Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Sayur Lezat Berbahan Batang Pisang, Jukut Ares Resep dari Bali

Sayur Lezat Berbahan Batang Pisang, Jukut Ares Resep dari Bali

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Loading

Selama liburan di Pulau Dewata Bali, makanan khas apa saja yang sudah Anda coba? Ikan Mak Beng, lawar Bali, klepon Bali. Ada satu rekomendasi makanan yang patut Anda coba. Makanan ini jarang dijual di warung maupun restoran. Kecuali usaha kecil yang menjajakan pakai order atau di kampung halaman.

Jukut Ares

Jukut ares merupakan sayuran dari batang pisang muda. Jukut sendiri adalah bahasa Bali yang berarti sayur, dan ares adalah batang pohon pisang muda. Biasanya jukut ares akan dicampur bersama tulang daging ayam untuk meningkatkan cita rasanya yang lezat. Makanan ini sangat cocok disantap selagi masih hangat.

Bagi Anda yang beragama Muslim dan ingin mencoba masakan ini bisa juga mencari warung nasi yang bahan dagingnya dicampur dengan tulang ayam atau tulang bebek.

Makanan tradisional Bali ini berbahan dasar batang pohon pisang (anak pohon pisang sebesar lengan orang dewasa) diisi balung (tulang). Batang pohon pisang yang digunakan biasanya batang pisang batu atau pisang klutuk (untuk mendapatkan rasa yang enak) atau untuk pilihan berikutnya bisa batang pisang raja, tapi kalau tidak ada bisa menggunakan batang pisang yang lainnya. Untuk balung atau tulang bisa menggunakan babi, ayam, bebek, sapi dan lainnya. Untuk bumbunya menggunakan base genep atau base gede (bumbu lengkap).

Pembuatan Jukut Ares tidaklah begitu sulit, pertama-tama tentu saja harus mencari batang pohon pisang. Kemudian dikelupas kulitnya sampai kelihatan batang dalamnya yang putih bersih. Batang pisang ini kemudian diiris dengan ketebalan tidak lebih dari 0.5 cm, selesai mengiris ditampung di baskom dan direndam menggunakan air garam lalu diaduk aduk sambil diremas halus sampai irisan batang pisang menjadi lembut.

Video cara mengolah batang pisang jadi sayur Jukut Ares:

https://youtu.be/9uLwv2uGgxg

Campuran bumbu yang dipakai biasanya memakai bumbu magenap (istilah Bali) atau bumbu komplit ini berupa lengkuas, jahe, kunyit, bawang putih, bawang merah, cabe rawit, ketumbar, lada hitam, yang dihaluskan terlebih dahulu. Bumbu ini ditumbuk halus kemudian ditumis. Lalu dibuat kaldunya masukan balung atau tulang juga irisan batang pisang tadi sambil ditambah bahan penyedap lainnya seperti daun salam, daun jeruk nipis dan lainnya.

Sudah selesai tinggal menunggu sampai masakan matang dan masakan khas bali jukut ares ini siap dihidangkan dan disantap dengan nasi.

Supaya lebih nikmat, Jukut Ares ini biasanya dicampur dengan balung babi atau tulang babi. Daging ini bisa diganti dengan tulang ayam atau tulang bebek atau juga tulang sapi sehingga Jukut Ares bisa dinikmati oleh siapa pun penghobi kuliner Bali khususnya penghobi Jukut Ares.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2023/06/batang-pisang-bermanfaat-bagi-kesehatan-apa-saja-yuk-simak

Bagi Anda yang sedang jalan-jalan ke Bali dan senang mencoba kuliner lokal bisa mencoba masakan khas Bali Jukut Ares.

