Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Seorang Pria di Jepang Jadi Sorotan Buka Layanan Donasi Sperma

Seorang Pria di Jepang Jadi Sorotan Buka Layanan Donasi Sperma

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
  • visibility 247
  • comment 0 komentar

Loading

Namun ternyata mayoritas justru pasangan sesama jenis perempuan, disusul perempuan lajang yang ingin punya anak tanpa menikah.

 

Osaka | Belakangan ini, seorang pria berusia 38 tahun dari Jepang yang dikenal dengan nama Samaran Hajime mengegerkan publik usai ia menawarkan layanan donasi sperma dengan cara yang tak biasa seperti berhubungan seks langsung dengan kliennya.

Selain itu, ia juga menawarkan opsi inseminasi kepada kliennya tanpa harus melakukan hubungan seks menggunakan spermanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini pada Jumat 22 Agustus 2025, Hajime, seorang pekerja kantoran yang tinggal di kota pelabuhan Osaka, mulai menekuni “jalan” ini setelah menerima permintaan putus asa dari seorang teman kampus lima tahun lalu.

“Teman saya mengatakan bahwa dia tidak memiliki sperma dan tidak bisa memiliki anak dengan istrinya, lalu dia meminta saya untuk tidur dengan istrinya dan membuatnya hamil,” ungkap Hajime saat wawancara dengan Kansai TV.

Meski awalnya ia merasa “sangat terkejut” mencari tahu soal kondisi itu dan menyadari banyak orang menghadapi masalah serupa, Hajime akhirnya menyetujui permintaan tersebut.

Kemudian, Hajime akhirnya memutuskan untuk memenuhi permintaan temannya. Beberapa hari kemudian, ia secara sukarela membantu tanpa biaya, dan anak dari pasangan tersebut lahir pada tahun berikutnya.

“Secara jujur, melihat anak itu lahir memberikan saya perasaan yang campur aduk, tetapi orang tua teman saya selalu mengatakan bahwa mereka ingin memiliki cucu. Oleh karena itu, dia sangat bahagia dan berterima kasih kepada saya,” tambahnya.

Banyak orang yang tertarik

Melihat kebahagiaan temannya, Hajime lalu membuka akun media sosial untuk menawarkan jasanya secara anonim.

Untuk meyakinkan calon klien, ia rutin mengunggah hasil tes penyakit menular tiap bulan meski biayanya mencapai sekitar 11.700 yen (Rp1,2 juta).

Ia juga membagikan ijazah universitasnya untuk membuktikan latar belakang dan integritasnya

Hajime tidak memungut biaya, hanya meminta penggantian ongkos perjalanan.

Hanjime menegaskan, tidak menandatangani kontrak apa pun, serta tidak akan mengklaim hak sebagai ayah atau tanggung jawab finansial atas anak yang lahir.

Hingga saat ini, ia telah menerima lebih dari 20 permintaan dan berhasil membantu tujuh wanita hamil, di mana empat di antaranya telah melahirkan.

Pada awalnya, Hanjime beranggapan bahwa sebagian besar kliennya adalah pasangan infertil, seperti temannya.

Namun ternyata mayoritas justru pasangan sesama jenis perempuan, disusul perempuan lajang yang ingin punya anak tanpa menikah.

Bagi banyak orang, jasa Hajime dianggap sebagai “harapan yang lebih sederhana” di tengah ketatnya aturan hukum Jepang soal perawatan kesuburan untuk perempuan lajang dan pasangan sesama jenis.

Menuai pro kontra

Praktik ini berada di wilayah abu-abu hukum, karena Jepang belum memiliki aturan yang secara khusus melarang donasi sperma privat atau promosinya di internet.

Meski menuai kontroversi, Hajime menegaskan motivasinya bukan uang.

“Ketika saya melihat klien hamil dan melahirkan, saya merasa sangat puas, seolah saya telah memberi kontribusi bagi masyarakat, dan itu motivasi terbesar saya untuk terus melanjutkan,” ujarnya..

Kisahnya memicu diskusi hangat secara online, terutama di Tiongkok. “Tanpa catatan resmi, ada risiko pernikahan bermasalah di masa depan. Itu masalah sebenarnya,” tulis seorang warganet.

“Permintaannya jelas ada, jadi bukankah hukum dan regulasi seharusnya mengikuti perkembangan zaman?” tulis warganet lain.(*)

Sumber (*/Ragam + Ferdy Daud)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Cuaca Dingin Juli Tak Terkait Fenomena Aphelion

    BMKG: Cuaca Dingin Juli Tak Terkait Fenomena Aphelion

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Isu Fenomena Aphelion beredar santer di pesan grup WhatsApp dan ke berbagai platform media sosial. Ini pesan tersebut, “Mulai besok jam 05.27, kita akan mengalami Fenomena Aphelion, di mana letak Bumi akan sangat jauh dari Matahari. Kita tidak bisa melihat fenomena tersebut, tapi kita bisa merasakan dampaknya. Ini akan berlangsung sampai […]

  • Warga Kampung Sabu di Oebobo Terima Bantuan dari Anita Jacoba Gah

    Warga Kampung Sabu di Oebobo Terima Bantuan dari Anita Jacoba Gah

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Mudah-mudahan ke depan masih ada lagi bantuan bagi kami dari ibu Anita dan kami memiliki harapan-harapan khusus. Ke depannya, silaturahmi ini tetap dibangun. Kami belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat. Sebagai pengemudi grab, penghasilan saya sangat menurun dan tidak mencapai target. Kami berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak AHY, […]

  • TEKAD Visi Menuju ‘Green Economy’

    TEKAD Visi Menuju ‘Green Economy’

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa, Tenaga Ahli Kelembagaan TEKAD Nasional Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) merupakan program pertanian terpadu yang memfokuskan kegiatan pada masyarakat pedesaan. Tahun 2022 merupakan tahun kedua TEKAD berkiprah dalam program pemberdayaan di bumi Flobamora. Peran kemasyarakatan yang diemban belum banyak didengar. Namun landasan program untuk menggerakkan masyarakat ke arah transformasi ekonomi patut […]

  • Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Tim sepakbola Persara Sabu Raijua dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 3 El Tari  Memorial Cup (ETMC) XXXI tahun 2022, di kabupaten Lembata, usai unggul atas Tim Platina FC 1:0 pada Selasa sore, 20 September 2022 di lapangan Polres Lembata. Adapun 8 (delapan) tim yang melaju ke babak 8 besar […]

  • Berkunjung ke Korban Banjir, Bamsoet Beri Bantuan dan Makan Bersama

    Berkunjung ke Korban Banjir, Bamsoet Beri Bantuan dan Makan Bersama

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo begitu kembali ke tanah air langsung menunjukkan kepedulian kepada korban banjir di Jakarta. Selain memberi berbagai bantuan termasuk perahu karet dan kompor kepada para korban banjir yang mengungsi di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan. Bamsoet juga menyempatkan makan bersama dengan para pengungsi yang sebagian besar ibu-ibu. “Menghadapi […]

  • Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

    Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Ikatan Media Online (IMO) Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI atas komitmennya dalam memberantas praktik mafia peradilan di Indonesia.   Jakarta | Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 3 (tiga) hakim menjadi tersangka kasus dugaan suap dan atau gratifikasi dalam putusan lepas (ontslag) kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan […]

expand_less