Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
  • visibility 163
  • comment 1 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut menghadiri upacara adat Penti atau syukuran di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Kamis, 28 September 2023.

Tradisi Penti melibatkan seluruh pihak dalam satu kampung dan pihak lain yang mengelola aset (tanah) dalam wilayah gendang. Untuk itu, PT PLN (Persero) UIP Nusra hadir sebagai pemilik lahan di Lingko Nio dan bagian dari keluarga besar Gendang Lale.

Bagi masyarakat Manggarai, Penti merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan karena mampu melewati musim kerja yang lama dan menyambut musim kerja yang baru. Warga setempat bersama perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra membaur dalam suka cita selayaknya keluarga.

Belasan perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra menghadiri upacara adat Penti sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan para leluhur sekaligus mempererat hubungan yang selaras dengan roh-roh nenek moyang Gendang Lale, sesama manusia, dan juga alam sekitar wilayah Poco Leok, khususnya lahan yang saat ini dijadikan sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu.

Dalam ritual Penti, sebanyak ratusan warga Gendang memenuhi setiap sudut Mbaru Gendang. Seluruh yang hadir tampak antusias. Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra disambut dengan upacara Tuak Curu dan Manuk Kapu sebagai salah satu rangkaian dari acara penyambutan bagi tamu dari luar gendang yang hadir.

Kepala Desa Gendang Lale, Laurensius Langgut, mengaku senang dengan kehadiran PT PLN (Persero) UIP Nusra sebagai Ase Kae dan bagian dari keluarga Gendang Lale. Kehangatan dalam upacara tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan warga terhadap rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok.

“Sudah 12 tahun Ulumbu beroperasi, kami di sini tidak merasakan dampak buruknya, yang kami rasakan selama 12 tahun ini malah manfaat baiknya bagi kami di Desa Wewo.” ucap Laurensius Langgut.

Penti bagi kehidupan orang Manggarai merupakan salah satu upacara adat yang hingga kini masih dilestarikan. Ritual adat ini memiliki makna yang luhur sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan leluhur atas hasil panen juga sebagai medium rekonsiliasi atau perdamaian antarwarga kampung.

Melalui berbagai kesempatan, PT PLN (Persero) selalu berusaha terlibat dan melibatkan masyarakat guna memperat hubungan antara PT PLN (Persero) dengan stakeholder dalam proyek infrastruktur yang dikerjakan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan kehadiran PLN dalam upacara tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian PLN terhadap pelestarian budaya di Manggarai.

“Kami menyambut dengan penuh hormat atas undangan adat Penti serta pengukuhan kami sebagai Ase Kae Gendang Lale. Semoga melalui tradisi ini dapat mempererat hubungan kekeluargaan PLN dengan warga Manggarai,” ujar GM Abdul Nahwan.

Saat ini, proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok telah memasuki tahap pelaksanaan pengadaan lahan. Komunikasi dan kerja sama antara PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan masyarakat setempat pun akan semakin intens. Dengan demikian, PT PLN (Persero) dapat menyukseskan pembangkit ramah lingkungan sesuai visi pemerintah dan warga dapat memeroleh manfaatnya secara maksimal.

Pengembangan PLTP Ulumbu merupakan upaya transisi energi penyediaan energi tenaga listrik yang memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT), sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dan merupakan upaya pemerintah mengurangi emisi karbon serta mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23% tahun 2025.

Langkah perluasan kapasitas PLTP Ulumbu 2×20 MW ini sangat strategis dan penting. Melalui pemanfaatan energi bersih dan murah yang bersumber dari geotermal Poco Leok, dapat menekan subsidi energi yang harus disediakan pemerintah, dan pemanfaatan energi listriknya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Polri Usut Ribuan Situs Investasi Ilegal dan Judi ‘Online’

      Polri Usut Ribuan Situs Investasi Ilegal dan Judi ‘Online’

      • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 121
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Dittipideksus Bareskrim Polri sementara mengusut ribuan situs web perdagangan berjangka komoditi ilegal dan judi online berkedok robot trading. Bareskrim berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mendalami kasus ini. “Betul (kita tindak lanjuti), masih dikoordinasikan dengan perdagangan (Kementerian Perdagangan),” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi pada Senin, 7 Februari 2022. Whisnu menjelaskan, pihaknya […]

    • Cegah dan Kenali Potensi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

      Cegah dan Kenali Potensi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

      • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 196
      • 0Komentar

      Loading

      Pariaman,gardaindonesia.id – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), memiliki modus dan karakteristik yang makin beragam dan menghawatirkan. Hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016, menunjukkan bahwa sebanyak 1 dari 5 perempuan yang sudah menikah pernah mengalami kekerasan psikis, 1 dari 4 perempuan mengalami kekerasan ekonomi, dan 1 dari 3 perempuan pernah mengalami kekerasan fisik […]

    • Politeknik Negeri Kupang Bantu & Edukasi Sistem Siram Otomatis Hemat Energi Lahan Pertanian ke Petani Fatuleu

      Politeknik Negeri Kupang Bantu & Edukasi Sistem Siram Otomatis Hemat Energi Lahan Pertanian ke Petani Fatuleu

      • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 154
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Desa Tolnaku di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan memperoleh  Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) dari Politeknik Negeri Kupang. Desa Tolnaku memiliki luas 17 Km2 dan berjarak 13.3 Km dari ibu kota kecamatan, merupakan desa berupa hamparan dengan kemiringan sedang dan memiliki ketinggian 343 […]

    • Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

      Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

      • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 138
      • 0Komentar

      Loading

      Sumba Barat Daya, Garda Indonesia |  Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone memenuhi undangan Pemda Sumba Barat Daya (SBD) guna menata 4 (empat) regulasi (harmonisasi Ranperda), ditandai pertemuan Kakanwil bersama Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan dengan Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete di ruang kerjanya, pada Kamis, 30 September 2021. Kakanwil Merci Jone (sapaan akrabnya, red) juga […]

    • Pesan Menohok Menkumham Andi Agtas ke Pimpinan Tinggi Pratama

      Pesan Menohok Menkumham Andi Agtas ke Pimpinan Tinggi Pratama

      • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 199
      • 0Komentar

      Loading

      Denpasar | Ada sesi menarik dalam rapat koordinasi kekayaan intelektual jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Sabtu, 7 September 2024 di Taman Budaya Werdhi Art Center, Denpasar, Bali. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Supratman Andi Agtas menekankan kepada para pimpinan tinggi pratama untuk memberikan pelayanan publik yang ada di lingkungan Kementerian […]

    • Kepastian Hukum Program JKP BPJamsostek, Politisi NasDem Dorong DPR Percepat Perbaikan UU Cipta Kerja

      Kepastian Hukum Program JKP BPJamsostek, Politisi NasDem Dorong DPR Percepat Perbaikan UU Cipta Kerja

      • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 137
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 memberikan dampak buruk terhadap sektor perekonomian Indonesia.  Akibatnya banyak perusahaan dalam negeri yang terdampak, sehingga pengurangan karyawan tak dapat dihindari. Imbasnya, terjadilah pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Menurut fungsionaris DPW Partai NasDem yang juga anggota DPRD Jatim 2014—2019, Moch Eksan, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI tercatat hingga 29.4 […]

    expand_less