Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Rumah Adat Suku Telitae di Raimanuk – Belu Ludes Dilahap Api

Rumah Adat Suku Telitae di Raimanuk – Belu Ludes Dilahap Api

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Keluarga besar Suku Telitae dirundung nestapa. Betapa pula, rumah adat yang terletak di wilayah RT 01/ RW 01 Dusun Subaru A, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu ludes dilalap si jago merah, pada Rabu 5 Agustus 2020 sekitar pukul 16.30 WITA.

Disaksikan Garda Indonesia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bangunan tradisional yang beratap alang–alang tersebut rata dengan tanah hingga yang tersisa hanya puing–puing arang.

Informasi yang dihimpun di TKP menyebutkan bahwa kebakaran rumah adat yang diagung–agungkan para anggotanya di wilayah adat Raimanuk itu, penyebabnya tidak diketahui. Dan, bahkan sudah terjadi untuk yang ketiga kali.

“Tadi, kami sedang bersihkan sayur di pinggir rumah sebelah. Saya cium bau kabel terbakar. Kami semua ada di luar rumah adat. Asap itu muncul pertama dari bagian bubungan atap. Saya langsung lari menuju pintu rumah adat, saya buka pintu ternyata api sudah membesar. Barang–barang di dalam rumah adat itu tidak ada satu pun yang selamat”, cerita penjaga rumah adat, Aplonia Tai dalam Bahasa Tetun sembari mengatakan saat kejadian itu, suaminya Yasintus K.J. Un Atok sedang tidur lelap.

Terkait penyebab kebakaran, dugaan kuat dari sejumlah warga di lokasi kejadian bahwa sumber api itu berasal dari korsleting arus listrik.

Unit Pemadam Kebakaran berupaya memadamkan api

Pantauan media ini, mobil pemadam kebakaran (damkar) baru tiba di lokasi kurang lebih 30 menit kemudian, sekitar pukul 17.00 WITA. “Kendalanya, telepon rumah untuk jalur ini belum masuk. Sedangkan call center-nya itu hanya ada di Atambua. Tadi kami tahu ada kebakaran di sini dari teman – teman di call center via telepon genggam. Kalau bilang terlambat, ya kami juga manusia. Tadi kami datang juga injak orang punya kambing di jalan. Sirene juga sampai putus semua, “imbuh salah satu petugas damkar Paulus Pah diamini teman lainnya.

Adapun keluhan pihak korban dan warga sekitar ketika menyaksikan upaya pemadaman yang sempat terhenti lantaran persediaan air terbatas. Menanggapi hal itu, tambah Paulus Pah, bahwa jika penyemprotan air menggunakan monitor utama, maka 4000 liter air bisa habis hanya dalam tempo 30 detik. Sementara, mobil tangki penyedia air tidak bisa berbuat banyak karena air baku sumur bor di sekitar lokasi tidak ada. Aturannya kata Paulus Pah, petugas damkar bertanggung jawab apabila berkemudi tanpa bunyi sirene.

Kepala Desa Mandeu Heribertus Luan, kepada media ini di lokasi menuturkan, bahwa penyebab kejadiannya tidak diketahui. Akan tetapi, dugaan kuat sumber api itu berasal dari korsleting arus listrik.

Keterlambatan petugas damkar tiba di lokasi, Heri Luan menilai pihak damkar kurang siap dan minimnya pengawasan. “Tadi saya yang telepon langsung ke nomor utama di Atambua, baru mereka telepon lagi ke Sub Kimbana (Kecamatan Tasifeto Barat). Mereka juga datang bawa air sedikit. Kita ada sumur bor di kantor desa tetapi saat kejadian, PLN putuskan arus. Kita di sini sedot air pakai listrik, “ jelasnya.

Untuk mengantisipasi bahaya kebakaran, Heri Luan mengimbau kepada pemerintah Daerah agar memberikan petunjuk dan izin penggunaan anggaran desa/kelurahan untuk membuat papan informasi yang memuat nomor–nomor darurat dan dipajang di tempat–tempat umum. “Kami dari desa mau buat begitu tapi regulasi tidak mengizinkan kami. Anggarannya tidak seberapa kok. Di setiap simpang, lorong, gang itu harusnya ada nomor–nomor penting, sehingga kalau ada situasi darurat seperti ini orang langsung telepon,“ tandasnya.

Sebagai informasi, Call Center pemadam kebakaran untuk wilayah Kabupaten Belu: (0389) 21113. (*)

Penulis + foto (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menparekraf : Penambahan Cuti Bersama  Berdampak Positif Terhadap Pariwisata

    Menparekraf : Penambahan Cuti Bersama Berdampak Positif Terhadap Pariwisata

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyambut baik surat keputusan bersama 3 (tiga) menteri terkait penambahan hari libur dan cuti bersama tahun 2020, yang akan memberi dampak positif pada kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air. Wishnutama Kusubandio usai menyaksikan penandatanganan surat keputusan bersama Menteri […]

  • PDI Perjuangan dan PAN Resmi Jalin ‘Kerja Sama Politik’

    PDI Perjuangan dan PAN Resmi Jalin ‘Kerja Sama Politik’

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mengumumkan kerja sama politik yang erat, menandai awal dari kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua partai dan, yang lebih penting, bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan. Kondisi tersebut terlaksana usai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendatangi kantor yang dipimpin oleh  Megawati Soekarnoputri pada […]

  • Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri terus mengusut soal kasus perdagangan orang. Terbaru, satgas besutan Kapolri itu berhasil meringkus ratusan pelaku perdagangan orang. Penetapan ratusan tersangka itu dilakukan berdasarkan 314 laporan polisi yang masuk terkait TPPO dan kejahatan perlindungan pekerja migran. Penindakan itu dalam kurun 11 hari, yakni […]

  • Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    • calendar_month Kam, 27 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekrasnasda/ TP PKK/ Bunda PAUD Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis 27 Mei 2021. Tiba di rumah jabatan Bupati Belu pukul 09.15 WITA, Julie Sutrisno Laiskodat disambut Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Dra. Freni Indriani Yanuarika, Wakil Ketua Rinawati […]

  • Menista Agama, Yahya Waloni Ditetapkan Bareskrim Polri Jadi Tersangka

    Menista Agama, Yahya Waloni Ditetapkan Bareskrim Polri Jadi Tersangka

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan penceramah Yahya Waloni sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama usai ditangkap di kawasan Cibubur pada Kamis, 26 Agustus 2021. “Yang bersangkutan disangkakan beberapa pasal,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono, pada Jumat, 27 Agustus 2021. Brigjen Rusdi menuturkan, penetapan tersangka […]

  • Polri Terus Dalami Kasus Roy Suryo dan Minta Keterangan 4 Ahli

    Polri Terus Dalami Kasus Roy Suryo dan Minta Keterangan 4 Ahli

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri masih melakukan penyelidikan terkait laporan terhadap Roy Suryo. “Terkait dua laporan polisi terhadap Roy Suryo, masih dalam proses penyelidikan,” katanya di Mabes Polri pada Selasa, 9 Januari 2024. Kedua laporan polisi tersebut masing-masing Laporan Polisi Nomor: LP/B/2/I/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal […]

expand_less