Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tak Hanya Tol, Kapolri Imbau Masyarakat Mudik Via Jalur Alternatif

Tak Hanya Tol, Kapolri Imbau Masyarakat Mudik Via Jalur Alternatif

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2022, mengimbau masyarakat mudik melalui jalur-jalur alternatif.

“Selain menggunakan jalur tol, tentunya saya minta dan imbau masyarakat bisa gunakan jalur alternatif, seperti Pantura dan Pantai Selatan, untuk mengurangi beban jalan tol,” kata Listyo di Lapangan Silang Monas pada Jumat, 22 April 2022.

Kapolri Sigit juga mengimbau perusahaan untuk memberikan kesempatan kepada karyawannya agar mudik lebih awal. Hal tersebut dilakukan agar warga tidak mudik berbarengan yang dapat berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami imbau agar pelaksanaan mudik bisa diatur oleh instansi swasta untuk memberikan kesempatan mudik lebih awal, ini sudah diatur oleh surat edaran menteri tenaga kerja, di pemerintah, di instansi pemerintah,” ujarnya.

Saat ini, imbuh Sigit, tentunya diberikan kesempatan untuk mengatur jadwal mudik dan kita harapkan dengan memanfaatkan waktu yang ada, maka potensi kemacetan yang ada di jalan khususnya jalur tol bisa kita kelola dengan baik.

Sigit pun menekankan bahwa Polri bersama instansi terkait telah menyiapkan strategi untuk mengatasi kemacetan saat mudik lebaran. Yakni rekayasa lalu lintas seperti one way hingga ganjil-genap.

“Pemerintah dalam hal ini polisi dan seluruh stakeholder akan menerapkan berbagai strategi mulai dari mengatur atau merekayasa dalam bentuk one way, pemasangan contraflow,” imbuhnya seraya menyebutkan bahwa jalur-jalur alternatif yang tentunya dapat digunakan untuk jadi pilihan mudik yaitu jalur alternatif. Pengaturan ganjil-genap juga akan diberlakukan sehingga kepadatan di jalur tol bisa dihindari.

Adapun Operasi Ketupat 2022 ini dihelat selama 12 hari mulai 28 April hingga 9 Mei 2022. Sebanyak 144.392 personel diturunkan dalam Operasi Ketupat dan 2.720 pos didirikan selama masa arus mudik dan balik di lebaran tahun ini.

“Terdiri dari 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan, dan 258 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat-pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata dan sepanjang jalur mudik,” tandas Sigit.(*)

Sumber (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perhelatan Miss Indonesia 2020 telah usai. Pada malam Grand Final Miss Indonesia, Kamis, 20 Februari 2020, Nadia Riwu Kaho akhirnya ditetapkan sebagai Miss Indonesia Runner Up 2 (peringkat 3). Sebelumnya, Riwu Kaho masuk dalam tahapan 16 besar lalu melaju ke posisi 5 (lima) besar dan melaju ke 3 (tiga) besar (Miss […]

  • Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 1Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 13 September 2023. Pada kunjungan kali ini, Jokowi menggunakan moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sekaligus melakukan uji coba sebelum diresmikan pengoperasiannya. Tiba sekitar pukul 08.30 WIB di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Presiden Jokowi langsung menuju lantai […]

  • Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

    Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Loading

    Tak hanya keluarga, peran komunitas juga dapat menangkal mental bunuh diri. Komunitas merupakan kelompok sosial terdiri dari orang-orang yang memiliki kesamaan karakteristik.   Kupang | Keluarga dalam pandangan Salvicion dan Celis (1998) terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi […]

  • 500 Ribu Vaksin Janssen Sekali Suntik dari Pemerintah Belanda Tiba di Indonesia

    500 Ribu Vaksin Janssen Sekali Suntik dari Pemerintah Belanda Tiba di Indonesia

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah kembali menambah pasokan vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan program vaksinasi nasional. Untuk pertama kalinya, Indonesia kedatangan vaksin Janssen (Johnson & Johnson) sejumlah 500 ribu dosis dalam bentuk jadi, melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 11 September 2021. “Ini adalah kedatangan dukungan kerja sama Belanda yang […]

  • Bantu Korban Badai Seroja, Bukti Cinta Satu Hati Untuk NTT Ultras Victory

    Bantu Korban Badai Seroja, Bukti Cinta Satu Hati Untuk NTT Ultras Victory

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diaspora Masyarakat NTT yang tergabung dalam Satu Hati Untuk NTT yang berada di Jabodetabek dan Jawa Barat menghimpun bantuan bagi warga NTT terdampak bencana Badai Seroja yang menerjang 14 kabupaten dan 1 kota pada kisaran waktu 3—5 April 2021. Aksi Kemanusiaan dari Satu Hati Untuk NTT disalurkan di wilayah terdampak melalui […]

  • Saraswati: Pemerkosaan dalam Pacaran Kerap Terjadi dan Bukan Salah Korban

    Saraswati: Pemerkosaan dalam Pacaran Kerap Terjadi dan Bukan Salah Korban

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Belakangan ini, ramai diperbincangkan sebuah kasus pemerkosaan dan pelacuran yang terjadi di Bekasi. Diberitakan bahwa tersangka pelaku, AT (usia 21 tahun) telah berpacaran dengan PU (usia 15 tahun) selama 9 bulan, namun sayangnya hubungan tersebut penuh dengan kekerasan yang dialami oleh korban. Saat keluarga korban membawanya ke Kepolisian untuk melaporkan kekerasan […]

expand_less