Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Perhelatan  Exotic Tenun Fest (ETF) 2023 telah dihelat pada 26—27 Agustus 2023 bertema “Toward Green Economy : NTT’s exotism contributes globally Indonesia Pride“. Acara yang penuh inspirasi ini tidak hanya memamerkan kerajinan kain tenun NTT yang indah, tetapi juga menegaskan pergeseran menuju praktik berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya NTT yang belum dimanfaatkan untuk mendukung ekonomi hijau.

Exotic Tenun Fest (ETF) 2023 merupakan tahun ketiga terjalinnya kemitraan dan kolaborasi antara Padu Padan Tenun by Erwin Yuan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT (BI NTT). Kolaborasi ini mencerminkan pertemuan pemangku kepentingan dari berbagai kalangan: akademisi, bisnis, komunitas, lembaga pemerintah, dan media, semua bersatu dalam komitmen mereka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif.

ETF 2023 yang ketiga ini berpotensi menjadi pameran luar biasa tentang inovasi dan kerajinan tangan. Melalui beragam acara dan kompetisi, festival ini bertujuan untuk menyoroti prestasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bawah bimbingan dan kemitraan BI NTT. Dari dunia fashion (wastra) hingga kuliner, kerajinan (kriya), dan bahkan dunia kopi, festival ini adalah perayaan lanskap kreatif NTT yang beragam.

Pada tahun ketiganya, Exotic Tenun Fest tidak hanya menjadi sekadar festival; ia muncul sebagai kekuatan pendorong yang mendorong warisan kaya NTT ke panggung global dalam pembangunan berkelanjutan. Bertema “Menuju Ekonomi Hijau: Keeksotisan NTT Menyumbang Kepulauan Indonesia,” festival ini adalah bukti nyata dari komitmen NTT untuk membentuk masa depan di mana tradisi, inovasi, dan keberlanjutan saling terkait dengan harmonis, membangkitkan kebanggaan tidak hanya di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi juga beresonansi dengan para penggemar budaya autentik dan praktik green economy di seluruh dunia.

Pose bersama Erwin Yuan dan Timor Creative People. Foto : tim Padu Padan Tenun

Salah satu sorotan dari festival ini adalah pertunjukan fashion show yang dinanti-nantikan, menampilkan desain yang dibuat oleh desainer pemula dan profesional serta UMKM yang dibina oleh BI NTT. Dihelat saat acara puncak pada 27 Agustus 2023, acara ini menjanjikan perpaduan menarik antara tradisi dan modernitas. Koleksi kain tenun NTT disajikan kepada pemangku kepentingan, mengundang peserta yang hadir secara fisik maupun virtual dari berbagai sudut di Indonesia dan bahkan luar negeri.

Agenda festival ini penuh dengan aktivitas menarik, termasuk talk show yang penuh wawasan, pengalaman belanja langsung yang memamerkan kain tenun NTT, peluang pertemuan bisnis, kontes desain fashion skala nasional khusus untuk estetika unik NTT, bazar UMKM yang bersemangat, dan penampilan para model Timor Creative People serta masih banyak lagi kegiatan menarik lainnya.

Owner Padu Padan Tenun, Erwin Yuan menyampaikan, selain berkontribusi penampilan model Timor Creative People (asuhannya, red), ia juga dipercayakan menjadi juri pada lomba perancang lokal busana tenun NTT.

Erwin Yuan, pelaku wastra khas NTT ini pun menjadi highlight bagi para perancang muda lokal NTT. Beragam corak desain Padu Padan pun kini telah merambah pasar nasional dan dipercaya mendesain busana corak NTT untuk para artis penyanyi nasional.(*)

Sumber (*/tim Padu Padan Tenun + Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Gagap Baca Teks UUD 1945

    Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Gagap Baca Teks UUD 1945

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Tokoh lokal itu disebut sering membantu warga sejak lama, bahkan sebelum menjadi anggota dewan. Popularitasnya di masyarakat membuat Hariman meraih suara terbanyak di internal Partai NasDem Pasangkayu.   Pasangkayu | Sebuah video dari upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pasangkayu, Sulawesi Barat, menjadi viral di media sosial. Pada video itu, Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu, […]

  • Surati Menteri Hukum, IMO-Indonesia Usul Poin Revisi UU Pers

    Surati Menteri Hukum, IMO-Indonesia Usul Poin Revisi UU Pers

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    IMO Indonesia memandang kehadiran media siber/online yang jumlahnya begitu banyak, namun berdasarkan pengalaman anggota media selama setengah dekade belakangan terjadi banyak dinamika yang tidak menguntungkan.   Jakarta | Wacana revisi Undang-Undang Pers No. 40 tahun 1999 kembali mengemuka usai Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas baru-baru ini menggulirkan wacana tersebut. Menyambut wacana hangat tersebut, […]

  • Kasus Perdata Jadi Pidana, Refafi Gah Minta Kapolres Sumba Timur Hentikan

    Kasus Perdata Jadi Pidana, Refafi Gah Minta Kapolres Sumba Timur Hentikan

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penasehat Hukum Rafafi Gah, S.H & Partners meminta Kapolres Sumba Timur di Waingapu untuk menghentikan Penyidikan Kasus Pidana Penipuan yang ditersangkakan kepada kliennya Lodoweyk Dima Lulu, S.Pi alias Dodi, karena merasa janggal; dengan Surat No.0016/ADV/KPG/2018 perihal penghentian penyidikan tertanggal 23 Agustus 2018 Surat penghentian penyidikan tersebut ditembuskan kepada Bapak Kapolri di […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Secara geografis di Provinsi Sumatra Utara, suku Batak terdiri dari 5 (lima) etnis besar, yaitu Batak Toba (Tapanuli), Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing (Angkola), dan Batak Pakpak (Dairi). Suku-suku  besar Batak tersebut menggunakan bahasa-bahasa yang berbeda baik substansi bahasanya maupun logatnya. Pada kehidupan sehari-harinya, pemakaian […]

  • Selesai!, Konflik Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur di NTT

    Selesai!, Konflik Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur di NTT

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Ngada-Bajawa, Garda Indonesia | “Agar kita semua tahu, bahwa tidak ada pembangunan yang dapat dilaksanakan dalam permusuhan dan perpecahan. Dimanapun itu, tak akan pernah ada !”,Itulah sepenggal pesan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya pada acara seremoni pemasangan pilar batas antara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur di Bensur, Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung […]

  • Dugaan Korupsi, Program SLBM di Dinas PRKP TTS Dibidik ARAKSI

    Dugaan Korupsi, Program SLBM di Dinas PRKP TTS Dibidik ARAKSI

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI), Alfred Baun bersama sejumlah anggota mendatangi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat 20 Mei 2022. Disinyalir ada dugaan korupsi dalam program sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SLBM) tahun 2019—2021. ARAKSI juga mengendus aroma […]

expand_less