Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Selamat Jalan Papa (Bagian 2)—Pelayat Hingga Pukul 5 Subuh

Selamat Jalan Papa (Bagian 2)—Pelayat Hingga Pukul 5 Subuh

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Kembali menorehkan tulisan tentang kepergian Papa ke ribaan-Nya, layaknya berat menggerakkan jari-jari menekan tuts laptop ataupun smartphone. Entah mengapa? Apakah harus menuntaskan deretan peristiwa pasca-perayaan 40 hari kepergiannya? Mungkin saja, sebab ada beberapa peristiwa menghiasi momen tersebut.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2023/03/selamat-jalan-papa-bagian-1/

Hari ini, Jumat, 7 April 2023, saat umat Kristiani memperingati Jumat Agung, saya pun kembali menggapai ide dan hasrat kembali menorehkan tulisan tentang Papa. Padahal, sebelumnya, telah ditata bakal merilis tulisan bersambung setiap Ahad.

Usai tiba di rumah Naiola pada Minggu malam, 19 Februari 2023 sekitar pukul 22.30 WITA, saya, Mama beserta kakak-adik bergantian menerima para pelayat dari para tetangga, warga desa, rumpun keluarga terkait, hingga masyarakat desa tetangga. Seperti memiliki tenaga ekstra, kami menerima pelayat hingga pukul 5 subuh.

Kami pun sekadar beristirahat sekitar 2—3 jam, kemudian bergantian menemani jasad Papa yang terbujur kaku. Berbagai imajinasi bergerak melayang melampaui asa, saat kami menatap Papa.

Keluarga dari Mama Mooy yakni To’o Gabriel Mooy (panggilan untuk paman atau om dalam bahasa Rote), istri Sartje Henuk, anak-anak, Grace dan Fandy Mooy, To’o Yunus Mooy, To’o Da’i Mooy, dan istri To’o An Mooy pun turut hadir melayat lalu membentangkan kain tenun Rote di atas jasad Papa, memberikan penguatan dan peneguhan kepada Mama, saya, kakak-adik pada Senin malam, 20 Februari Februari pukul 23.30 WITA.

“Jangan menangis. Jangan menangis! Berdoalah kepada Tuhan karena apa yang Tuhan bikin itu baik,” demikian penekanan Gabriel Mooy saat melihat Mama Mooy menangis sambil memeluk erat Fandy Mooy.

Simak video kunjungan keluarga Mooy:

https://sck.io/p/501rJdrO

Pukul 01.40 WITA, keluarga besar Adolof Hun beserta istrinya (Direktris CV. Landu Protect Jaya) menapaki tangga yang terbuat dari kayu, rumah duka di Desa Naiola Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kita akan dikenang pasca-kematian. Begitu lah penuturan awam tentang kematian. “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, Aku telah mencapai garis akhir dan Aku telah memelihara iman” Timotius 4:7. Nats ini saya adopsi dari ucapan duka CV. Landu Protect Jaya, tempat Papa berkarya usai pensiun dari Bank Indonesia Perwakilan NTT pada tahun 1998.

Kemudian, beruntun pelayat dari Kota Kupang, berani dan nekat menerjang longsor Takari untuk dapat melayat jasad Papa. Sebut saja, teman kantor dari adik Jony Banase. Para pegawai dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT datang melayat dan membawa ucapan duka. Mereka tiba sekitar pukul 02.25 WITA.

Tak ketinggalan, keluarga Kakak Kornelis Banase dari Desa Banfanu, Kecamatan Noemuti pun melayat jasad Papa pada pukul 03.20 WITA. Menyusul, keluarga Sigakole (keluarga Ing Sigakole, istri adik Jony Banase) pun tiba di rumah duka pada pukul 03.16 WITA.

Rasa dukacita pun bertahap berganti sukacita dan bahagia mengalir di dalam tubuh dan pikiran. Sungguh luar biasa! Meski begitu banyak hambatan, namun keluarga dekat dan para pelayat, secara bergantian memasuki rumah tua Naiola, rumah yang Papa bangun dari hasil keringatnya saat mengabdikan diri pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT selama lebih kurang 30 tahun.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-77 TNI AL, Danlantamal VII Tabur Bunga di TMP Dharma Loka

    HUT Ke-77 TNI AL, Danlantamal VII Tabur Bunga di TMP Dharma Loka

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VII Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dr. Heribertus Yudho Warsono, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. CHRMP., CIQnR., CIQaR., CRMP. memimpin ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka, Pasir Panjang, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 9 September 2022. Ziarah dan tabur bunga […]

  • Gubernur Viktor Laiskodat Pinta BPK Tingkatkan Profesionalisme & Integritas

    Gubernur Viktor Laiskodat Pinta BPK Tingkatkan Profesionalisme & Integritas

    • calendar_month Sab, 14 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dalam semangat pembangunan modernisasi Provinsi Nusa Tenggara Timur ini ke depan, kita membutuhkan peningkatan profesionalisme dan integritas para pemeriksa BPK untuk mampu memberikan petunjuk yang benar,” ujar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam ‘Workshop Implementasi Penegakan Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan’ pada Jumat, 13 Desember 2019 di Hotel […]

  • Delapan Anak Buah Purbaya Kena OTT KPK, Sindiran Prabowo Maut

    Delapan Anak Buah Purbaya Kena OTT KPK, Sindiran Prabowo Maut

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Benar-benar maut sindiran Prabowo di hadapan Menkeu Purbawa soal pegawai pajak yang nakal. Beberapa hari kemudian delapan pegawai pajak yang notabene anak buah Purbaya kena OTT KPK. Mari kita marah. Jangan ditahan. Negara ini terlalu sering meminta kita sabar, sementara kesabarannya sendiri sudah lama bangkrut. Saya ini rakyat jelata yang taat. […]

  • CIRMA Entaskan Ratusan “WC Terbang” di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur 

    CIRMA Entaskan Ratusan “WC Terbang” di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur 

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Loading

    Habituasi membuang hajat besar sembarangan kerap dilakukan oleh ratusan kepala keluarga di Desa Tanah Merah dan Oebelo di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).   Kupang | Buang hajat besar sembarangan dapat menimbulkan banyak dampak negatif, baik untuk kesehatan maupun lingkungan seperti penyakit menular sebab kotoran manusia mengandung banyak bakteri, virus, dan parasit. Jika […]

  • Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Harga tiket MotoGP Mandalika 2025, kini berlaku untuk tiga hari penyelenggaraan. Pada tiga edisi terakhir di MotoGP Mandalika, tiket sebelumnya terpisah-pisah sesuai dengan hari perhelatan.   Lombok | Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 segera dilaksanakan pada 3—5 Oktober 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seri ini merupakan balapan ke-18 dalam […]

  • Kawal Pemudik Jawa ke Lampung, Kapolri Siapkan Satgas Begal

    Kawal Pemudik Jawa ke Lampung, Kapolri Siapkan Satgas Begal

    • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Cilegon, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyiapkan satuan tugas (Satgas) untuk mengawal pemudik di Lampung. Tim khusus dari Polda Lampung ini nantinya akan mengawal pemudik dari Jawa tujuan Sumatera. “Hari ini dipaparkan oleh wilayah Polda Banten dan Lampung disampaikan bahwa di Lampung sudah disiapkan tim atau Satgas yang dipersiapkan untuk mengawal terkait […]

expand_less