunjungan kerja langsung ke beberapa simpul transportasi yang merupakan pintu-keluar, guna mendukung upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan dan pencegahan Virus Corona Desease (Covid-19) di Provinsi Lampung. Selain itu, tujuan kunjungan kerja tersebut pada Selasa, 31 […]

  • Ayo Manfaatkan Ruang Terbatas di Rumah untuk Berkebun Selama Covid-19

    Ayo Manfaatkan Ruang Terbatas di Rumah untuk Berkebun Selama Covid-19

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pegiat Indonesia Berkebun Winartania mendorong masyarakat untuk memanfaatkan ruang terbatas di rumah untuk berkebun atau menanam tanaman termasuk sayuran untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga selama Pandemi Covid-19. “Bisa mencoba menanam di rumah dengan tanaman simpel, mudah tapi bisa menghasilkan dan mencukupi kebutuhan pangan di rumah,” kata Winartania dalam konferensi video […]

expand_less