Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Selain Zona Hijau, Sekolah di Zona Lain Belum Boleh Lakukan Tatap Muka

Selain Zona Hijau, Sekolah di Zona Lain Belum Boleh Lakukan Tatap Muka

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 5 Jul 2020
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 masih berdampak di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Lebih dari empat bulan kegiatan belajar di lingkungan sekolah dilakukan secara online atau daring. Sekolah di zona hijau atau tidak terdapat kasus Covid-19 dipertimbangkan untuk dimulai pembelajaran tatap muka secara bertahap.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/04/kiat-sukses-belajar-daring-saat-pandemi/

Pembukaan sektor Pendidikan harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemerintah daerah setempat dan memenuhi standar kesiapan pembelajaran tatap muka. Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, pembelajaran tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan.

Dokter Reisa mengatakan, apabila gugus tugas nasional menyatakan bahwa sebuah daerah masuk kategori zona hijau, kepala daerah dapat mengizinkan pembelajaran tatap muka di daerahnya. “Namun, sekolah tetap harus mampu penuhi semua daftar periksa, dan siap pembelajaran tatap muka,” ujar dr. Reisa saat melakukan konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Ia mengatakan, pertama, harus tersedia sarana sanitasi seperti, toilet bersih, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan desinfektan. Kedua, tersedia akses fasilitas pelayanan kesehatan. Ketiga, siap menerapkan area wajib masker di sekolah. Keempat, memiliki alat pengukur panas untuk mengetahui suhu tubuh warga sekolah. Kelima, mampu memetakan warga sekolah yang tidak boleh melakukan kegiatan di sekolah, yaitu, yang memiliki kondisi medis penyerta, atau komorbid.

Kemudian, yang tidak memiliki akses transportasi yang menerapkan jaga jarak. “Murid yang memiliki riwayat perjalanan dari zona kuning, oranye, dan merah, atau riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 hari,” tambahnya.

Keenam, membuat kesepakatan bersama komite sekolah untuk memulai pembelajaran tatap muka, dan tentunya orang tua harus menyetujui pembelajaran tatap muka.

“Jika semua sudah sepakat, maka baru bisa dimulai,” tutur dr. Reisa.

Pembelajaran tatap muka sangat memperhatikan kesehatan dan keamanan warga komunitas sekolah. Di samping itu, orang tua atau wali murid harus memeriksa kesiapan kesehatan anak-anak. Pastikan, mereka bisa mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. “Jangan memaksa. Pastikan siap secara fisik, mental, lahir, dan batin,” tegasnya.

Dokter Reisa menegaskan bahwa Ketua Gugus Tugas Letjen Doni Monardo berkomitmen untuk membuka kembali sekolah memulai kegiatan tatap muka, namun di tempat yang paling aman yaitu zona hijau tadi. Sedangkan wilayah dengan zona kuning, oranye dan merah belum dapat melakukan pembelajaran tatap muka.

Sejak pandemi diumumkan di Maret 2020, lebih dari 90% siswa dan siswi harus belajar di rumah secara penuh. Terutama mereka yang tinggal di daerah risiko tinggi penularan Covid-19. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berusaha tetap menjaga kegiatan belajar mengajar berkualitas.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hermanus Man : Calon Pemimpin Perlu Tahu Kelola Konflik

    Hermanus Man : Calon Pemimpin Perlu Tahu Kelola Konflik

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menjadi nara sumber dalam latihan dasar kepemimpinan (LDK) yang dihelat pusat pengembangan anak (PPA) Dewan Anak Kluster Kupang Barat pada Jumat, 29 April 2022, menekankan bahwa anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan perlu mengetahui cara mengelola konflik yang timbul akibat perbedaan. Wakil […]

  • Telisik Cara Penyerahan Uang Komitmen Fee Agar Tak Terlacak KPK

    Telisik Cara Penyerahan Uang Komitmen Fee Agar Tak Terlacak KPK

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Loading

    Sudah deal fee 10%, lalu bagaimana cara menyerahkan uang dalam jumlah besar? Transfer jelas tak mungkin. Inilah yang mau saya bahas. Bagian ini, bisa dikatakan seni korupsi paling menakjubkan, hanya ada di negeri ini. Kalau kemarin kita bahas komitmen fee dari sisi “teori konspirasi warung kopi”, maka sekarang kita buka pintu ke ruang paling remang, […]

  • Wakil Wali Kota Lantik Elvianus Wairata Jadi Penjabat Sekda Kota Kupang

    Wakil Wali Kota Lantik Elvianus Wairata Jadi Penjabat Sekda Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man melantik dan mengambil sumpah Ir. Elvianus Wairata, M.Si sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang menggantikan Drs. Yoseph Rera Beka yang masa Jabatannya telah berakhir pada tanggal 17 Maret lalu. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan di Lantai 1 (satu) Kantor Wali Kota Kupang; […]

  • Kabupaten Selayar Jadi Penyelenggara Pilkada Terawan di Sulawesi Selatan

    Kabupaten Selayar Jadi Penyelenggara Pilkada Terawan di Sulawesi Selatan

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar, Garda Indonesia | Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi-Selatan ditetapkan sebagai salah satu dari dua belas kabupaten kota penyelenggara pilkada tertinggi dari sisi kerawanan dengan presentase lima puluh empat koma sekian persen. Hal ini diutarakan Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin dalam uraian pengantar, rapat pleno penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan pasangan […]

  • Gempa M 6.8 Guncang Wilayah Maluku

    Gempa M 6.8 Guncang Wilayah Maluku

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku, Garda Indonesia | Gempa bumi dengan magnitude 6.8 mengguncang wilayah Maluku pada Kamis, 26 September 2019 pukul 08.46 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa terjadi pada 40 km timur laut Ambon – Maluku dengan kedalaman 10 km. BMKG merilis tidak adanya potensi tsunami. Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dirasakan di […]

  • Kapolri Listyo Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

    Kapolri Listyo Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Listyo Sigit mengingatkan agar masyarakat tidak lengah atau terpecah karena provokasi yang dapat menggagalkan cita-cita menuju Indonesia maju.   Jakarta | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial-politik yang terjadi. Pada sambutannya pada acara doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi […]

expand_less