Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Salib Raksasa di Oetalu Kabupaten Kupang Raih Rekor MURI

Salib Raksasa di Oetalu Kabupaten Kupang Raih Rekor MURI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Salib Raksasa berukuran ukuran 150 x 85 meter yang terbentang di tengah Perumahan Sejahtera Regency di Oetalu, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah,  Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diresmikan oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat pada Jumat, 3 Januari 2020 petang.

The Giant Cross atau Salib Raksasa tersebut merupakan wadah jalan dua arah bagi warga penghuni Perumahan Sejahtera Regency namun dikreasi oleh CEO Sejahtera Group, Bobby Lianto, MBA menjadi ikon bagi Kabupaten Kupang dan Provinsi NTT.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat menekan tombol peresmian fasum Perumahan Sejahtera Regency dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD NTT, Inche Sayuna dan Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma

Salib Raksasa tersebut terbuat dari paving blok yang diberi warna merah dan didukung dengan penerangan lampu LED berkekuatan 120 watt dan ditunjang dengan Street Light Smart System yang menggunakan hp android yang mana untuk menghidupkan dan memadamkan lampu tersebut cukup menggunakan aplikasi.

CEO Sejahtera Group, Bobby Lianto saat dianugerahi Penghargaan MURI

Penyerahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dilaksanakan bertepatan dengan Ulang Tahun ke-38 CEO Sejahtera Group, Bobby Lianto dan bersamaan dengan peresmian fasilitas pendukung berupa lapangan bola voli, lapangan sepak bola, Bank NTT City, dan fasilitas pendukung lainnya di kompleks Perumahan Sejahtera Regency.

Bobby Lianto saat dipinta menyampaikan awal ide membuat The Giant Cross mengatakan terinspirasi oleh beberapa ikon seperti Patung Yesus Kristus di beberapa negara. “Namun regulasi tak memungkinkan untuk mendirikan Patung dengan ketinggian di atas 100 meter karena akan mengganggu jalur navigasi pesawat udara,” ungkapnya.

Menyadari kondisi tak memungkinkan, maka saat bertemu dengan Pendiri Ciputra Group, lalu muncul ide untuk membuat The Giant Cross tersebut. “Dari dalam pesawat saat take off atau landing di saat senja atau malam, bapak/ibu dapat melihat kemegahan The Giant Cross,” tandas CEO Sejahtera Group tersebut dengan bangga.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat NTT Deklarasi Dukung Ganjar Presiden 2024

    Masyarakat NTT Deklarasi Dukung Ganjar Presiden 2024

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kesetnana, Garda Indonesia | Ratusan masyarakat yang tergabung dalam desa untuk Ganjar Nusa Tenggara Timur (Des Ganjar NTT) mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024. Koordinator Des Ganjar NTT Bachtiar Thyeb mengungkapkan alasan mendukung Ganjar. Bachtiar menilai, Ganjar adalah sosok terbaik untuk memimpin Indonesia ke depan. […]

  • Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 1Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada para pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-22 yang berhasil mendapatkan medali emas dalam laga sepak bola SEA Games 2023. Presiden menilai hal tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat. “Selamat kepada seluruh pemain, atlet, ofisial, semuanya, ini kerja yang bertahun-tahun, yang berkesinambungan […]

  • NTT Harus Punya Tenaga Kerja Berkualitas

    NTT Harus Punya Tenaga Kerja Berkualitas

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur, Josef Nae Soi mengatakan pentingnya memiliki tenaga kerja yang berkualitas dan memiliki kompentensi yang bermutu. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Workshop Penatalaksanaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Pasca Moratorium Provinsi NTT, di Aula Fernandez Gedung Sasando, Rabu, 8 Mei 2019 “Dilihat dari kualitas kompetensi, tenaga kerja kita masih memprihatinkan. […]

  • Di NTT, Bakal Didirikan Perusahaan Pakan Ternak Ayam

    Di NTT, Bakal Didirikan Perusahaan Pakan Ternak Ayam

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kemarin saya lapor kepada bapak Presiden bahwa daerah ini sangat dibanjiri oleh impor ayam pedaging dan telur ayam dari Surabaya. Kami ingin bangun pabrik pakan ternak agar kami bisa pelihara ayam pedaging dan petelur”, jelas Gubernur VBL saat acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang […]

  • ‘Segelas Kopi Kenangan’ Temani Tenaga Medis Saat Tangani Pasien Covid-19

    ‘Segelas Kopi Kenangan’ Temani Tenaga Medis Saat Tangani Pasien Covid-19

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para tenaga medis mendapatkan kejutan dengan segelas kopi di tengah momen penanganan Covid-19. Lebih dari 17.000 gelas kopi disajikan bagi para petugas medis 33 rumah sakit di wilayah DKI Jakarta pada 11—15 Mei 2020. Kopi Kenangan mendonasikan minuman kopi sebagai bentuk dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Gugus Tugas Nasional […]

  • Dua Pekerja Migran NTT Meninggal di Malaysia, Padma : Ada Indikasi TPPO

    Dua Pekerja Migran NTT Meninggal di Malaysia, Padma : Ada Indikasi TPPO

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Duka kembali menimpa keluarga besar Flobamora atas meninggalnya 2 (dua) orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur yakni Yustika Ataplay (43 tahun) asal Alor di Tawau dan Aberlay Inacio asal Desa Litamali, Kobalima, Kabupaten Malaka di Sandakan, Malaysia Timur. Sesuai rilis yang diterima Garda Indonesia dari Gabriel Goa, Dewan […]

expand_less