Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Rumah Adat Suku Telitae di Raimanuk – Belu Ludes Dilahap Api

Rumah Adat Suku Telitae di Raimanuk – Belu Ludes Dilahap Api

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Keluarga besar Suku Telitae dirundung nestapa. Betapa pula, rumah adat yang terletak di wilayah RT 01/ RW 01 Dusun Subaru A, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu ludes dilalap si jago merah, pada Rabu 5 Agustus 2020 sekitar pukul 16.30 WITA.

Disaksikan Garda Indonesia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bangunan tradisional yang beratap alang–alang tersebut rata dengan tanah hingga yang tersisa hanya puing–puing arang.

Informasi yang dihimpun di TKP menyebutkan bahwa kebakaran rumah adat yang diagung–agungkan para anggotanya di wilayah adat Raimanuk itu, penyebabnya tidak diketahui. Dan, bahkan sudah terjadi untuk yang ketiga kali.

“Tadi, kami sedang bersihkan sayur di pinggir rumah sebelah. Saya cium bau kabel terbakar. Kami semua ada di luar rumah adat. Asap itu muncul pertama dari bagian bubungan atap. Saya langsung lari menuju pintu rumah adat, saya buka pintu ternyata api sudah membesar. Barang–barang di dalam rumah adat itu tidak ada satu pun yang selamat”, cerita penjaga rumah adat, Aplonia Tai dalam Bahasa Tetun sembari mengatakan saat kejadian itu, suaminya Yasintus K.J. Un Atok sedang tidur lelap.

Terkait penyebab kebakaran, dugaan kuat dari sejumlah warga di lokasi kejadian bahwa sumber api itu berasal dari korsleting arus listrik.

Unit Pemadam Kebakaran berupaya memadamkan api

Pantauan media ini, mobil pemadam kebakaran (damkar) baru tiba di lokasi kurang lebih 30 menit kemudian, sekitar pukul 17.00 WITA. “Kendalanya, telepon rumah untuk jalur ini belum masuk. Sedangkan call center-nya itu hanya ada di Atambua. Tadi kami tahu ada kebakaran di sini dari teman – teman di call center via telepon genggam. Kalau bilang terlambat, ya kami juga manusia. Tadi kami datang juga injak orang punya kambing di jalan. Sirene juga sampai putus semua, “imbuh salah satu petugas damkar Paulus Pah diamini teman lainnya.

Adapun keluhan pihak korban dan warga sekitar ketika menyaksikan upaya pemadaman yang sempat terhenti lantaran persediaan air terbatas. Menanggapi hal itu, tambah Paulus Pah, bahwa jika penyemprotan air menggunakan monitor utama, maka 4000 liter air bisa habis hanya dalam tempo 30 detik. Sementara, mobil tangki penyedia air tidak bisa berbuat banyak karena air baku sumur bor di sekitar lokasi tidak ada. Aturannya kata Paulus Pah, petugas damkar bertanggung jawab apabila berkemudi tanpa bunyi sirene.

Kepala Desa Mandeu Heribertus Luan, kepada media ini di lokasi menuturkan, bahwa penyebab kejadiannya tidak diketahui. Akan tetapi, dugaan kuat sumber api itu berasal dari korsleting arus listrik.

Keterlambatan petugas damkar tiba di lokasi, Heri Luan menilai pihak damkar kurang siap dan minimnya pengawasan. “Tadi saya yang telepon langsung ke nomor utama di Atambua, baru mereka telepon lagi ke Sub Kimbana (Kecamatan Tasifeto Barat). Mereka juga datang bawa air sedikit. Kita ada sumur bor di kantor desa tetapi saat kejadian, PLN putuskan arus. Kita di sini sedot air pakai listrik, “ jelasnya.

