Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
  • visibility 55
  • comment 1 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut menghadiri upacara adat Penti atau syukuran di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Kamis, 28 September 2023.

Tradisi Penti melibatkan seluruh pihak dalam satu kampung dan pihak lain yang mengelola aset (tanah) dalam wilayah gendang. Untuk itu, PT PLN (Persero) UIP Nusra hadir sebagai pemilik lahan di Lingko Nio dan bagian dari keluarga besar Gendang Lale.

Bagi masyarakat Manggarai, Penti merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan karena mampu melewati musim kerja yang lama dan menyambut musim kerja yang baru. Warga setempat bersama perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra membaur dalam suka cita selayaknya keluarga.

Belasan perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra menghadiri upacara adat Penti sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan para leluhur sekaligus mempererat hubungan yang selaras dengan roh-roh nenek moyang Gendang Lale, sesama manusia, dan juga alam sekitar wilayah Poco Leok, khususnya lahan yang saat ini dijadikan sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu.

Dalam ritual Penti, sebanyak ratusan warga Gendang memenuhi setiap sudut Mbaru Gendang. Seluruh yang hadir tampak antusias. Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra disambut dengan upacara Tuak Curu dan Manuk Kapu sebagai salah satu rangkaian dari acara penyambutan bagi tamu dari luar gendang yang hadir.

Kepala Desa Gendang Lale, Laurensius Langgut, mengaku senang dengan kehadiran PT PLN (Persero) UIP Nusra sebagai Ase Kae dan bagian dari keluarga Gendang Lale. Kehangatan dalam upacara tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan warga terhadap rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok.

“Sudah 12 tahun Ulumbu beroperasi, kami di sini tidak merasakan dampak buruknya, yang kami rasakan selama 12 tahun ini malah manfaat baiknya bagi kami di Desa Wewo.” ucap Laurensius Langgut.

Penti bagi kehidupan orang Manggarai merupakan salah satu upacara adat yang hingga kini masih dilestarikan. Ritual adat ini memiliki makna yang luhur sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan leluhur atas hasil panen juga sebagai medium rekonsiliasi atau perdamaian antarwarga kampung.

Melalui berbagai kesempatan, PT PLN (Persero) selalu berusaha terlibat dan melibatkan masyarakat guna memperat hubungan antara PT PLN (Persero) dengan stakeholder dalam proyek infrastruktur yang dikerjakan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan kehadiran PLN dalam upacara tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian PLN terhadap pelestarian budaya di Manggarai.

“Kami menyambut dengan penuh hormat atas undangan adat Penti serta pengukuhan kami sebagai Ase Kae Gendang Lale. Semoga melalui tradisi ini dapat mempererat hubungan kekeluargaan PLN dengan warga Manggarai,” ujar GM Abdul Nahwan.

Saat ini, proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok telah memasuki tahap pelaksanaan pengadaan lahan. Komunikasi dan kerja sama antara PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan masyarakat setempat pun akan semakin intens. Dengan demikian, PT PLN (Persero) dapat menyukseskan pembangkit ramah lingkungan sesuai visi pemerintah dan warga dapat memeroleh manfaatnya secara maksimal.

Pengembangan PLTP Ulumbu merupakan upaya transisi energi penyediaan energi tenaga listrik yang memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT), sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dan merupakan upaya pemerintah mengurangi emisi karbon serta mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23% tahun 2025.

Langkah perluasan kapasitas PLTP Ulumbu 2×20 MW ini sangat strategis dan penting. Melalui pemanfaatan energi bersih dan murah yang bersumber dari geotermal Poco Leok, dapat menekan subsidi energi yang harus disediakan pemerintah, dan pemanfaatan energi listriknya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • PLTU Suralaya dan 5 Pembangkit Raih 7 Penghargaan Tingkat ASEAN

      PLTU Suralaya dan 5 Pembangkit Raih 7 Penghargaan Tingkat ASEAN

      • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 42
      • 0Komentar

      Loading

      Badung, Garda Indonesia | Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya dan 5 pembangkit PT PLN (Persero) Grup lainnya mendapatkan 7 penghargaan internasional atas tata kelola operasional pembangkit yang baik, mampu mengurangi emisi dan menjadi pendorong perekonomian. 7 penghargaan tersebut diberikan kepada PLTU Suralaya, PLTU Lontar, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Paiton, PLTU Jeranjang dan Pembangkit Listrik […]

    • DR Ganjar Harimansa: Surat adalah Citra Diri

      DR Ganjar Harimansa: Surat adalah Citra Diri

      • calendar_month Sab, 21 Jul 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 35
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Menulis surat merupakan cerminan citra diri “, demikian penegasan DR Ganjar Harimansa, Kabid Perlindungan Pusat Pengembangan dan Perlindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI saat Penyuluhan dan Lomba Penggunaan Bahasa Indonesia pada Tata Naskah Surat Dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Kupang, Jumat/20 Juli […]

    • Sekjen Kumham RI Andap Raih Apresiasi Tokoh Indonesia 2024

      Sekjen Kumham RI Andap Raih Apresiasi Tokoh Indonesia 2024

      • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 57
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta | Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Sekjen Kumham RI) juga merangkap Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto meraih penghargaan “Apresiasi Tokoh Indonesia 2024” kategori pariwisata dan pelestarian budaya dari PT Tempo Media Group. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur PT Tempo Inti Media Meiky Sofyansyah kepada Pj Gubernur Sultra […]

    • Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

      Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

      • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 31
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengajak masyarakat NTT untuk menghindari segala bentuk kekerasan atas nama apapun apalagi atas nama agama. Tunjukan kepada Indonesia dan dunia bahwa dari Nusa Tenggara Timur, kita merajut kebhinekaan tanpa mempertentangkan agama dan ras. “Saya mengajak kita semua, sama-sama sepaham untuk mengamini bahwa keesaan Tuhan adalah […]

    • Pemerintah Indonesia Jalin Komunikasi dengan WHO terkait Penyebaran Corona

      Pemerintah Indonesia Jalin Komunikasi dengan WHO terkait Penyebaran Corona

      • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 54
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Sejak mengumumkan kasus positif virus korona di Indonesia pada 2 Maret 2020, pemerintah meningkatkan langkah-langkah dalam menangani pandemi global dari Covid-19. Sebelum itu, pemerintah juga telah meningkatkan kesiagaan banyak rumah sakit dan peralatan yang sesuai dengan standar internasional, termasuk pada anggaran yang secara khusus dialokasikan bagi segala upaya pencegahan dan penanganan. […]

    • Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

      Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

      • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 33
      • 0Komentar

      Loading

      Atambua-Belu, Garda Indonesia | Korban hubungan di luar nikah, MGB/ EB (24) warga Kecamatan Atambua Selatan mengadu ke Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Atambua, pada Kamis, 8 Agustus 2019. Pengaduan itu berkaitan dengan kondisi EB yang kini sudah hamil empat bulan karena perbuatan bejat VM. Kondisi EB yang sudah hamil , ketika disampaikannya kepada […]

    expand_less