Bahan

1 kg batang pohon pisang muda, 1 kg tulang itik atau ayam, 5 gram lengkuas, 10 gram asam, 10 gram daun serai, 2 lembar daun salam, dan minyak kelapa secukupnya

Bumbu halus

75 gram bawang merah, 30 gram bawang putih, 15 gram cabai merah, 5 gram kunir, 5 gram terasi, 5 gram jahe, 10 gram kemiri, dan garam secukupnya

Cara membuka jukut ares

  1. Iris tipis batang pohon pisang. Tambahkan minyak, garam, dan asam. Remas batang pohon pisang sampai lemas.
  2. Tumis bumbu halus. Masukkan serai, daun salam, dan lengkuas. Masak sampai harum. Angkat dan sisihkan.
  3. Rebus daging dan tulang sampai empuk. Masukkan batang daun pisang dan bumbu halus. Rebus sampai matang. Hidangkan jukut ares selagi hangat.

Sumber (*/berbagai platform)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas PASTI Blokir 311 Pinjaman Online Ilegal dan Pinjaman Pribadi

    Satgas PASTI Blokir 311 Pinjaman Online Ilegal dan Pinjaman Pribadi

    • calendar_month Ming, 18 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal atau Satgas PASTI pada Januari 2024 kembali melakukan pemblokiran terhadap 233 entitas pinjaman online ilegal di sejumlah website dan aplikasi serta 78 konten penawaran pinjaman pribadi (pinpri), yang berpotensi merugikan masyarakat dan melanggar ketentuan penyebaran data pribadi. Sejak 2017 hingga 31 Januari 2024, Satgas telah […]

  • Hakim Vonis Oknum Anggota DPRD Belu Marthen Naibuti 1 Bulan Penjara

    Hakim Vonis Oknum Anggota DPRD Belu Marthen Naibuti 1 Bulan Penjara

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Terdakwa, oknum anggota DPRD Belu fraksi Gerindra, Marthen Martins Naibuti/MMNB divonis terbukti bersalah oleh Hakim, Junus Dominggus Seseli, S.H. dalam sidang perkara yang dihelat di Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 4 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/07/31/usai-diperiksa-penyidik-polres-anggota-dprd-belu-resmi-jadi-tersangka/ Terdakwa Marthen Naibuti divonis bersalah karena […]

  • Abu Janda : Si Penjaga Kebinekaan Indonesia

    Abu Janda : Si Penjaga Kebinekaan Indonesia

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Abu Janda atau Permadi Arya adalah salah satu sahabat saya yang unik dan nyentrik. Saat bicara dengan dia apalagi yang berkaitan dengan kebangsaan dan nasionalisme dia akan antusias, ekspresif seolah seluruh tubuhnya ikut bergerak dan berbicara. Apalagi saat diajak diskusi masalah intoleransi dan radikalisme, dia pasti meledak-ledak, reaktif dan terlihat dengan […]

  • ‘Coffee Morning’ Bersama Jurnalis, Bupati Belu: Tidak Ada Niat Batasi Wartawan

    ‘Coffee Morning’ Bersama Jurnalis, Bupati Belu: Tidak Ada Niat Batasi Wartawan

    • calendar_month Jum, 7 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH,Finasim didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens,M.M. bertatap muka atau  coffee morning bersama seluruh wartawan – wartawati  yang bertugas di wilayah Kabupaten Belu, di restoran Hotel Matahari Atambua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat pagi, 7 Mei 2021. Agenda coffee morning, selain sebagai ajang saling […]

  • DPR Kritik MK Pascapelarangan Polisi Aktif Pegang Jabatan Sipil

    DPR Kritik MK Pascapelarangan Polisi Aktif Pegang Jabatan Sipil

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Loading

    Perkara ini diajukan oleh Syamsul Jahidin dan Christian Adrianus Sihite yang menilai banyak anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil seperti Ketua KPK, Sekjen KKP, Kepala BNN, Wakil Kepala BSSN, dan Kepala BNPT tanpa melalui proses pengunduran diri.   Jakarta | Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa anggota Polri aktif tidak boleh menduduki jabatan sipil tanpa terlebih […]

  • PLN DESA BERDAYA! 14 Lahan Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian

    PLN DESA BERDAYA! 14 Lahan Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program ‘Desa Berdaya’ telah membuka sebanyak 14 lahan terbengkalai milik warga Poco Leok untuk dijadikan lahan pertanian hortikultura terhitung sejak Agustus 2023. Program ini menjadi wujud konsistensi PT PLN (Persero) dalam menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk […]

expand_less