Untuk mengantisipasi bahaya kebakaran, Heri Luan mengimbau kepada pemerintah Daerah agar memberikan petunjuk dan izin penggunaan anggaran desa/kelurahan untuk membuat papan informasi yang memuat nomor–nomor darurat dan dipajang di tempat–tempat umum. “Kami dari desa mau buat begitu tapi regulasi tidak mengizinkan kami. Anggarannya tidak seberapa kok. Di setiap simpang, lorong, gang itu harusnya ada nomor–nomor penting, sehingga kalau ada situasi darurat seperti ini orang langsung telepon,“ tandasnya.

Sebagai informasi, Call Center pemadam kebakaran untuk wilayah Kabupaten Belu: (0389) 21113. (*)

Penulis + foto (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ramai Sekali Bank NTT” Simak Juara Karya Tulis Ilmiah & Video Edukatif Tahun 2020

    “Ramai Sekali Bank NTT” Simak Juara Karya Tulis Ilmiah & Video Edukatif Tahun 2020

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, Bank NTT mengumumkan juara lomba karya tulis ilmiah dan video edukatif yang dirangkai dalam program “Ramai Skali” (Gerakan Edukasi Menabung Sejak Dini Generasi Milenial) yang di-launching pada Februari 2019. Animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam program Ramai Skali sebanyak 262 orang. Program Ramai Skali […]

  • India Tunjuk Kota Makassar Pelaksana International Day Of Yoga

    India Tunjuk Kota Makassar Pelaksana International Day Of Yoga

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar, Garda Indonesia | Tahun 2019 merupakan tahun ke-5 peringatan International Day Of Yoga. Kota Makassar terpilih menjadi salah satu kota untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Sebelumnya, Kawasan Timur Indonesia tidak pernah ditunjuk sebagai salah satu kota pelaksana. “Alhamdulillah, tahun ini Kota Makassar ditunjuk sebagai Kota ke-7 setelah Jakarta, Yogjakarta, Malang, Surabaya, Bali, Bandung dan Medan. […]

  • Fortiter In Re, Suaviter In Modo, Potret Laka Lena atas Mgr. Petrus Turang

    Fortiter In Re, Suaviter In Modo, Potret Laka Lena atas Mgr. Petrus Turang

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 1Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena memandang Mgr. Petrus Turang bukan hanya sebagai seorang gembala, namun menanamkan benih-benih kebaikan dan cinta kasih dalam perbuatan nyata untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat.   Kupang | Uskup Agung Kupang kedua, Mgr. Petrus Turang disemayamkan di sisi Timur Gereja Katedral Kristus Raja Kupang pada Selasa, 8 April 2025. Sosok uskup […]

  • Kunker Awal Tahun 2023, Presiden Jokowi Dua Hari di Labuan Bajo

    Kunker Awal Tahun 2023, Presiden Jokowi Dua Hari di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 2Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana untuk melakukan kunjungan kerjanya (kunker) pada Senin, 13 Maret 2023. Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, menyambut langsung kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Turut hadir menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan, Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma, Komandan Korem 161/ […]

  • 62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Angin kencang yang melanda Kota Kupang disikapi serius oleh Wali Kota Kupang Doktor Jefri Riwu Kore, beserta jajarannya. Data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, terdapat 62 rumah warga yang terdampak angin kencang. Wali Kota didampingi sejumlah Tim Tagana dari Dinas Sosial Kota Kupang menyerahkan sembako […]

  • Mimpi Hanya Satu dan Paling Berat, VBL : Berapa Data Orang Miskin NTT?

    Mimpi Hanya Satu dan Paling Berat, VBL : Berapa Data Orang Miskin NTT?

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita punya masalah serius di sini, hobi melihat orang susah. Kalau dia lebih susah, maka mereka lebih senang lagi. Ini cara berpikir ciri khas orang miskin, selalu berpikir mundur dan tidak pernah berpikir maju. Saya melihat Nusa Tenggara Timur, harus mulai kita dorong cara berpikirnya agar mampu kekuatan dan sinergi menjadi […]

expand_less