Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tembus 79,9 Persen, Survei Kepuasan Publik Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Jokowi dan SBY

Tembus 79,9 Persen, Survei Kepuasan Publik Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Jokowi dan SBY

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin menyebut tingginya tingkat kepuasan tidak hanya dipengaruhi modal elektoral Prabowo, tetapi juga dukungan dari mantan Presiden Joko Widodo.

 

Jakarta | Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei yang diumumkan pada Minggu, 8 Februari 2026, mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 79,9 persen.

Angka tersebut terdiri dari 13 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 66,9 persen yang menyatakan cukup puas. Sementara itu, sebanyak 19,3 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Prabowo di tahun pertama pemerintahannya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan tingkat kepuasan Prabowo lebih tinggi dibandingkan awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan Presiden Joko Widodo pada 2014.

Burhanuddin menyebut tingginya tingkat kepuasan tidak hanya dipengaruhi modal elektoral Prabowo, tetapi juga dukungan dari mantan Presiden Joko Widodo.

Hasil survei menunjukkan faktor utama kepuasan publik berasal dari kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Selain itu, bantuan sosial, ketegasan dan kewibawaan Prabowo, keberanian dalam mengambil keputusan, program makan bergizi gratis, serta peningkatan keamanan turut berkontribusi pada penilaian positif masyarakat.

Di sisi lain, ketidakpuasan publik dipicu oleh penyaluran bantuan yang dinilai tidak merata, kondisi ekonomi yang memburuk, sulitnya lapangan pekerjaan, dan harga kebutuhan pokok yang masih tinggi.

Sebanyak 45,3 persen responden menilai harga kebutuhan pokok pada era pemerintahan Prabowo lebih mahal dibandingkan periode sebelumnya.

Survei ini dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara, wawancara dilakukan secara tatap muka kepada responden yang telah memiliki hak pilih atau berusia minimal 17 tahun.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterpa Puting Beliung Sejak 2019, Ruang Kelas SDK Weklalenok Belum Direhab

    Diterpa Puting Beliung Sejak 2019, Ruang Kelas SDK Weklalenok Belum Direhab

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Sekolah Dasar Katolik (SDK) Weklalenok yang terletak di Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Perbatasan RI-Timor Leste mengalami kekurangan ruang kelas. Kondisi ini disaksikan langsung oleh Garda Indonesia pada Senin, 22 Juni 2020. Kepala sekolah, Gabriel Asa yang ditemui wartawan di lokasi SDK Weklalenok, secara […]

  • Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yucundianus Lepa (Ketua DPW PKB NTT Periode 2000—2020) Gus Dur adalah tokoh pluralisme. Sikap, prinsip hidup, dan pandangan serta perjuangannya bagi tumbuh dan berkembangnya pluralisme adalah legacy-nya bagi bangsa Indonesia yang tak terbantahkan. Itulah sebabnya ketika Indonesia kita sebut sebagai “rumah kita bersama” arsiteknya adalah Gus Dur. Sebagai tokoh yang dikagumi, kharismatik dan disegani, […]

  • 72 Anggota Bawaslu Provinsi Periode 2022—2027 Dilantik

    72 Anggota Bawaslu Provinsi Periode 2022—2027 Dilantik

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melantik 72 anggota Bawaslu Provinsi dari 24 Provinsi. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan didampingi empat anggota Bawaslu lainnya, yaitu Lolly Suhenty, Herwyn J.H Malonda, Totok Hariyono dan Puadi. Dalam pelantikan tersebut Bagja berpesan kepada anggota Bawaslu provinsi terpilih agar menjaga hubungan baik […]

  • Tujuh Alasan Indonesia Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga

    Tujuh Alasan Indonesia Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Bayangkan pagi itu di Ubud, Bali. Matahari belum tinggi, kabut masih melayang lembut di atas hamparan sawah. Seorang perempuan bernama Julia Morgan, warga New York, duduk di beranda vila kecilnya, menyeruput kopi sambil menatap cakrawala hijau. Ia baru seminggu tiba dari Amerika. Awalnya, ini hanya liburan singkat. Tapi sesuatu berubah pagi itu. Di layar tabletnya, […]

  • Empat Orang Meninggal & Ratusan Rumah Rusak Pasca Gempa Banten M 6,9

    Empat Orang Meninggal & Ratusan Rumah Rusak Pasca Gempa Banten M 6,9

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Hari Jumat, 2 Agustus 2019 pukul 19.03.21 WIB wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa tektonik. Hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan M=7,4 dengan pemuktahiran M=6,9. Episenter terletak pada koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km. Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas […]

  • Kepastian Hukum Program JKP BPJamsostek, Politisi NasDem Dorong DPR Percepat Perbaikan UU Cipta Kerja

    Kepastian Hukum Program JKP BPJamsostek, Politisi NasDem Dorong DPR Percepat Perbaikan UU Cipta Kerja

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 memberikan dampak buruk terhadap sektor perekonomian Indonesia.  Akibatnya banyak perusahaan dalam negeri yang terdampak, sehingga pengurangan karyawan tak dapat dihindari. Imbasnya, terjadilah pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Menurut fungsionaris DPW Partai NasDem yang juga anggota DPRD Jatim 2014—2019, Moch Eksan, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI tercatat hingga 29.4 […]

expand_less