Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Santi Taolin Diduga Mendurhakai Mama Kandung, Ini Kesaksian Gaspar Meda

Santi Taolin Diduga Mendurhakai Mama Kandung, Ini Kesaksian Gaspar Meda

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Okt 2020
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Tanah itu dibeli oleh aci Kristin dan mendiang suaminya sebelum pindah ke Suai (Timor Leste). Waktu di Suai, saya dan almarhum setiap minggu turun Atambua untuk mulai rencana membangun rumah. Jadi, bangun dari fondasi sampai selesai itu, saya tahu persis karena saya sangat dekat dengan mereka,” urai Gaspar Meda, pensiunan Polisi 2017 lalu saat dihubungi Garda Indonesia via sambungan telepon, pada Rabu sore, 7 Oktober 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/08/24/diduga-seorang-anak-di-belu-gelapkan-sertifikat-tanah-warisan-ayahnya/

Waktu itu, Gaspar mengisahkan, anak–anak masih kecil semua. “Hubungan saya dengan mereka seperti saudara kandung. Setiap hari Sabtu atau hari libur, saya dan almarhum pakai mobil pick-up hitam selalu turun Atambua,” ungkapnya.

“Jadi, kalau mau omong kasar, Santi itu belum tahu pakai celana! Rumah itu dia punya bapak mama yang bangun”, kisah Gaspar Meda, pensiunan Polisi 2017 lalu itu secara gamblang terkait kasus perebutan lahan antara anak dan mama kandung di Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mantan KBO Lantas Polres Belu itu menceritakan, bahwa saat eksodus tahun 1999, rumah itu sudah siap dihuni. “Jadi, tanah dan rumah itu bukan Santi punya. Itu hasil usaha bapak dan mamanya. Saya heran, masa Santi bilang ada surat wasiat dari bapaknya. Kalau ada surat wasiat kenapa tidak tunjukkan, sampai mama dan adik – adiknya tidak tahu? Sampai harus sembunyikan sertifikat dan balik nama. Mamanya masih hidup, kok ini anak bisa balik nama, dasarnya dari mana? Anak – anak itu, semua kenal saya, saya siapa? Waktu di Suai juga, saya yang cari tanah untuk mereka buka toko”, ungkap mantan Danpos Pasar Baru Atambua dan Motaain itu.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/08/26/bpn-belu-blokir-sertifikat-atas-nama-santy-taolin/

Meda yang adalah mantan KBO Intel itu pun sangat sesalkan sikap Santi Taolin terhadap mama kandungnya sendiri. “Ini, anak durhaka betul! Santi dan adik – adiknya itu punya hak yang sama. Itu, hasil keringat orang tuanya mulai dari buka kios kecil di Kaubele (wilayah Kabupaten T.T.U) sampai buka toko di Suai. Waktu di Suai, mereka anggap saya saudara. Ini, saya harus jujur sampaikan. Bahkan, oto (mobil) Rocky yang Santi dan suaminya pakai seperti milik pribadi itu, dia punya bapak kredit di Dili. Saya dan bapaknya yang pergi kredit di Mahkota Timor Diak. Beli oto saya tahu, beli bus saya tahu. Makanya saya bilang Santi, kau tidak kelirukah? Kau buat mama kandung model begitu? Saya menyesal itu. Saya sampai datang di Santi, saya bilang kalau kau berani, di atas tanah ini kita buat sumpah. Supaya kita lihat, tanah ini Santi punya atau mama punya? Termasuk itu bangunan. Kalau mama tiri, saya masih bisa telan ludah. Tapi, ini mama kandung, mama yang melahirkan dari rahim, kok bisa buat mama sampai model begini. Kita orang Timor, kalau sumpah itu tidak matikah? Kalau dia punya mama peras dia punya air susu, titi (ketok) di atas batu, dia tidak mati berdirikah? Jangan hanya karena harta mulia, kita jual supaya hidup senang – senang. Kasihan, itu mama kandung yang melahirkan. Saya tahu persis itu,” tegasnya.

Coba.., tandas Gaspar Meda, saya ada di situ, saya omong, Santi berani jawab saya?, tidak akan dia jawab saya satu kata pun!.

“Kau anak kemarin!, kau keringat berapa ada di situ? Makanya saya bilang, harus dibagi merata ketiga anak, karena itu bapak dan mama punya”, kesal mantan Kasat Bimas dan Kasubag Hukum Polres Belu itu. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)
Editor: (+ ronny banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menarik dari perhelatan Pemilihan Puteri Tenun NTT dan TCP Fashion Fest 2019 yang dihelat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan berkolaborasi dengan Dekranasda NTT; Sebanyak 12 model muslimah mewarnai peragaan busana Tenun Padupadan dengan konsep kimono cardigan rancangan Erwin Yuan. Model Muslimah NTT merupakan model binaan Erwin Yuan, perancang tenun padupadan […]

  • Menparekraf : Penambahan Cuti Bersama  Berdampak Positif Terhadap Pariwisata

    Menparekraf : Penambahan Cuti Bersama Berdampak Positif Terhadap Pariwisata

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyambut baik surat keputusan bersama 3 (tiga) menteri terkait penambahan hari libur dan cuti bersama tahun 2020, yang akan memberi dampak positif pada kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air. Wishnutama Kusubandio usai menyaksikan penandatanganan surat keputusan bersama Menteri […]

  • Usia 18 Tahun, Generasi Digital Jadi Tantangan Persekutuan Doa GMIT

    Usia 18 Tahun, Generasi Digital Jadi Tantangan Persekutuan Doa GMIT

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kini, Persekutuan Doa GMIT genap berusia 18 tahun pada tanggal 17 Juni 2019; sejak secara resmi diterima dan ditetapkan sebagai sebuah wadah organisasi Unit Pembantu Pelayanan (UPP) dalam Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) saat Sidang Raya Sinode GMIT XXXII di Jemaat Elim Naibonat Klasis Kupang Timur pada tanggal 17 Juni […]

  • Rumah Doa Abraham Rengkuh Jiwa dan Pulihkan Mental Bunuh Diri

    Rumah Doa Abraham Rengkuh Jiwa dan Pulihkan Mental Bunuh Diri

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 1Komentar

    Loading

    Jangan menemukan jawaban sendiri atas segala penderitaan hidup melalui bunuh diri (suicide) karena kehidupan ini adalah anugerah. Tak ayal pelaku bunuh diri bakal mengalami siksaan berat sebelum ajal menjemput dirinya.   Kupang | Momentum Paskah tahun 2025 diejawantahkan Rumah Doa Abraham Segala Bangsa Bahasa dengan menghelat seminar kesehatan mental bertajuk, “mengungkap misteri bunuh diri, antara […]

  • Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia | Partai per delapan besar Turnamen Sepak Bola El Tari Memorial Cup ( ETMC) 2019, saat pertandingan Perse Ende vs Perss SoE, pada Jumat 19 Juli 2019 lalu menjadi salah satu momen paling menegangkan sepanjang perhelatan ETMC 2019 yang berlangsung di lapangan utama Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pertandingan yang […]

  • PLN dan YBM Hadirkan Listrik Gratis di Pesisir Pulau Sumba

    PLN dan YBM Hadirkan Listrik Gratis di Pesisir Pulau Sumba

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Meskipun dua desa yang berada di jalur pesisir utara Pulau Sumba ini telah resmi dialiri jaringan listrik PLN sejak tahun 2023, namun masih ada warga yang terkendala biaya guna melakukan sambungan pasang baru.   Sumba Tengah | Komitmen untuk menghadirkan keadilan energi hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) terus diwujudkan. PT PLN (Persero) […]

expand_less