Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh Yumi Ke Lele

Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019.

Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau yang sangat terisolir. Dimana jadwal kapal fery Sabu – Kupang seminggu sekali, maka sekarang transportasi menjadi sangat mudah.

Dengan lancarnya transportasi, ke Pulau Sabu, membuat Pulau Sabu, tidak terisolir seperti dulu lagi. Meskipun akan terkendala dan tetap terisolir ketika cuaca buruk (hujan, angin dan gelombang), karena pelayaran dan penerbangan di tutup.

Setiap hari, selalu ada Kapal Funka, baik dari Kupang ke Sabu, maupun sebaliknya. Ada juga kapal Fery Cepat Cantika dan kapal Fery miliknya ASDP. Kita tinggal memilih, mudah kan? Ayo ke Sabu Raijua.

Penulis bersama keluarga di Kampung Adat Namata

Meskipun, saya dilahirkan dan dibesarkan di Sabu, tetapi saya sendiri, belum pernah mengelilingi Pulau Sabu. Itulah alasannya, mengapa saat mendengar adanya Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019, saya segera menghubungi panitia agar bisa terdaftar sebagai salah seorang peserta.

Dan untuk hari pertama Senin, 9 September 2019, merupakan hari yang luar biasa. Karena anak terkasih Ama, bisa melihat secara langsung proses adat yang dilakukan oleh para Mone Ama (Tetua Adat Sabu Raijua), ketika menyambut Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Sabu Raijua, Niko Rihi Heke beserta rombongan.

Serta yang tidak dilewatkan adalah sesi foto. Dan beruntungnya, Ama bisa berfoto bersama para Tokoh Adat yang hari ini hadir di Kampung Adat Namata baik para Mone Ama dan Deo Rai.

Hari ini (9/09/19), Kami mengunjungi 2 (dua) tempat wisata yaitu Kampung Adat Namata dan Pantai Napae, Seba. Meskipun melelahkan, tetapi ada kebahagiaan tersendiri, melihat semua rangkaian kegiatan.

Harapan ke depan, semoga Sabu Raijua menjadi lebih maju, Sektor Pariwisata menjadi perhatian dan Festival seperti ini, diadakan secara berkala.

Buat para pelancong (Traveller), saya sangat merekomendasikan untuk berkunjung ke Pulau Sabu. Pulau dengan keunikan Budaya Cium Hidung (Henge’do).

Ayo ke Sabu Raijua, Surga Tersembunyi di Provinsi Nusa Tenggara Timur! (*)

Sumber berita (*/Penulis merupakan ASN di Kota Kupang dan berdarah Sabu)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendukung Melki-Johni di Manggarai Timur Dukung SIAGA

    Pendukung Melki-Johni di Manggarai Timur Dukung SIAGA

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Markus mengaku banyak warga Tana Rata mendukung SIAGA, meskipun selama ini mereka sempat ke Melki Laka Lena, namun sekarang sudah banyak mendukung SIAGA.   Borong | Para tokoh, pendukung dan simpatisan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA), telah berjuang keras selama masa kampanye. Perjuangan ini dibalut […]

  • Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Jumat, 23 Agustus 2019, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita guna memantau secara langsung harga bahan pokok makanan di Pasar Oebobo dan Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang. “Apresiasi patut diberikan kepada Gubernur NTT, karena mampu menjaga kestabilan harga pasar di NTT. Beliau […]

  • Lantik Perangkat Desa Renrua, Kepala Desa Harap Pelayanan Ikhlas & Tuntas

    Lantik Perangkat Desa Renrua, Kepala Desa Harap Pelayanan Ikhlas & Tuntas

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Kepala Desa Renrua, Eduardus Kidamanto Bau mengambil sumpah dan melantik 16 (enam belas) orang perangkat desa pada Rabu malam, 6 Januari 2022 di aula Kantor Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Perangkat desa yang dilantik itu sudah melewati seleksi administratif, tes tertulis dan tes […]

  • “SESUAI UU” Pangkat Jenderal TNI (HOR) Prabowo Subianto

    “SESUAI UU” Pangkat Jenderal TNI (HOR) Prabowo Subianto

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan penganugerahan pangkat istimewa TNI untuk Menteri Pertahanan (Menhan) Letjen (Purn) Prabowo Subianto berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Demikian disampaikan Presiden kepada awak media usai rapat pimpinan TNI-Polri di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Rabu, 28 Februari 2024. […]

  • Bupati Belu Beber Visi, Misi dan 5 Program Prioritas ke Forkopimda Plus

    Bupati Belu Beber Visi, Misi dan 5 Program Prioritas ke Forkopimda Plus

    • calendar_month Sen, 3 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, SpPD-KGEH, Finasim menyampaikan visi, misi dan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2021—2024 dalam rapat bersama Forkopimda Plus di ruang kerjanya, pada Senin, 3 Mei 2021. Ia membeberkan visi dan misinya bersama Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. yakni membangun manusia sehat, membangun […]

  • Sekolah Libur Akibat Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk

    Sekolah Libur Akibat Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu aktivitas masyarakarat. Salah satunya aktivitas pendidikan harus diliburkan di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Senin, 14 Oktober 2019. Asap akibat karhutla tersebut menyebabkan aktivitas sekolah diliburkan. Melalui pesan digital, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang menginstruksikan kegiatan belajar mengajar di tingkat PAUD, TK, SD dan […]

expand_less