Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Rumah Sasando di Oebelo Gapai Bantuan PPPUD dari Politeknik Negeri Kupang

Rumah Sasando di Oebelo Gapai Bantuan PPPUD dari Politeknik Negeri Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
  • visibility 160
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) berbasis Kearifan Lokal diberikan kepada industri kerajinan Alat Musik Sasando dan Topi Ti’ilangga di Rumah Sasando yang dirintis oleh Maestro Yeremias Pah di Desa Oebelo Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penyerahan bantuan PPPUD sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat dari Kemenristek Dikti ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Teknik Politeknik Negeri Kupang (PNK) yang terdiri dari Melsiani R F Saduk, S.T., M.T. Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. Heni M Sauw, S.E., M.M. Nikson Fallo, S.T., M.Eng.

Pose bersama Djitron Pah (pakai Topi Ti’ilangga) dan Tim PPPUD Politeknik Negeri Kupang diketuai oleh Melsi Saduk

Sebanyak 10 (sepuluh) item barang pendukung aktivitas produksi Rumah Sasando milik alm Yeremias Pah di Desa Oebelo yang dirintis sejak tahun 1970-an tersebut diserah terima kepada Djitron Pah, pengelola dan anak dari Alm. Yeremias Pah pada Selasa, 27 Agustus 2019 pukul 16:00 WITA—selesai.

Adapun jenis barang pendukung produksi alat musik Sasando terdiri dari mesin pelubang sekrup; mesin potong sekrup; mesin pemintal senar; mesin jahit merek JUKI; mesin pemipih; mesin gergaji jigsaw; papan nama neon box; meja kerja; lemari pajangan; dan perkakas K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Ketua Tim PPUD dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Politeknik Negeri Kupang, Melsiani R F Saduk, S.T., M.T. mengatakan PPPUD menyentuh produk lokal yang diharapkan dapat diekspor.

“Program ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bertujuan membantu mitra UKM agar dapat meningkatkan pangsa pasar hingga ke tahap ekspor”, tutur Melsi.

Ketua Tim PPUD Politeknik Negeri Kupang, Melsiani R F Saduk, S.T., M.T.

Selain itu, jelas Melsi, program ini multy years di mana pada tahun pertama untuk penguatan fasilitas produksi dan pada tahun kedua untuk penataan rumah produksi dan pemasaran berbasis daring atau online

“Kerinduan kami untuk membantu industri Sasando karena sebelumnya Rumah Sasando ini hanya menggunakan alat produksi manual dan konvensional yang membatasi produksi Sasando sebagai produk unggulan daerah yang mempunyai potensi ekspor,” ungkap Melsi.

Melsi juga berharap agar semua alat produksi yang telah diserahkan agar dapat digunakan semaksimal mungkin untuk peningkatan produksi Sasando karena Rumah Sasando Keluarga Pah merupakan usaha turun temurun yang dirintis oleh Maestro Sasando, Alm. Yeremias Pah.

Sebelumnya, kepada Garda Indonesia, Djitron Pah menyampaikan beberapa hal menyangkut pembenahan Rumah Sasando. Hal pertama yang ingin dikembangkan menyangkut penataan rumah kerja, pembangunan museum mini Sasando, Rumah Tenun dan Teater Kecil untuk perform Sasando.

“Semua penataan tersebut didanai sendiri dari kotak sumbangan dan penjualan Sasando dari pembeli lokal, regional dan tamu internasional,” beber pemusik Sasando yang sering diundang perform Sasando di tingkat nasional dan internasional.

Djitron Pah di rumah produksi Sasando dengan alat produksi manual dan konvensional

Selain itu, terang Djitron, ditambah dengan bantuan dari Politeknik Negeri Kupang dapat meningkatkan produksi Sasando dan memenuhi permintaan waktu produksi. “Sebelumnya, kami memproduksi Sasando hanya menggunakan alat produksi manual dan konvensional yang dikreasi oleh Papa (Alm.Yeremias Pah, red) sejak awal pendirian usaha Sasando sekitar tahun 1970-an,” ungkap Djitron.

Djitron mengucapkan terima kasih dan merasa sangat terharu dan bersyukur atas bantuan alat produksi yang dihasilkan oleh Mahasiswa dan Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang.

Diakhir kegiatan penyerahan alat produksi Sasando, Djitron menyempatkan diri memainkan alat musik Sasando dengan mempersembahkan 2 (dua) lagu, Wonderful Tonight dari Eric Clapton dan lagu Dia dari Anji Drive.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE […]

  • Bahasa Indonesia Berdaulat, Menyalakan Lentera Literasi Pascatragedi Timor Timur di Desa Noelbaki

    Bahasa Indonesia Berdaulat, Menyalakan Lentera Literasi Pascatragedi Timor Timur di Desa Noelbaki

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Paulus R. A. Ully, Gregoria W. Komaladewi, Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur   Noelbaki 2025, di balik tembok lusuh bekas pabrik kulit yang telah lama ditinggalkan, suara-suara kehidupan mulai kembali terdengar. Sebuah bangunan tua di kaki Kota Kupang itu menjadi tumpuan harapan 25 tahun lamanya menemani para pengungsi dari Timor Timur, rumah […]

  • Cikal Bakal Wanita Hadir di Institusi Polri

    Cikal Bakal Wanita Hadir di Institusi Polri

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tanggal 1 September, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati hari Polisi Wanita (Polwan) Indonesia. Mari kilas balik ke awal mula keberadaan Polwan di institusi Polri. Sebelum tahun 1948, wanita belum diperbolehkan untuk mengikuti pendidikan kepolisian ataupun menjadi polisi. Kala itu, tugas polisi hanya bisa dilaksanakan oleh laki-laki. Namun pada suatu kesempatan, […]

  • Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

    Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 335 mahasiswa yang percaya pada perubahan, mereka yang tetap teguh dalam proses migrasi Universitas PGRI ke UPG 1945 NTT, bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2018 di Hotel Cahaya Bapa Kupang. Proses penomoran ijazah nasional bagi 335 calon wisudawan dari Kemenristek DIKTI telah diperoleh UPG 1945 NTT sesuai dengan Surat […]

  • Coklat Gaura asal NTT Diluncurkan di Pameran Salon du Chocolat Paris

    Coklat Gaura asal NTT Diluncurkan di Pameran Salon du Chocolat Paris

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Paris, Garda Indonesia | Produk coklat asal Pulau Sumba Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diproduksi oleh PT Timor Mitra Niaga diluncurkan di Pameran Coklat Terbesar di dunia. Pameran Coklat Terbesar di Dunia, Salon du chocolat 2019 yang akan berlangsung di Paris Expo Porte de Versailles – Perancis sejak tanggal 30 Oktober—3 November 2019 yang […]

  • 5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Hari ini, Rabu/5 September 2018, Gubernur & Wakil Gubernur Terpilih, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi dilantik oleh Presiden Joko Widodo tepat pukul 10.00 Wib di Istana Negara. Selain pelantikan pasangan Viktor-Josef sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023; akan dilantik juga 8 (delapan) pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih pada Pilkada serentak 2018 […]

expand_less