Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Rumah Warga Desa Mandeu di Belu Rusak Diserang Massa

Rumah Warga Desa Mandeu di Belu Rusak Diserang Massa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Kasus perusakan rumah warga akibat diserang massa kembali terjadi di Dusun Motamauk, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 1 Maret 2020 sore.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lokasi kejadian pada Minggu malam, menyebutkan bahwa rumah yang rusak tersebut adalah milik Clara Balok dan Gabriel Manek (alm.). Kejadian itu, berdasarkan keterangan salah satu anggota keluarga yang meminta namanya tidak dipublikasi, terjadi sekitar pukul 15.00 WITA.

Awalnya, ada dua orang bernama Fahik dan Manek datang ke rumah itu untuk mencari salah satu anggota keluarga bernama Irwan. Tetapi, tidak mendapatkannya karena Irwan sedang tidak berada di tempat. Tidak lama berselang, massa menyusul datang ke rumah tersebut dan melempari rumah itu dengan batu. Akibatnya, kaca pada lima jendela pecah, hancur berkeping.

Pemilik Rumah, Clara Balok yang dirusak massa di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 1 Maret 2020 sore.

Massa yang datang itu pun, lanjut sumber itu, dengan menumpangi truk Maha Dewa milik warga Desa Mandeu. Selain merusak rumah, massa yang sama juga sempat saling beradu mulut, saling kejar dan saling lempar batu dengan kakak kandung si Irwan yang bernama Cornelis. Beruntung, kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Usai kejadian nahas itu, pihak korban langsung menuju Polres Belu di Atambua untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun, setibanya di sana tidak ada satu pun petugas kepolisian yang menerima laporan mereka, sampai akhirnya mereka kembali ke rumah.

Sementara, barang bukti (BB) berupa batu, pecahan kaca, dan potongan kayu jendela yang dibawa korban itu tidak dibawa pulang. Katanya, ada oknum polisi yang meminta BB itu dititipkan saja di Polres. Bahkan, oknum polisi yang sempat ditemui korban dan tidak dikenal itu berpesan kepada korban untuk melaporkan ke Polsek Raimanuk.

Laporan langsung ke Polres Belu itu pun, masih menurut sumber itu, atas suruhan oknum anggota polsek Raimanuk di TKP. “Kami pergi ke Atambua bawa barang bukti. Sampai di sana, tidak ada polisi yang mau terima laporan kami. Akhirnya kami pulang. Mereka bilang pulang untuk buat laporan di Polsek Raimanuk. Padahal, kami ke polres itu karena ada polisi di sini yang suruh kami lapor langsung di Polres,” kisahnya dengan nada sangat kesal.

Kepala Desa Mandeu, Heribertus Luan yang dikonfirmasi via sambungan telepon pada Minggu malam membenarkan kejadian itu. Ia menduga, peristiwa penyerangan itu terjadi sebagai akibat dari ketidakpuasan antarwarga berkaitan dengan masalah tindak kekerasan antara Irwan (anak kandung Clara Balok) dan seorang bernama Gede, sesama warga Desa Mandeu.

Heri Luan, demikian sapaan akrabnya sangat menyayangkan kejadian itu karena perusakan rumah milik Clara Balok itu melibatkan oknum- oknum warga di luar wilayah Desa Mandeu. Bahkan, katanya, berdasarkan informasi warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian itu, bahwa ikut terlibat juga dua orang ibu yang diduga kuat merupakan istri dari seorang oknum anggota Polsek Raimanuk dan satunya lagi istri dari oknum TNI.

Ia berharap kepada pihak kepolisian agar segera mencari dan menangkap Irwan untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Hal itu, dimaksudkan Heri Luan, agar tidak menimbulkan persoalan baru terhadap warga di wilayah desanya itu, terutama orang tua dan semua saudara kandung Irwan.

“Ini sangat mengancam kenyamanan warga di sini. Saya minta polisi segera proses tindakan kekerasan oleh Irwan terhadap Gede sesuai aturan yang berlaku. Demikian pun halnya, para pelaku perusakan rumah milik Clara Balok harus diproses sampai tuntas, supaya jangan ada lagi timbul rasa tidak puas di antara mereka,” pintanya tegas.

Kapolsek Raimanuk, Maternus Klau belum berhasil dikonfirmasi media ini pada Minggu malam. Saat ditelepon, nomor kontak di luar jangkauan (tidak aktif). Kirim pesan melalui whatsapp pun belum dibaca.

Kasatres Polres Belu, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH., S.I.K yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp pada Minggu malam terkait kasus ini pun belum memberikan tanggapan.(*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin Kondisi Kota Atambua, Paket SEHATI Siap Rehabilitasi Tata Ruang

    Prihatin Kondisi Kota Atambua, Paket SEHATI Siap Rehabilitasi Tata Ruang

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Kita masuk kota Atambua, rasa seperti 10 sampai 15, bahkan 20 tahun lalu. Tidak ada kebanggaan apa–apa. Ikonnya di mana, tidak jelas!”, vonis Calon Bupati Belu dari paket SEHATI, Agustinus Taolin dalam segmen pendalaman materi visi – misi saat debat terbuka kedua pasangan Calon Bupati/ Wakil Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur […]

  • Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Australia

    Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Australia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Selain itu, wisatawan domestik juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan total kunjungan mencapai 5 juta orang.   Denpasar | Pulau Bali kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi liburan paling favorit bagi warga Australia. Data yang dirilis 7NEWS Australia menunjukkan, Bali berhasil mengungguli negara lain dan tetap menjadi tujuan utama wisatawan Negeri Kanguru. Di bawah Bali, posisi kedua […]

  • Paus Leo XIV Dilantik

    Paus Leo XIV Dilantik

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Pelantikan ini dihelat sepuluh hari setelah Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai penerus mendiang Paus Fransiskus. Acara itu sekaligus akan menandai dimulainya masa kepausan resmi Paus Leo XIV.   Vatikan | Robert Francis Prevost usai resmi terpilih sebagai penerus mendiang Paus Fransiskus, maka dilakukan pengukuhan dalam misa pelantikan dengan nama Paus Leo XIV dilaksanakan di […]

  • MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi telah menyampaikan putusan soal gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Rabu, 31 Agustus 2022. “Dalam amar putusan perkara Nomor 38/PUU-XIX/2021 MK menolak gugatan uji materi Pasal 15 ayat (2) huruf f, dan Pasal 15 ayat (5) UU Pers. Namun demikian, keputusan tersebut saat ini […]

  • DLHK Kota Kupang Temukan 26 Ton Timbunan Limbah B3

    DLHK Kota Kupang Temukan 26 Ton Timbunan Limbah B3

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Limbah B3 merupakan limbah yang sifat dan konsentrasinya mengandung zat yang beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainya. Bentuk limbah tersebut dapat berupa gas dan debu, cair atau padat. Di antara berbagai jenis limbah ini […]

  • Banjir Bandang di Sentani Papua, 42 Orang Tewas & 21 Orang Luka-luka

    Banjir Bandang di Sentani Papua, 42 Orang Tewas & 21 Orang Luka-luka

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Sentani-Papua, Garda Indonesia | Banjir bandang yang melanda 9 kelurahanan di Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua pada 16/3/2019 pukul 21.30 WIT telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan. Banjir melanda Kelurahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, dan Nesmanuri. Saat ini banjir telah surut meninggalkan lumpur, […]

expand_less