Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » September 2021, Persentase Penduduk Miskin NTT Turun 0,55 Persen

September 2021, Persentase Penduduk Miskin NTT Turun 0,55 Persen

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
  • visibility 108
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis persentase penduduk miskin, menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic need approach) untuk mengukur kemiskinan. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).

Metode ini dipakai oleh BPS sejak tahun 1998 agar hasil perhitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple).

Garis kemiskinan makanan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kilo kalori per kapita per hari atau setara dengan Rp. 373.922,- per kapita per Maret 2019 [naik 3,85% dari September 2018 Rp. 360.069,-] yang mana peran komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan.

Plt. Kepala BPS Provinsi NTT Ir. Adi H. Manafe, M.Si. dalam sesi rilis pers secara live streaming melalui channel YouTube Humas BPS NTT pada Senin, 17 Januari 2022 pukul 12.00 WITA, menyampaikan bahwa persentase penduduk miskin pada September 2021 sebesar 20,44 persen, menurun 0,55 persen poin terhadap Maret 2021 dan menurun 0,77 persen poin terhadap September 2020.

“Jumlah penduduk miskin pada September 2021 sebesar 1.146,28 ribu orang, menurun 23 ribu orang terhadap Maret 2021 dan menurun 27,3 ribu orang terhadap September 2020,” urai Adi Manafe.

Sementara, penduduk miskin perkotaan pada Maret 2021 sebesar 8,60 persen, turun menjadi 8,57 persen pada September 2021. Sementara persentase penduduk miskin pedesaan pada Maret 2021 sebesar 25,08 persen, turun menjadi 24,4 persen pada September 2021.

Dibanding Maret 2021, imbuh Adi Manafe, jumlah penduduk miskin September 2021 perkotaan naik sebanyak 0,12 ribu orang (dari 118,76 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 120,58 ribu orang pada September 2021). Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin pedesaan turun sebanyak 24,85 ribu orang (dari 1.050,55 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 1.025,70 ribu orang pada September 2021).

“Garis Kemiskinan pada September 2021 tercatat sebesar Rp437.606,-per kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp.344.666,- (78,76 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp.92.941,- (21,24 persen),” ungkap Adi Manafe.

Penulis dan Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Pengurus Muhammadiyah NTT ke Korem 161/Wira Sakti

    Silaturahmi Pengurus Muhammadiyah NTT ke Korem 161/Wira Sakti

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S,Sos. menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Muhammadiyah Provinsi NTT, pada Senin 2 September 2019 di Lobi Makorem 161/Wira Sakti. Hadir dalam silaturahmi tersebut Ketua Umum Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTT Musta’in, Lc.  Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Amir Patiradja dan Ketua Pengurus Daerah Pemuda […]

  • 10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2021 bertajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan Remisi Anak Nasional (RAN) bagi 1.020 anak, pada Jumat, 23 Juli 2021. Di wilayah kerja Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebanyak 10 (sepuluh) anak didik […]

  • 15 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Laka Lena, Ini Daftar Namanya

    15 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Laka Lena, Ini Daftar Namanya

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena kepada para pejabat Eselon II yang telah dilantik agar meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik sebagai kunci utama mempercepat tercapainya visi, misi, dan seluruh program pembangunan.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena melantik 15 Pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Provinsi NTT pada Senin,19 Mei 2025 bertempat di Aula El […]

  • PSI Bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu & Koalisi Indonesia Raya

    PSI Bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu & Koalisi Indonesia Raya

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setelah membaca dengan saksama perkembangan terakhir, PSI sebagai partai yang sejak awal mendukung Presiden Jokowi, meyakini ada kebutuhan mendesak untuk membangun komunikasi lebih intens dalam tenda besar koalisi bersama partai-partai pendukung Presiden Jokowi yang lain. Demikian diungkapkan Grace Natalie dalam sesi konferensi pers pada Rabu, 5 April 2023 di DPP PSI. […]

  • Segera Luncurkan E-sertifikat, IMO-Indonesia Sedia Rekrut Anggota Baru di 514 Kab/Kota

    Segera Luncurkan E-sertifikat, IMO-Indonesia Sedia Rekrut Anggota Baru di 514 Kab/Kota

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menjelang hari jadi ke-4 pada tanggal 27 Oktober 2021, Dewan pimpinan pusat (DPP) Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia sampaikan prihal layanan sertifikasi anggota melalui e-sertifikat. Layanan e-sertifikat yang dibuat menyatu dengan website ‘laman’ IMO-Indonesia tersebut diharapkan menjadi nilai tambah sekaligus memberikan kemudahan kepada seluruh dewan pimpinan wilayah (DPW) dalam melakukan perekrutan anggota. […]

  • Pakar Gugus Tugas Covid-19: Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

    Pakar Gugus Tugas Covid-19: Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah memaksimalkan upaya untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona sebagai penyebab penyakit covid-19 melalui berbagai langkah, salah satunya adalah mengampanyekan gerakan cuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun. Hal di atas penting dilakukan mengingat kuman dan virus paling mudah menempel […]

expand_less