Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Reshuffle Kabinet, Prabowo Bentuk Kementerian Baru

Reshuffle Kabinet, Prabowo Bentuk Kementerian Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Berdasarkan Keppres Nomor 86P Tahun 2025, ada empat menteri baru yang dilantik pada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

 

Jakarta | Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet pada Senin, 8 Seperti 2025 di Istana Negara. Dalam reshuffle kedua ini, sejumlah menteri diganti, termasuk Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi, Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Berdasarkan Keppres Nomor 86P Tahun 2025, ada empat menteri baru yang dilantik: Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah. Dahnil Anzar Simanjuntak turut dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. Namun, posisi Menko Polhukam dan Menpora masih kosong usai reshuffle kedua ini.

Selain itu, pemerintah juga menambah pos baru yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Kementerian ini bakal menjalankan amanah dan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Indonesia, serta bertugas melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kementerian ini merupakan peningkatan dari Badan Penyelenggara Haji dan peleburan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah dari Kementerian Agama.

Sejarah Kementerian Haji dan Umrah

Nomenklatur urusan haji awalnya berada di Departemen Dalam Negeri (sekarang Kementerian Dalam Negeri) pada tahun 1945. Kemudian urusan haji dan masjid berpindah ke Departemen Agama pada 1946. Nomenklatur Urusan Haji ini kemudian ditingkatkan menjadi Departemen Urusan Haji pada tahun 1965 pada perombakan Kabinet Dwikora I,[3] yang dipimpin oleh Menteri Urusan Haji. Departemen yang dibentuk ini berada di bawah Kementerian Koordinator Kompartimen Agama. Departemen ini hanya bertahan sampai 25 Juli 1966 ketika pembubaran Kabinet Dwikora III.

Dalam kurung waktu dari 1966 hingga 2024, nomenklatur haji kembali menjadi direktorat jenderal dari Kementerian Agama. Pada tahun 1979, urusan haji digabung bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Nomenklatur umrah pun ditambahkan pada tahun 2006 seusai kebutuhan masyarakat, dan nomenklatur haji dipisahkan kembali dari nomenklatur bimbingn masyarakat Islam, sehingga menjadi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Kemudian pada pemerintahan Presiden ke-8 Indonesia Prabowo Subianto, dibentuklah badan khusus untuk mengatur urusan haji, sebagian besar tugas dan fungsinya dialihkan dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kemudian, fungsi direktorat jenderal tersebut sepenuhnya dialihkan setelah terbentuk Kementerian Haji dan Umrah pada September 2025.(*)

Sumber (*/ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Pertemuan para komisaris Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia sudah berakhir, dan para bankir telah kembali ke provinsi mereka, namun ada yang menarik untuk disimak dalam pertemuan pengurus maupun anggota Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD se-Indonesia Timur pada 3-4 Agustus 2022 di Labuan Bajo. Mereka benar-benar terkesima dengan keindahan alam Labuan […]

  • Memburu Tunggakan ‘Medium Term Note’ ke PT SNP

    Memburu Tunggakan ‘Medium Term Note’ ke PT SNP

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Eddy Ngganggus, Staf Direksi Bank NTT Bidang Budaya Perusahaan Peluang untuk mendapatkan kembali uang yang digunakan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) yang diperolehnya dari Bank NTT sebesar pokok Rp.50 miliar dan bunga Rp.10,5 miliar akan menemui kesulitan besar, kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain : Pertama, Sejak diumumkan pailit oleh Pengadilan […]

  • Era Prabowo Subianto, PP Perlindungan Anak Diresmikan

    Era Prabowo Subianto, PP Perlindungan Anak Diresmikan

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus tumbuh secara sehat, kreatif, dan berkarakter. Maka, pemerintah meresmikan PP Perlindungan Anak sebagai regulasi yang akan menjadi acuan dalam pengelolaan sistem elektronik yang ramah anak.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto meresmikan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, dalam sebuah acara di halaman […]

  • Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Victory-Joss, sehari sebelum berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 5 September 2023, maka Josef Nae Soi meluncurkan Bank Devisa pada Senin, 4 September 2023 pukul 08.00 WITA–selesai di lantai 5 kantor pusat Bank NTT Jalan W J Lalamentik, Kupang. Hadir saat peluncuran, Kepala Perwakilan […]

  • Presiden Jokowi Tunjuk 7 Staf Khusus dari Kaum Milenial

    Presiden Jokowi Tunjuk 7 Staf Khusus dari Kaum Milenial

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk 7 (tujuh) staf khusus milenial atau dari kalangan anak muda. Jokowi berharap staf khususnya yang baru ini bisa memberi kesegaran ide-ide pembangunan Indonesia lima tahun ke depan. “Ketujuh anak muda ini akan menjadi teman diskusi saya, harian, mingguan, bulanan, memberikan gagasan segar yang inovatif,” kata Jokowi […]

  • Hari Pekerja Rumah Tangga, Kemen PPPA Perhatian & Dukung Pekerja Informal

    Hari Pekerja Rumah Tangga, Kemen PPPA Perhatian & Dukung Pekerja Informal

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menyerahkan secara simbolis 494 paket tersebut kepada para Pekerja Rumah Tangga (PRT) bertepatan dengan Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional pada 16 Juni 2020. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerja sama dengan berbagai mitra, dunia usaha, dan lembaga masyarakat memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan […]

expand_less