Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Tiga Miliar Dana Gawat Darurat dari Pemkot Kupang untuk Warga Rentan

Tiga Miliar Dana Gawat Darurat dari Pemkot Kupang untuk Warga Rentan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Loading

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil dari refleksi panjang sejak dirinya masih menjadi dokter. Hingga saat ini, sekitar 22 warga Kota Kupang telah merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

 

Kota Kupang | Bertepatan peringatan ulang tahun ke-15 RSUD S.K. Lerik, Pemerintah Kota Kupang menyosialisasikan dana pengaman kesehatan untuk layanan gawat darurat. Sebuah program inovatif yang memberikan jaminan pelayanan medis bagi pasien dalam kondisi gawat darurat namun terkendala pembiayaan.

Program ini dituangkan dalam Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 18 Tahun 2025 dan ditujukan untuk menanggulangi berbagai hambatan administratif yang selama ini menghalangi masyarakat, terutama kelompok rentan, dalam memperoleh pelayanan medis saat darurat. Hingga saat ini, sekitar 22 warga Kota Kupang telah merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil dari refleksi panjang sejak dirinya masih menjadi dokter. Ia menekankan bahwa tidak boleh lagi ada nyawa yang hilang hanya karena persoalan administratif.

“Saya tidak mau lagi orang datang ke IGD dalam kondisi gawat, lalu kita tanya mana kartu BPJS, mana KTP. Tidak boleh begitu. Penyelamatan nyawa harus jadi prioritas utama,” tegas Wali Kota.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar per tahun melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung program ini. Dana tersebut dikelola dengan skema klaim dari rumah sakit, diverifikasi Inspektorat dan dicairkan melalui Badan Keuangan Daerah.

Simulasi penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyusun dan mewujudkan program ini, termasuk Dinas Kesehatan, RSUD S.K. Lerik, dan para mitra pengawasan seperti Ombudsman RI Perwakilan NTT.

“Banyak yang dulu menertawakan ide ini. Tapi hari ini, kita buktikan bahwa kita bisa,” ungkap dr. Christian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, dalam laporannya menjelaskan program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasien gawat darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan, identitas kependudukan, maupun dalam situasi sosial yang rentan seperti terlantar, korban kekerasan, hingga penderita penyakit menular dan stunting dari keluarga tidak mampu.

“Program ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap layanan kesehatan saat situasi kritis,” ujar drg. Retnowati.

Ia menambahkan bahwa RSUD S.K. Lerik menjadi unit pelaksana utama program ini, dengan prosedur pelayanan yang telah disederhanakan: pasien ditangani terlebih dahulu tanpa menunggu kelengkapan administrasi, dan setelah kondisi stabil, barulah dilakukan penyesuaian dokumen bila diperlukan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT, Darius Beda Daton, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program Dana Pengaman Kesehatan telah menjawab persoalan klasik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat dan bahkan menjadi perhatian lembaganya.

“Dulu, kami kerepotan membantu pasien yang tidak punya jaminan. Sekarang tidak lagi. Cukup dengan koordinasi sederhana, pasien bisa langsung ditangani. Ini bukti nyata keberpihakan kepada rakyat,” pungkas Darius.(*)

Sumber (*/Adpim Setda Kota Kupang/Ansel Ladjar)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asisten III Setda Belu Deklarasi 2 Desa STBM & 3 Desa ODF

    Asisten III Setda Belu Deklarasi 2 Desa STBM & 3 Desa ODF

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Asisten Administrasi Umum Setda Belu, Drs. Alfredo Pires Amaral mendeklarasikan Desa Loonuna di Kecamatan Lamaknen Selatan dan Desa Dirun di Kecamatan Lamaknen sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Desa Debululik di Kecamatan Lamaknen Selatan, Desa Kewar dan Desa Maudemu di Kecamatan Lamaknen sebagai Desa Open Defication Free (ODF) di aula […]

  • Emi Nomleni Tidak Bicara Janji Namun Bicara Cara Melakukan

    Emi Nomleni Tidak Bicara Janji Namun Bicara Cara Melakukan

    • calendar_month Sab, 23 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Debat Pilgub NTT III yang digelar oleh KPU NTT dan diselenggarakan di Stasiun INews TV, Sabtu/23 Juni 2018, Paslon No 2 Marianus Sae-Emilia Nomleni tampil meyakinkan memberikan solusi terhadap Persoalan Kesehatan dan Pendidikan di NTT. Tampil sendiri dan meyakinkan dengan menggunakan durasi waktu 2 menit yang diberikan oleh Desvita Bionda, Emi Nomleni membeberkan […]

  • Partai UKM Rekrut Pelaku UMKM dan Pedagang Pasar Masuk Pengurus

    Partai UKM Rekrut Pelaku UMKM dan Pedagang Pasar Masuk Pengurus

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Partai UKM (Usaha Kecil Menengah) sebagai partai nasionalis berbasis ekonomi kerakyatan menyatakan, fokus merekrut pengurus dari pelaku UMKM, Pedagang Pasar dan Koperasi. Apalagi basis politik Partai UKM banyak didirikan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pedagang Pasar dan Koperasi. “Sebagai partai kader berorientasi massa, Partai UKM memprioritaskan kepengurusan dari […]

  • Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-NTT, Garda Indonesia | Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr.Ir. Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Pulau Sumba, pada Jumat 4 Juni 2021; menggunakan Pesawat Private Flight Type A/C, Menteri PPN bersama rombongan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 09.10 WITA. Kedatangan Menteri […]

  • Peduli Lingkungan, PMI Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon

    Peduli Lingkungan, PMI Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon

    • calendar_month Sab, 21 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu bersama sekelompok relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dan masyarakat Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menanam anakan Jambu Mente dan Asam Jawa, pada Sabtu, 21 Desember 2019. Salah satu pengurus PMI, Padrianus Kun kepada wartawan usai kegiatan, mengatakan […]

  • Serahkan Bantuan Beras, Wagub Josef Nae Soi Sambangi Biara dan Panti Asuhan

    Serahkan Bantuan Beras, Wagub Josef Nae Soi Sambangi Biara dan Panti Asuhan

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di masa pandemi Covid-19 semakin nyata. Sebagai pemimpin di daerah ini, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur, Josef A. Nae Soi tidak ingin masyarakat ‘terjebak” dalam kepanikan dan ketakutan karena virus corona. Karena itu, mereka hadir untuk meyakinkan dan memastikan bahwa tata […]

expand_less