Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Saat Pandemi, Gubernur NTT Tingkatkan Perekonomian Daerah

Saat Pandemi, Gubernur NTT Tingkatkan Perekonomian Daerah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rentang waktu 2 (dua) tahun terakhir (2020—2021) di tengah pandemi Covid-19, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mendorong peningkatan perekonomian daerah. Hingga Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT di Semau, Kabupaten Kupang, pada Jumat, 27 Agustus 2021, NTT telah membukukan angka pertumbuhan ekonomi 4,22% pada triwulan kedua tahun 2021.

Sebelumnya, pada triwulan I NTT masuk sepuluh besar provinsi yang berkontribusi positif 0,12 % terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/08/29/kukuhkan-tpakd-vbl-ingin-bupati-wali-kota-jadi-birokrat-entrepreneur/

Progresivitas kinerja pembangunan NTT kian kuat, sehingga Gubernur NTT saat, mengukuhkan TPAKD, meminta Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda setiap kabupaten/kota untuk terus mendorong pengembangan sektor UMKM.

“Saya harap dengan pengukuhan tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh kabupaten dan kota, maka TPAKD harus mulai menggerakkan UMKM untuk bertumbuh dalam akses menuju pada industri keuangan sehingga inklusi keuangan kita dapat dilakukan dengan baik,” ujar Gubernur NTT.

Bapak Presiden, imbuh Gubernur telah mendorong Gubernur, Bupati dan Wali Kota agar UMKM khususnya pada sektor pertanian dapat disinergikan dengan lembaga-lembaga keuangan sehingga produksinya bisa kontinuitas punya kualitas yang baik agar kita mampu bisa survive dalam kondisi pandemi ini. “Dan apa yang telah kita lakukan pada hari ini adalah melanjutkan perintah Bapak Presiden tersebut sebagai wujud kerja kolaboratif,” jelas Gubernur NTT.

Menurut Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Prisila Q. Parera pada Senin, 30 Agustus 2021, pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT merupakan salah satu langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengonsolidasikan seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder terkait pemberdayaan masyarakat dan UMKM di daerah masing-masing.

Pembentukan TPAKD, terang Prisila Q. Parera, untuk mengatasi rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat NTT, rendahnya penyerapan pembiayaan terhadap sektor UMKM dan belum adanya suatu forum di daerah untuk dapat melaksanakan koordinasi dan implementasi dalam rangka mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“TPAKD dibentuk dengan tujuan yaitu: (1) Mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah. (2) Mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah. (3) Mendorong Lembaga Jasa Keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah. (4) Menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. (5) Mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan (start up business) dan membiayai pembangunan sektor prioritas. (6) Mendukung program Pemerintah dalam upaya meningkatkan indeks inklusi keuangan di Indonesia” beber Prisila.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Pesisir Dilatih Mengolah Rumput Laut di Lantamal VII Kupang

    Warga Pesisir Dilatih Mengolah Rumput Laut di Lantamal VII Kupang

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Warga pesisir yang tersebar di wilayah sekitar Desa Sulamu, Desa Tablolong dan Desa Semau memperoleh pelatihan dalam mengolah rumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan dalam sektor perikanan; rumput laut kaya akan mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Pelatihan Pengolahan Rumput Laut dilaksanakan dari tanggal 15—16 Oktober 2018 dan diikuti oleh 138 […]

  • Ajang ENSIA 2025, Pertamina Patra Niaga Raih 70 Penghargaan

    Ajang ENSIA 2025, Pertamina Patra Niaga Raih 70 Penghargaan

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    ENSIA telah menjadi panggung apresiasi bergengsi sejak pertama kali dihelat pada tahun 2022. Tahun 2025 ini menandai penyelenggaraan keempat mengangkat tema “Innovation for Socio-Economic and Ecological Harmony”.   Jakarta | Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali membuktikan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial dengan meraih prestasi gemilang di ajang Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) […]

  • Ana Kolin, Figur Perempuan Caketum DPW PKB dalam Muswil Keenam 2021

    Ana Kolin, Figur Perempuan Caketum DPW PKB dalam Muswil Keenam 2021

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sosok Ana Waha Kolin, S.H., anggota DPRD Provinsi NTT, muncul dalam bursa pencalonan calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi NTT. Selain Ana Kolin, terdapat 3 (tiga) calon lain yakni Yucundinus Lepa (Ketua DPW PKB), Aloysius Malo Ladi, S.E. (Sekretaris DPW PKB dan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT) […]

  • PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminimalisir dan mencegah stunting atau anak kerdil terus dilakukan melalui berbagai program. Upaya tersebut didukung oleh Tim Penggerak PKK NTT dengan melakukan kerja kolaboratif mencegah stunting Stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak […]

  • Gunung Merapi Erupsi, Kolom Abu Terpantau Setinggi 5.000 Meter

    Gunung Merapi Erupsi, Kolom Abu Terpantau Setinggi 5.000 Meter

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | Gunung Merapi bererupsi dengan tinggi kolom erupsi ± 5.000 meter dari puncak pada Jumat, 27 Maret 2020 pukul 10.56 WIB, sebagaimana menurut laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo menyampaikan erupsi tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo […]

  • ‘New Normal’ di Satuan Pendidikan Harus Utamakan Hak Anak

    ‘New Normal’ di Satuan Pendidikan Harus Utamakan Hak Anak

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tatanan normal baru atau new normal menimbulkan perdebatan publik dikaitkan dengan berbagai kekhawatiran lapisan masyarakat, utamanya kesiapan negara menjamin keamanan penduduk dari penularan Covid-19, termasuk pada anak jika Satuan Pendidikan dibuka kembali dalam kalender tahun ajaran baru 2020/2021 pada 13 Juli 2020. Para orang tua peserta didik resah, karena data terakhir […]

expand_less