Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tekan Angka Stunting, Penjabat Bupati Belu Tidur di Kecamatan

Tekan Angka Stunting, Penjabat Bupati Belu Tidur di Kecamatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Pj. Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, M.M. bertekad tidur di kecamatan, mulai Senin, 5 April 2021 untuk melihat dari dekat sekaligus melakukan pendataan penanganan kasus stunting di 12 kecamatan se–Kabupaten Belu. Hal ini diungkapkannya saat membuka kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Program (Aksi II) Tingkat Kabupaten Belu, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 30 Maret 2021.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/29/serah-terima-jabatan-pj-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-bangun-belu/

Menurut Pj. Bupati Belu, upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Belu merupakan salah satu arahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutan pelantikan empat Penjabat Bupati di Lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten T.T.S. pada Sabtu, 27 Maret 2021.

Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk (kedua dari kiri) saat membuka  kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Program (Aksi II) di Aula Dinas P & K Kabupaten Belu

Anggaran penanganan stunting provinsi NTT, tandas Pj. Bupati yang juga menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, tidak ada refocusing. Intinya ada kemauan dari kita, baik di kabupaten, kecamatan, maupun di desa/ kelurahan.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/27/jadi-penjabat-bupati-belu-ini-4-arahan-gubernur-vbl-ke-zakarias-moruk/

Selanjutnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Florianus Nahak menambahkan, untuk mencapai target dengan limit waktu yang terbatas tentu pembiayaannya harus disiapkan. Termasuk di dalamnya petugas kesehatan dan lintas sektor mesti bekerja ekstra.

“Sejak masa persiapan aksi kemarin (Senin, 29 Maret 2021, red.), kita sudah dapat kembali 49 titik lokasi sebagai target utama, dan sebagian besarnya masih lokasi lama. Kita akan bekerja sama secara intens dengan tim dari provinsi untuk mencapai target itu. Anggarannya bersumber dari DAK non – fisik stunting senilai 800 juta rupiah. Dan, kita masih perlu tambahkan 2 sampai 3 miliar untuk rencana aksi tersebut,” pungkas Florianus Nahak. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Update Covid-19 NTT’ Hingga 2 Mei 2020, ODP Mencapai 1.635 dan PDP 62 Orang

    ‘Update Covid-19 NTT’ Hingga 2 Mei 2020, ODP Mencapai 1.635 dan PDP 62 Orang

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. dalam keterangan pers pada Sabtu, 2 Mei 2020 pukul 20.00 WITA, menyampaikan jumlah keseluruhan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.635 orang, 62 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 382 Orang. Mengenai perincian, Marius […]

  • Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT membuktikan kecintaannya tak hanya kepada nasabah melainkan masyarakat NTT, maka seluruh pegawai, hingga ke level komisaris, direksi dan komite, berbagi kepada ribuan anak berusia di bawah dua tahun (Baduta), yang saat ini menyandang predikat sebagai bayi stunting. Segenap personil Bank NTT menyisihkan gajinya  untuk berbagi kepada anak-anak stunting. Tak […]

  • Virus Covid-19 Merebak, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

    Virus Covid-19 Merebak, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kegiatan pemberantasan korupsi akan terus berlangsung, meskipun Covid-19 tengah mewabah. Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada media, pada Selasa 17 Maret 2020. Menurut Firli, KPK memang melakukan penyesuaian pengaturan kerja termasuk menerapkan kebijakan working from home (WFH). Kendati demikian, pelaksanaan tugas penegakan hukum, […]

  • Sampah Jadi Isu Kampanye Calon Wali Kota Kupang 2024—2029

    Sampah Jadi Isu Kampanye Calon Wali Kota Kupang 2024—2029

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang, Linus Lusi menyampaikan bahwa persoalan sampah merupakan isu yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam konstelasi pilkada serentak 2024. Penekanan Pj Wali Kota Kupang itu disampaikan pada sela-sela forum diskusi politik bertajuk “Wujudkan Pilkada Serentak 2024 yang berkualitas dan bermartabat” yang dihelat oleh Dinas Kesbangpol Kota Kupang pada […]

  • Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Aksi mahasiswa asal pulau Alor itu dilakukannya pada Jumat malam, 4 April 2025. Diketahui selama ini, korban menetap di asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.   Kupang | Menjelang perayaan Paskah tahun 2025, seorang mahasiswa jurusan arsitek fakultas teknik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakhiri hidupnya […]

  • Dagelan Anggaran Daerah, Pantas Saja Pembangunan Jalan di Tempat!

    Dagelan Anggaran Daerah, Pantas Saja Pembangunan Jalan di Tempat!

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya jelas saja pembangunan daerah jalan di tempat. Dana pembangunannya – relatively – sudah “dihabiskan” oleh ASN dan kroni di berbagai proyek mark-up. Dari kerja keliling daerah, Mendagri Tito Karnavian melaporkan, bahwa sebagian besar anggaran di daerah adalah “hanya” untuk belanja pegawai. Besarannya sekitar 70% bahkan ada yang sampai 80%, bahkan […]

expand_less