Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tips Kesehatan Jiwa Menghadapi Situasi Dampak Pandemi Covid-19

Tips Kesehatan Jiwa Menghadapi Situasi Dampak Pandemi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Di tengah Pandemi Covid-19, masyarakat diimbau untuk menjaga, tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Untuk memelihara kesehatan mental saat kondisi Pandemi Covid-19 terjadi, beberapa tips dapat dipraktikkan oleh masyarakat.

Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ menyampaikan tips tersebut saat melakukan konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional pada Jumat, 1 Mei 2020. Upaya pertama yang dapat dilakukan yakni membatasi informasi yang berlebihan. Informasi terkait dengan Covid-19 yang belum diketahui kebenaran dapat memicu kecemasan.

“Kita dapat mengurangi kecemasan dengan membatasi menonton, membaca atau mendengarkan informasi yang berlebihan. Mengambil jarak sejenak dari informasi yang berlebihan juga baik,” ujar Lahargo.

Kedua yaitu memilah informasi yang diperoleh. Masyarakat sebisa mungkin untuk mendapatkan informasi yang akurat dari sumber terpercaya dan melakukan pencegahan atau penanganan yang dianjurkan. Membaca berita dari sumber yang keliru dapat menambah kecemasan dan kekhawatiran sehingga ini akan berdampak pada kesehatan jiwa.

Selanjutnya masyarakat dapat menghindari perasaan yang tidak nyaman dengan melakukan hal positif, seperti menghindari merokok, tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba.

“Apabila merasakan stres atau perasaan yang tidak nyaman segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa, seperti psikiater, psikolog, konselor dan lainnya untuk mendapatkan pertolongan cepat dan tepat,” katanya.

Mengatasi permasalahan kesehatan jiwa, masyarakat dapat melakukan teknik keterampilan seperti relaksasi dengan menarik napas dalam.

Di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak juga pada kesehatan mental, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia memberikan layanan swaperiksa masalah psikologis secara online. Langkah tersebut dapat diakses masyarakat dengan mengakses laman www.pdskji.org. Lahargo menyampaikan pada layanan tersebut, sekitar 1.522 mengakses memanfaatkan layanan sejauh ini.

Tiga masalah psikologis yang ditemui yakni kondisi cemas, depresi dan trauma psikologis. Dari jumlah orang yang mengakses layanan menunjukkan 63% dari mereka mengalami kecemasan dan 66% depresi.

Ia juga berpesan terhadap kesehatan jiwa anak dan remaja di lingkup keluarga. Lahargo menyarankan kelompok umur ini untuk selalu terhubung dengan teman maupun saudara. “Ciptakan suasana aman dan ajak mereka untuk melakukan aktivitas yang produktif,” ujarnya.

Ini semua menunjukkan bahwa kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik serta perlu diperhatikan oleh semua pihak. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik GT Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar Sindikat Uang Asing Palsu 4,5 Triliun, LaNyalla Dukung Polri Tumpas

    Bongkar Sindikat Uang Asing Palsu 4,5 Triliun, LaNyalla Dukung Polri Tumpas

    • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keberhasilan Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, membongkar sindikat pemalsu uang asing antarpulau, lengkap dengan barang bukti uang palsu senilai Rp 4,5 triliun, diapresiasi Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia pun berharap Polri bisa menumpas kejahatan ini karena telah merugikan keuangan negara. “Kita harus memberikan apresiasi kepada Polresta Banyuwangi atas keberhasilan […]

  • Vaksinasi Covid-19 Bagi Petugas Pelayanan Publik dan Lansia Selesai di Mei 2021

    Vaksinasi Covid-19 Bagi Petugas Pelayanan Publik dan Lansia Selesai di Mei 2021

    • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah segera melanjutkan program vaksinasi Covid-19 tahap kedua dan ketiga. Pada tahap pertama, program vaksinasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dengan target sasaran sebanyak 1.468.764 orang dari total sasaran berjumlah 181.554.464 orang. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebut tahap kedua dan ketiga itu diperuntukkan bagi warga lanjut usia (lansia) […]

  • Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

    Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka Festival merupakan festival mandiri komunitas Bergiat Untuk Nusa (BERGUNA) yang dijalankan dengan berkolaborasi bersama beberapa komunitas lain dan Pemda Flores Timur.   Larantuka | Komunitas BERGUNA Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Larantuka Festival di pelataran talud kawasan perlindungan terumbu karang pada Kamis—Sabtu, 14—16 November 2024. Perhelatan ini berjalan guna mengangkat peran […]

  • Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Tengah, Garda Indonesia | Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022 menyimpan cerita tersendiri. Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah merupakan satu dari lima desa yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang ini, ternyata tampil menginspirasi. Pada Agustus 2022, juri mengunjungi desa ini. Dan saat itu, Stenly Boymau, […]

  • Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

    Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai bukti partisipasi mendukung Pemerintah Provinsi NTT mengentaskan permasalahan stunting, Bank NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT, memberi makanan tambahan bagi anak gizi kurang. Program ini merupakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di NTT. Sasarannya adalah 6.000 anak baduta (bawah dua tahun) dengan usia 6 sampai 23 […]

  • Antisipasi Eskalasi Kasus Covid–19, Bupati Belu Minta Jangan Panik

    Antisipasi Eskalasi Kasus Covid–19, Bupati Belu Minta Jangan Panik

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mengantisipasi eskalasi (pertambahan jumlah) kasus penularan Covid–19 di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM., didampingi Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M., secara tegas meminta agar masyarakat jangan panik dan jangan menganggap enteng pandemi Covid–19. “Kita tidak reaktif, tetapi responsif dan terukur. […]

expand_less