Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Temui Wapres Ma’ruf, Menhan Prabowo Subianto Lapor dan Beber Tiga Hal

Temui Wapres Ma’ruf, Menhan Prabowo Subianto Lapor dan Beber Tiga Hal

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, menemui Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro No. 2, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis sore, 3 September 2020.

Prabowo datang sendiri menemui Wapres dengan maksud untuk silaturahmi, karena sejak pelantikan Kabinet Indonesia Maju, Menhan dan Wapres belum pernah bertemu secara resmi.

Sejak pukul 15.00—15.45 WIB, Menhan dan Wapres mendiskusikan banyak hal, khususnya membahas program food estate untuk menjaga ketahanan pangan. Secara khusus, Menhan juga mengundang Wapres untuk datang ke kantornya untuk menjelaskan secara lebih rinci mengenai masalah ketahanan pangan yang menjadi kekhawatiran setiap negara di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) seperti sekarang ini.

Menurut Prabowo, setiap negara saat ini berupaya mencari pengetahuan bagaimana mengatasi apabila terjadi krisis pangan, termasuk Indonesia. Terlebih, saat ini masyarakat Indonesia sangat bergantung pada beras, sehingga perlu solusi bagaimana hal ini harus dihentikan dan diversifikasi.

Lebih jauh, Prabowo melaporkan kepada Wapres bahwa 1,4 juta hektar lahan di berbagai daerah di Indonesia telah siap untuk dijadikan lumbung pangan, sebagian untuk beras dan sebagian non-beras, mulai dari singkong, sagu, sorgum, jagung, dan lain-lain. Menurutnya, pada awal tahun 2021 sudah dapat mulai dilakukan penanaman.

Menanggapi laporan tersebut, Wapres tampak merespons baik dan mengapresiasi.

Prabowo melanjutkan bahwa investasi pangan ini akan berangkat dari dana negara. Setelah dipancing dengan dana negara, berikutnya akan dilanjutkan dengan dana-dana dari investasi. Menurutnya ada beberapa negara yang telah tertarik dengan konsep ini, seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Tiongkok. Mereka tertarik untuk berinvestasi di sektor pangan ini, karena ke depan diprediksi negara-negara akan saling berebut pangan, sehingga dimungkinkan Indonesia bisa kolaborasi.

Terkait hal tersebut, Wapres meminta agar program ini juga melibatkan masyarakat setempat, termasuk berbagai unsur stakeholder daerah setempat, pesantren, dan lain-lain tergantung wilayahnya.

Adapun beberapa daerah yang disebut Prabowo siap untuk dijadikan lumbung pangan di antaranya Kalimantan Tengah, Merauke, Bangka Belitung, dan Jambi. Untuk lebih detailnya, ia meminta kehadiran Wapres ke kantornya, untuk menerima data-data langsung, selain data-data yang juga diberikannya kepada Wapres hari ini.

Selain itu, hal kedua yang dilaporkan Menhan Prabowo kepada Wapres adalah terkait masalah redistribusi lahan. Menurutnya ini sangat penting dilakukan dan Wapres pun menyetujuinya apabila itu dilakukan terhadap lahan-lahan tidur yang dimiliki orang-orang kaya yang tidak dimanfaatkan. Mereka sepakat lahan tidur yang tidak terpakai terlalu lama sebaiknya perlu dilakukan redistribusi, sebagaimana sejauh ini juga telah dimulai oleh Presiden dan akan terus digalakkan.

Apakah Wapres diminta secara khusus oleh Presiden untuk mengurusi masalah lumbung pangan dan redistribusi lahan itu? Sejauh ini belum ada arahan seperti itu. Pertemuan kali ini lebih kepada laporan Menteri Pertahanan kepada Wakil Presiden.

Hal ketiga yang dilaporkan Menhan Prabowo adalah tentang rencana perbaikan Alutsista. Ia mengungkapkan mengenai rencana perbaikan pesawat tempur, kapal, tank untuk angkatan darat, laut, dan udara. Menhan menilai apabila membeli baru terlalu mahal dan tidak bisa langsung diadakan. Oleh sebab itu, akan lebih bagus apabila ada perbaikan-perbaikan. Ia mencontohkan pesawat Hercules, Sukhoi, termasuk tank dan kapal-kapal harus diperbaiki agar Indonesia menjadi negara kuat.

Namun, yang lebih mendesak, kata Prabowo, adalah membeli peluru. Menurutnya, Indonesia saat ini kekurangan peluru. Banyak orang Indonesia pintar menembak, tetapi tidak memiliki peluru.(*)

Sumber berita dan foto (Jubir Wapres-Masduki Baidlowi)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Empati VBL” Tari Lego-Lego Alor Hiasi Pelantikan Tiga Bupati-Wabup

    “Empati VBL” Tari Lego-Lego Alor Hiasi Pelantikan Tiga Bupati-Wabup

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Empati dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ditunjukkan dengan mengajak para penari dari SMA Negeri Tamalabang, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, untuk mewarnai dan turut menyukseskan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belu, Malaka, Sumba Barat pada Senin pagi, 26 April 2021. Simak video penampilan Tarian Lego-Lego yang dipentaskan oleh Siswa-Siswi […]

  • CSR JNE Kupang, Distribusi Bantuan Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata

    CSR JNE Kupang, Distribusi Bantuan Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Semenjak erupsi kedua Gunung api Ile Lewotokok di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 29 November 2020 pukul 09:45 WITA; JNE Kupang sebagai perusahaan yang bergerak dalam jasa pengiriman telah menggalang CSR (Corporate Social Responsibility) berupa pengiriman gratis berbagai bantuan kepada para pengungsi. Emi I […]

  • PLN UIP Nusra & Petani Poco Leok Tanam 4.800 Anakan Kopi

    PLN UIP Nusra & Petani Poco Leok Tanam 4.800 Anakan Kopi

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Sebanyak 24 petani penerima bantuan menerima masing-masing 200 bibit kopi kemudian menanam serentak di lahan seluas 1,9 hektare di sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6.   Manggarai | Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggandeng petani Poco Leok menanam total 4.800 anakan kopi di sekitar […]

  • Srikandi PLN Bali-Nusra Berantas Sampah Jadi Kerajinan Bernilai

    Srikandi PLN Bali-Nusra Berantas Sampah Jadi Kerajinan Bernilai

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Srikandi PLN Bali-Nusra, turun tangan membersihkan timbunan sampah di Pantai Loang Balok, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, 3 Juni 2024. Srikandi PLN Bali-Nusra menjadi salah satu peserta aksi bersih pantai dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 sebagai bagian dari employee […]

  • Bupati Belu Bangga, KSP Kopdit Cendana Timor Lahir dari Rahim Kimbana

    Bupati Belu Bangga, KSP Kopdit Cendana Timor Lahir dari Rahim Kimbana

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH,Finasim menyatakan rasa bangga terhadap lahirnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Kredit (Kopdit) Cendana Timor Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Sebagai orang yang lahir di Halilulik, Naitimu, Tasifeto Barat, saya bangga, hari ini kita berdiri di sini, sudah […]

  • Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna  menikmati program pengobatan gratis yang akan diluncurkan pemerintah pada Agustus 2021, setiap masyarakat Kabupaten Belu, (Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Surat Kenal Lahir (SKL). Demikian, persyaratan ini dikatakan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, […]

expand_less