Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ritual Lonto Leok Tanda Dukungan Warga Mocok untuk PLTP Ulumbu

Ritual Lonto Leok Tanda Dukungan Warga Mocok untuk PLTP Ulumbu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Manggarai | Warga Gendang Rebak, desa Mocok-Poco Leok bersepakat dukung langkah pemerintah pusat melalui PT. PLN dalam rangka rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

Lonto leok dalam rangka musyawarah dan mufakat dalam kebiasaan orang Manggarai, untuk menyelesaikan persoalan umum terkait adat di rumah adat (Mbaru Gendang), sehingga keputusan yang diambil dapat memuaskan semua pihak khususnya warga gendang.

Pelaksanaan acara ‘lonto leok’ yang dihelat di Gendang Rebak, desa Mocok-Poco Leok, terkait rencana pemerintah melalui PT. PLN (Persero) dalam rangka pembangunan proyek strategis nasional (PSN) PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok, pada Minggu, 14 April 2024.

Pada diskusi yang dibaluti kekeluargaan ini, Tua Gendang Rebak suku Tiwu, Thadeus Dapang, mendengar secara langsung tanggapan warga gendang Rebak terkait rencana pemerintah untuk pengadaan tanah pembangunan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

Tampak seluruh warga gendang Rebak bersepakat untuk mendukung secara penuh rencana PT. PLN dalam pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok di wilayahnya.

Bukti dukungan ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian sesajenan atau teing hang kepada roh leluhur dengan menyembelih seekor ayam jantan warna merah (manuk cepang dalam bahasa Manggarai) sebagai kurbannya.

Dalam kesepakatan “lonto leok’ jelas Thadeus Dapang, seluruh warga gendang Rebak telah bersepakat untuk mendukung pembangunan pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok di wilayah gendang Rebak.

Prosesi adat dibarengi kegiatan Tieng Hang kepada roh leluhur dengan menyediakan ayam merah (manuk cepang) untuk kurban bagi leluhur. Foto : tim

Bentuk dukungan ini kata dia, warga gendang Rebak tidak menolak pelebaran jalan ketika dibutuhkan PT. PLN menuju lokasi pengeboran.

“Ketika PLN membutuhkan tanah kita untuk buat jalan, apakah ada yang keberatan, protes dan menolak?,” tanya Tua gendang Rebak Thadeus Dapang, di hadapan seluruh warga.

Menjawab hal tersebut, seluruh warga gendang Rebak dengan tegas mengatakan ‘setuju’ ketika PT.PLN membutuhkan lahannya untuk kepentingan pembangunan PLTP di Poco Leok.

“Kalau semua sepakat serta setuju, untuk dukung pembangunan geotermal di wilayah gendang Rebak, berarti hari kita buat kesepakatan bersama,” terangnya di hadapan seluruh warga gendang Rebak.

Sebagai tua adat serta mewakili warga gendang Rebak, Thadeus Dapang menegaskan siap mendukung pembangunan geotermal di wilayah gendang Rebak-Poco Leok.

“Berkaitan dengan apa pun di wilayah gendang Rebak, apa itu pembangunan geotermal dan pembangunan apa saja, kami sebagai warga gendang Rebak siap mem-back up atau mendukung urusan itu,” tegasnya lagi.

Diketahui, ada dua lokasi Wallpad (H dan I) pembangunan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok serta pengadaan tanah untuk access road di wilayah gendang Rebak, desa Lungar, kecamatan Satar Mese, Manggarai.

Sebelumnya, selama tiga hari tim persiapan pengadaan tanah pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok yang berkapasitas 20 MW, telah melakukan sosialisasi pemberitahuan pembangunan PLTP Ulumbu untuk penentuan lokasi (Penlok) tahap 2 yang melibatkan pemerintah daerah Manggarai, BPN Manggarai serta kejaksaan Negeri Manggarai, berlangsung di aula Paroki Ponggeok, Rabu, 12 Juni 2024.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejak tahun 2002—2020, Provinsi Papua dan Papua Barat telah memperoleh dana otonomi khusus (otsus) yang jumlahnya mencapai Rp.94,24 triliun, yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dana otonomi khusus tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di dua provinsi tersebut. Dalam rapat terbatas yang membahas kebijakan baru […]

  • Meski Alami Deflasi 0,04%, Bahan Makanan Justru Alami Inflasi 0,84%

    Meski Alami Deflasi 0,04%, Bahan Makanan Justru Alami Inflasi 0,84%

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | NTT (Nusa Tenggara Timur) kembali mengalami deflasi sebesar 0,04% di bulan Oktober 2018 (sebelumnya periode Juli—Sept juga alami deflasi). Kondisi sama juga dialami Kota Kupang dan Maumere dengan tingkat deflasi sebesar 0,005 dan 0,04%. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia melalui Demarce M. Sabuna, SST SE..M.Si – Kepala Bidang Statistik Distribusi, […]

  • Berau Miliki Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak

    Berau Miliki Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Data Kementerian Komunikasi dan Informasi RI (Kominfo) tahun 2017, 65,34% anak usia 9 – 19 tahun di Indonesia telah memiliki smartphone. Sedangkan dari total pengguna internet di Indonesia, penduduk perkotaan yang menggunakan media sosial sebanyak 94,12%, dan penduduk pedesaan mencapai 90,18%. Hal ini menunjukkan, bahwa wilayah pedesaan dan perkotaan, memiliki kesempatan yang sama […]

  • Firman Wijaya : Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan

    Firman Wijaya : Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) itu menekankan bahwa dalam konteks negara hukum ada dua kepentingan yang sama-sama dijamin konstitusi.   Jakarta | Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN), Firman Wijaya meminta semua pihak untuk tetap tenang dan dewasa dalam menyikapi polemik konten Netflix berjudul “Mens Rea” yang dibawakan komedian Pandji Pragiwaksono. […]

  • Kasus Korupsi Bawang Merah di Malaka, Ansy Lema: Itu Pencurian Uang Rakyat!

    Kasus Korupsi Bawang Merah di Malaka, Ansy Lema: Itu Pencurian Uang Rakyat!

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anggota DPR RI Komisi IV Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema mempertanyakan kelanjutan dan kejelasan penanganan kasus korupsi proyek pengadaan bibit bawang merah di Kabupaten Malaka tahun 2018. Korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang butuh penindakan dan penanganan serius. Karena itu, melalui rilis yang diterima media ini pada Jumat, […]

  • Antisipasi Ramadan 2020, Presiden Jokowi : Distribusi Logistik Jangan Terganggu

    Antisipasi Ramadan 2020, Presiden Jokowi : Distribusi Logistik Jangan Terganggu

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ramadan tahun 2020 tampaknya mesti dilalui di tengah tantangan bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. Maka itu, persiapan menghadapi bulan suci bagi umat Islam tersebut juga harus dipersiapkan sejak dini. Dalam pembahasan bersama jajaran terkait melalui telekonferensi pada Kamis, 2 April 2020, Presiden menegaskan soal ketersediaan bahan-bahan pokok dan […]

expand_less