Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka, Garda Indonesia | Upaya Bank NTT mengenalkan dan mendorong penggunaan uang elektronik dengan melakukan transaksi nontunai terus dilakukan oleh masing-masing kantor cabang perwakilan Bank NTT di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); termasuk Bank NTT Cabang Larantuka.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/04/15/uang-tunai-sumber-covid-19-ayo-ganti-pakai-qris-bank-ntt/

Transaksi nontunai yang ditawarkan oleh Bank NTT Cabang Larantuka kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun toko adalah sistem pembayaran menggunakan metode QRIS.

QRIS (Quick Response Indonesia Standard) adalah Metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS.

Kepala Cabang Bank NTT Larantuka, Christoforus Langkamau menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Larantuka berjalan baik tanpa pengeluhan dari nasabah UMKM dan toko besar merasa senang karena tak perlu melakukan pengembalian uang kecil.

“Termasuk para nasabah juga merasa senang karena tak perlu repot membawa uang tunai dan cukup menggunakan program NTT Pay dan melakukan scan pada batang QRIS,” terang Christo sapaan akrabnya.

Lanjutnya Chris, Untuk pemakaian QRIS di Larantuka ada sekitar 30 usaha kecil termasuk toko besar yang menggunakan fasilitas dari Bank NTT. “Fasilitas QRIS juga perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya sembari menyampaikan para officer Bank NTT Larantuka melakukan kunjungan ke Duta Cafe untuk melakukan pemasangan QRIS.

Pose bersama Pengelola Duta Cafe Larantuka, Natalia Andhisty (bercelana merah) dengan officer Bank NTT Larantuka

Terpisah, Pengelola Duta Cafe Larantuka, Natalia Andhisty kepada Garda Indonesia menyampaikan kesan terhadap pemakaian QRIS di lokasi usaha yang telah dirintisnya sejak 5 tahun lalu. “Program dari Bank NTT, ada baiknya dengan menggunakan QRIS untuk mengurangi penyebaran virus corona melalui uang tunai,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Natalia, pembayaran nontunai dengan QRIS membantu Duta Cafe karena pihaknya tak repot untuk menyiapkan uang kembalian dan transaksi jadi lebih mudah.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada media ini pada Rabu, 15 April 2020, menyampaikan dengan memilih menggunakan transaksi non tunai maka selain mendukung imbauan pemerintah dan berbagai lembaga, juga selaras dengan upaya Bank Indonesia dan perbankan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran/penularan wabah covid-19.

“Pilihan menggunakan transaksi non tunai untuk mencegah penularan/ penyebaran Covid-19 melalui uang yang beredar, karena kita tak pernah mampu mengendalikan peredaran uang dari tangan ke tangan yang memenuhi standar kesehatan,” tandas Harry.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Natalia Duta Cafe

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Baik, Bank NTT Jadi BUMD Terbaik di Indonesia

    Kinerja Baik, Bank NTT Jadi BUMD Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Solo, Garda Indonesia | Bank NTT kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bank kebanggaan masyarakat NTT ini boleh masuk dalam jajaran BUMD terbaik se-Indonesia dalam ajang tahunan bertajuk ‘Top BUMD 2022’ yang  diselenggarakan oleh majalah nasional Infobank. Penghargaan ini diberikan dalam sebuah seremoni yang berlangsung pada Kamis, 19 Mei 2022 di Hotel Alila Solo. Untuk diketahui […]

  • TP PKK Belu Diseminasi Program Desa Sehat & Belu Berbunga

    TP PKK Belu Diseminasi Program Desa Sehat & Belu Berbunga

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ny. Dra.  Freny Indriani Yanuarika Taolin didampingi wakil ketua, Ny. Rinawati Br. P. A., Haleserens, S.E, M.M. melakukan diseminasi program Desa Sehat & Belu Berbunga di aula Kecamatan Nanaet Duabesi pada Senin, 6 September 2021. […]

  • Penyedia Layanan Harus Responsif Gender dan Peka pada Korban Kekerasan

    Penyedia Layanan Harus Responsif Gender dan Peka pada Korban Kekerasan

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Salah satu isu yang belum terpecahkan dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah isu kekerasan dan disadari bahwa hingga saat ini masih banyak perempuan dan anak korban tindak kekerasan yang belum melapor di tempat pelayanan yang tersedia. Penyebabnya karena rasa takut, terancam keamanan, dan masih menganggap sebagai aib keluarga yang tidak […]

  • Gubernur VBL : Rumah Ibadah dan Sarana Transportasi Dibuka 15 Juni 2020

    Gubernur VBL : Rumah Ibadah dan Sarana Transportasi Dibuka 15 Juni 2020

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menghimbau agar semua Kepala Daerah (Bupati/Wali kota) agar tidak perlu takut berlebihan dengan Covid-19. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur saat menggelar video konferensi dengan para Bupati/Walikota di ruang rapat Gubernur, pada Selasa 26 Mei 2020. “Sebagai Gubernur saya tidak mau kasus Covid-19 […]

  • Bupati Belu Wajibkan Para Camat Lapor Kondisi Covid–19 Setiap Hari

    Bupati Belu Wajibkan Para Camat Lapor Kondisi Covid–19 Setiap Hari

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD–KGEH., FINASIM. mengimbau para camat agar berkoordinasi secara intensif dengan para kepala desa dan lurah untuk melakukan pengawasan dan pemantauan ekstra terhadap perkembangan situasi Covid–19 di wilayah masing–masing, terutama terhadap warga yang terpapar dan sedang menjalani isolasi mandiri. Orang yang isolasi mandiri harus diperhatikan baik–baik karena […]

  • Jokowi Soal Kereta Whoosh, Ini Tahun Pertama dan Bentuk Investasi Bangsa

    Jokowi Soal Kereta Whoosh, Ini Tahun Pertama dan Bentuk Investasi Bangsa

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Loading

    Selain mengurangi kemacetan, Jokowi menegaskan proyek Whoosh juga memiliki efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.   Jakarta | Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menanggapi polemik utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh yang menembus Rp116 triliun melalui konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek yang diresmikan pada 2 Oktober 2023 ini sempat […]

expand_less