Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Tepis Berita Klaster Perbankan, Ini Penjelasan Resmi Plt. Dirut Bank NTT

Tepis Berita Klaster Perbankan, Ini Penjelasan Resmi Plt. Dirut Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 2 Okt 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Selamat pagi Om Ernes (Ernest Ludji, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Kota Kupang, red)… terima kasih infonya tentang penyebaran dan data paparan Covid-19 di Kota Kupang, memang betul ada 1 pegawai dari Kantor Cabang Khusus (KCK) yang positif Covid, pelaku perjalanan dari Bali 2 minggu yang lalu, dia mengantar suaminya melanjutkan pendidikan dokter spesialis dan setelah pulang dari Bali belum masuk kantor, karena saya langsung perintahkan Kepala KCK untuk dilakukan karantina mandiri selama 2 minggu,” demikian urai Plt. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada Jumat, 2 Oktober 2020, menanggapi berita yang beredar di media massa terkait klaster perbankan.

Sebelumnya, seperti dikutip dari selatanindonesia.com, berita per Kamis, 1 Oktober 2020, Ernest Ludji merincikan, klaster Perbankan yakni, Bank BRI sebanyak 3 orang yang terdeteksi positif Covid-19 dan 1 (satu) orang di Bank NTT.

“Saya baru dapat laporan, ada dua bank di Kota Kupang yang jadi klaster baru yaitu Bank BRI dan Bank NTT,” sebut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si, Kamis (1/10/2020). Meski demikian, Ernest belum merincikan Bank BRI mana dan Bank NTT mana yang kini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

Terkait kondisi tersebut, tegas Alex Riwu Kaho, mengungkapkan bahwa selama dikarantina dia (karyawati Bank NTT yang positif Covid-19, red) tinggal di hotel dan tidak pernah berhubungan atau bertemu dengan teman-teman kantor.

Kemarin (Kamis, 1 Oktober 2020), urai Alex Riwu Kaho, info hasil tes reaktif ternyata positif dan pimpinan cabang khusus (PCK) sudah buatkan surat ke yang bersangkutan untuk karantina lagi selama 14 hari sampai dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakit.

“Namun, karena berita tersebut sangat sensitif bagi layanan bank, maka tolong Om Ernes bantu luruskan tentang ‘Cluster Bank NTT’ karena memang pegawai kami, namun kejadian bukan di Bank NTT, terima kasih,” pinta Alex Riwu Kaho.

Penulis, editor dan foto utama (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merajut Pesona Peradaban Prasejarah di Gua Monyet Kota Kupang

    Merajut Pesona Peradaban Prasejarah di Gua Monyet Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ni Made Dewi Wahyuni, S.S. Bentang alam berupa tebing dan gua karst adalah saujana mata yang tampak di pesisir pantai barat Kota Kupang yang berjarak kurang lebih 10 km ke arah barat dari kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur dan merupakan jalur menuju Pelabuhan Tenau. Jejak peradaban dari zaman prasejarah tersebut tampak samar terlihat […]

  • PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT Tinjau Keamanan K3 PLTP Mataloko

    PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT Tinjau Keamanan K3 PLTP Mataloko

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Dari sisi keamanan, PLTP Mataloko telah menerapkan sistem pemantauan ketat untuk mengurangi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Langkah-langkah seperti kontrol emisi gas dan pengolahan limbah geothermal juga diterapkan guna memastikan tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem setempat.   Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dan PT […]

  • Menaker Atur Kebijakan bagi Pelaku Usaha dan Pekerja Hadapi Covid-19

    Menaker Atur Kebijakan bagi Pelaku Usaha dan Pekerja Hadapi Covid-19

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan kebijakan perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan covid-19 yang diatur melalui Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/III Tahun 2020. Dalam hal ini, Surat Edaran yang ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada tanggal 17 Maret 2020 itu dibuat untuk mendorong agar setiap pimpinan […]

  • Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Positif Covid-19

    Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | “Per hari ini sesuai hasil, Pak Wali Kota terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Senin, 1 Februari 2021 di Garuda kantor Wali Kota Kupang. Wali Kota Kupang, ungkap Ernest, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR. […]

  • TERPANTAU, Siklon Tropis Olga, Waspada Sumba & Sabu Raijua

    TERPANTAU, Siklon Tropis Olga, Waspada Sumba & Sabu Raijua

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho mengungkapkan, Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BoM Australia menyampaikan rilis pada Sabtu, 6 April 2024, menyatakan bahwa bibit siklon 96S dipastikan makin meningkat intensitasnya mencapai kekuatan siklon tropis kategori dan “resmi” dinamakan siklon tropis Olga. Dipaparkan Norman […]

  • Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Magelang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa 285 orang yang telah menjalani observasi selepas evakuasi dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga. Mereka telah menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna yang mana hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia […]

expand_less